Motherhood

Tips Memilih Baby Carrier

Aktivitas menggendong bayi bukan hanyha berfungsi untuk menenangkan si Kecil ketika menangis. Namun, lebih dari itu, dengan menggendong bayi dipercaya dapat mendekatkan moms dengan si Kecil, membuat anak belajar kesimbangan dan melatih si Kecil bicara dengan berkomunikasi saat dia berada dalam gendongan lho moms.

Melihat begitu banya manfaat dari menggendong, moms disarankan untuk tidak boleh asal memilih gendongan bayi agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan kepada si Kecil seperti kesakitan, keseleo hingga merasa sesak karena terlalu kencang. Oleh karena kulit bayi yang masih sensitif, sebaiknya moms memilih gendongan yang safety, bahannya aman dan tidak panas serta tidak alergi bagi si Kecil dan nyaman digunakan oleh penggendongnya.

Gendongan bayi yang baik, diikuti dengan posisi yang disesuaikan dengan usia bayi. Sehingga kelak tidak menimbulkan dapat negatif seperti tulang punggung yang meliuk atau panggul bergeser pada bayi. Melainkan posisinya harus dapat membuat tulang belakang si Kecil tidak bertumpu pada satu sisi, paha dan pinggul bayi yang tidak tertekan atau terlalu longgar. Kemuian di gendong dengan posisi kaki terbuka seperti katak.

Namun, sayangnya sebagian orangtua yang gemat menggendong bayi kerap mengeluh kurang nyaman dengan gendongan yang digunakan, karena umumnya merasa gendongan bayi modern yang beredar di pasaran kurang praktis dan terlalu berat. Oleh karena itu, sebelum membeli gendongan bayi, ada baiknya moms mempertimbangkannya dari beberapa tips berikut :

  • Pilihlah tipe gendongan bayi sesuai dengan usia si Kecil
  • Sesuaikan jenis gendongan bayi sesuai dengan kebutuhan
  • Pilihlah bahan yang breathable
  • Pastikan bahnnya tidak panas, nyaman dan tidak menimbulkan alergi

Untuk ulasan lengkapnya, yuk tonton video berikut!