Covid 19

Pengakuan Langsung Penduduk Wuhan China mengenai Virus Corona

Jika masih ada yang bertanya-tanya apa betul virus corona ini ada dan seberapa mengerikannya, kalian bisa langsung lihat video di bawah ini. Video ini adalah salah satu pengakuan dari penduduk yang tinggal di Wuhan China.

Saya harap semua yang menyaksikan ini bisa mengapresiasi video ini. Sebab begitu sulitnya akses untuk memposting apapun secara online. Di sana mereka harus menggunakan VPN dan sejenisnya, karena adanya pembatasan akses internet.

Saya berharap teman-teman sesama rakyat China dan orang-orang baik bisa menyaksikan ini dan menyadari tentang Pneumonia Wuhan ini, yang dikenal dengan nama wabah virus Corona, dasyatnya situasi dan kondisi terkini kami, penduduk kota Wuhan.

Saat ini di keseluruhan kota Wuhan, sistem transportasi publiknya dihentikan semuanya, stasiun pengisian bahan bakar gas juga tidak buka. Saya memiliki banyak pertanyaan, misalnya barangkali ada salah satu anggota keluarga Anda mengalami sesuatu, misalnya tekanan darah tinggi atau serangan jantung dan harus dibawa ke rumah sakit sesegera mungkin. Bagaimana menghadapinya? Dengan menelpon layanan darurat di nomor 120, Anda sekarang bisa mencobanya namun sekarang sudah tidak bisa dhubungi sama sekali, selalu sibuk.

Contoh lain, Anda mencurigai bahwasannya diri Anda terkena pneumonia Wuhan, dan Anda ingin pergi ke rumah sakit untuk diperiksa namun Anda tidak bisa mendapatkan itu sama sekali. Rumah sakit penuh sesak dan dokter tidak menyuruhmu untuk melakukan registrasi atau apapun, Anda hanya bisa mengantri. Anda mungkin menunggu berjam-jam di antrian dan tetap tidak mendapatkan pelayanan. Mungkin awalnya Anda baik-baik saja, namun setelah ikut antri berjam-jam, Anda ikut tertular.

Kemudian ada beberapa pengalaman yang disampaikan juga dengan mata kepala dia sendiri. Sehari sebelum kota Wuhan ditutup atau sebelum tanggal 22 Januari, di seluruh penjuru kota Wuhan, tidak banyak orang yang memakai masker. Mereka bermain mahjong, berbicara dengan yang lain seperti biasa.

Dalam videonya dia juga mempercayakan apa yang dilakukan oleh Walikota Wuhan dan Sekretarus Komite Partai (Komunis China), sebagai pejabat pemerintah lokal, apakah dia tidak mendapatkan informasi apapun? Karena jika mereka benar-benar mendapatkan informasi sejak pertama mengapa mereka tidak melakukan tindakan apapun? Misalkan melakukan konferensi pers, atau segera memerintahkan untuk memakai masker, dan meningkatkan kesadaran penduduk akan bahaya Corona.

Banyak sekali kekacauan yang terjadi setelah penutupan kota Wuhan, lumpuhnya layanan kesehatan terjadi karena terus bertambahnya korban dan bahkan ada yang dibiarkan sampai mereka mati, yang lebih parah ada yang terkena Corona namun dikatakan baik-baik saja oleh dokter.

Semua tragedi ini terjadi di hari pertama Tahun Baru Imlek yang seharusnya meriah, hari yang bahagia untuk dirayakan. Namun sekarang, apakah Anda pikir penduduk kota Wuhan, atau rakyat China merasakan kebahagiaan? Saya harap seluruh rakyat China bisa memahami satu hal, bahwa kita rakyat China mengetahui bahwa kita bukanlah orang bodoh, bukan orang yang dicuci otaknya. Kami mengetahui dengan jelas adanya skandal politik dalam kasus Corona ini.

Saya harap, setiap rakyat China yang menyaksikan video ini membantu kami. Cukup sentuhkan jarimu dan bagikan pesan ini keluar. Saya tidak mencari uang dari video ini, saya hanya ingin menciptakan tekanan publik agar pemerintah China mengetahui dan tidak lari dari tanggung jawabnya.

Sekarang bayangkan Anda sebagai penduduk kota Wuhan. Bayangkan Anda hidup di kota ini. Keluarga Anda, teman Anda dan semua yang Anda kenal tiba-tiba tertular penyakit itu. Ini bukan karena mereka menolak bekerjasama, tetapi karena mereka tidak memiliki jalan lain untuk mendapatkan tindakan medis, bahkan tidak bisa didiagnosis. Mereka hanya bisa duduk di sana dan tersiksa oleh penyakit ini dan tiba-tiba mati? Manusia hanya hidup sekali, ketika Anda mati semua berakhir.

Banyak dari mereka yang tertular tidak menimbulkan gejala sebagaimana para pejabat itu katakan, seperti demam, batuk dan lainnya. Bahkan walaupun Anda tidak demam dan batuk, Anda masih berpeluang memiliki penyakit ini, dan ini bukan hanya lewat transmisi oral, virus ini juga bisa masuk lewat cairan mata. Ini sudah terkinfirmasi.

Sebulan sebelum ditutupnya kota Wuhan, banyak yang telah mudik untuk liburan tahun baru, sekitar 1 atau 2 juta penduduk yang pergi dari Wuhan. Bagaimana dengan orang-orang itu? Bagaimana Anda mencegah mereka agar tidak menularkan penyakit ini? Apakah Anda akan menutup seluruh China juga?

Saya sudah mengambil resiko ditangkap oleh polisi selama ini supaya bisa menyebarluaskan kebenaran. Kami benar-benar tak berdaya. Tidak semua dari kamu tercuci otaknya. Kami ingin hidup dengan merdeka, kami ingin menjelajahi internet tanpa menggunakan VPN, tetapi kami tidak bisa. Apa yang harus kami lakukan?

Biaya rumah, tempat tinggal tinggi, inflasi tinggi. Sementara pejabat tinggi mengeruk keuntungan dari penderitaan kami. Dan kita hanya bisa menonton? Semua teman-teman yang ada di sekitar saya selama dia kaya dan memiliki kemampuan, mereka akan pindah ke luar negeri. Tidak ada yang bodoh di antara kita. Kita hanya tidak memiliki kekuatan. Saya menyeru Anda semua untuk membantu kami. Setidaknya saat ini, kami penduduk kota Wuhan benar-benar membutuhkan tekanan dan kesadaran dunia.

#VirusCorona#CoronaVirus