Uncategorized

7 FAKTA MENGENAI FLU SINGAPURA

Flu Singapura sering disalahartikan oleh banyak orang sebagai penyakit cacar air karena memang gejala dari kedua penyakit ini yang mirip. Namun, kamu perlu tahu bahwa flu Singapura dan cacar air sebenarnya penyakit yang berbeda. Memang, baik flu Singapura maupun cacar air terjadi karena virus. Namun, jenis virusnya berbeda.

Penyakit flu Singapura, yang dikenal sebagai HFMD atau Hand Foot and Mouth Disease terjadi karena virus enterovirus yang menyerang bagian tangan, kaki, atau mulut. Sementara itu, penyakit cacar air terjadi karena virus Varicella dan menyerang seluruh bagian tubuh, mulai dari wajah hingga kaki

Berikut adalah 7 fakta mengenai flu singapura :

  1. Flu Singapura menular

Menular, dan dapat menularkan kepada orang dewasa dan anak-anak tapi dalam kebanyakan kasus, flu Singapura umumnya menyerang anak-anak atau balita, apalagi anak-anak yang umurnya dibawah 4 tahun. penularan flu Singapura mirip dengan virus influenza, yaitu melalui kontak langsung. Ketika pengidap bersin, bernapas, batuk, maupun pilek tentu virus flu Singapura mudah berpindah pada seseorang yang memiliki kekebalan tubuh yang lemah.

2. Gejala flu Singapura

Gejala yang umum terjadi adalah timbulnya ruam pada beberapa bagian tubuh dan lenting sepert cacar air. Ini yang menyebabkan flu Singapura sering dinilai serupa dengan penyakit cacar air, dan pada bagian tenggorokan dan lidah bisa terdapat luka berupa sariawan jadi membuat buah hati kita jadi susah tidur. Gejala yang lainnya akan merasakan demam tinggi dan batuk.

3. Penyebab flu Singapura

Penyebab penyakit flu Singapura terjadi karena virus enterovirus dan virus ini hidup di cairan tubuh kita, di lubang hidung, tenggorokan, lidah, gusi, ruang-ruang kulit kita, dan bahkan tinja. Dan olehkarena itu sangat mudah ditularkan.

4. Penyakit anak dibawah umur 10 tahun

Penyakit dibawah anak umur 10 tahun, karena jadi ketika kita memiliki bayi atau anak kecil yang masih berumur 10 tahun ke bawah dan memiliki ciri-ciri gejala seperti batuk-batuk, demam tinggi hingga satu atau dua hari,  sakit tenggorokan, adanya luka dan sariawan di tenggorokan, lidah dan gusi pasti sudah jelas itu adalah penyakit flu singapura ya moms, jadi kita tidak perlu panik dalam menghadapi penyakit ini.

5. Pengobatan flu Singapura

Pengobatan, nah moms untuk flu Singapura ini tidak perlu pengobatan khusus karena biasanya tujuh sampai sepuluh hari sudah sembuh. Tapi tetap harus ke dokter ya moms untuk melakukan konsultasi dan diberikan paracetamol untuk membantu menurunkan panas bayi kita, dan semprotan untuk pengobatan bagian sariawannya agar cepat sembuh.

6. Sterilkan semua peralatan bayi

Sterilkan semua peralatan bayi karena untuk mencegah adanya orang lain yang terkena flu Singapura tersebut,  jadi kemarin saya juga sempat memisakan 2 anak saya untuk mencegah penularan, dan bahkan tidak bole bertemu dengan teman-teman yang lain juga ya sampai benar-benar sembuh.

7. Komplikasi dari flu SIngapura

Komplikasi dari flu Singapura ini sendiri akan menyebabkan dehidrasi pada bayi kita. Luka yang muncul pada rongga mulut membuat kita kehilangan nafsu makan maupun minum. Hal ini memicu terjadinya dehidrasi. Nah, cara agar terhindar dari komplikasi adalah pastikan tubuh mendapatkan asupan cairan yang cukup ya.

Meningitis virus. Virus penyebab flu Singapura bisa mengakibatkan meningitis jika virus tersebut masuk ke selaput dan cairan otak. Meningitis virus adalah infeksi virus pada selaput yang mengelilingi otak dan saraf tulang belakang.

Ensefalitis. Ini adalah komplikasi paling serius dan sangat jarang terjadi dari flu Singapura. Ensefalitis adalah peradangan pada jaringan otak.

For more information : Instagram = @Louissescarlett and @loewyaxell

#Parenting #MomsMilennial #YoutuberAnak #MainanAnak #TipsBayiTabung #MPASI