Covid 19

12 Fakta Virus Corona

Setelah banjir yang melanda di awal tahun 2020, sekarang dunia kita sedang dihebohkan oleh masalah kesehatan virus corona, yang menjadi masalah kesehatan utama yang menyambut imlek tahun 2020 ini.

Banyak pasti dari kalian yang bertanya-tanya apa sih sebenarnya virus corona tersebut? Seberapa bahayakah virus tersebut? Jadi pada artikel kali ini akan membahas fakta-fakta tentang virus corona.

  1. Apa itu Corona Virus?

Coronavirus adalah kumpulan virus yang bisa menginfeksi sistem pernapasan. Pada banyak kasus, virus ini hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan, seperti flu. Namun, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti infeksi paru-paru (pneumonia).

Selain virus SARS-CoV-2 atau virus Corona, virus yang juga termasuk dalam kelompok ini adalah virus penyebab Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) dan virus penyebab Middle-East Respiratory Syndrome (MERS). Meski disebabkan oleh virus dari kelompok yang sama, yaitu coronavirus, COVID-19 memiliki beberapa perbedaan dengan SARS dan MERS, antara lain dalam hal kecepatan penyebaran dan keparahan gejala.

  1. Virus yang membunuh kota Wuhan (China)

Infeksi virus Corona disebut COVID-19 (Corona Virus Disease 2019) dan pertama kali ditemukan di kota Wuhan, China pada akhir Desember 2019. Virus ini menular dengan sangat cepat.

  1. Gejala umum Corona Virus

Gejala awal infeksi virus Corona atau COVID-19 bisa menyerupai gejala flu, yaitu demam, pilek, batuk kering, sakit tenggorokan, dan sakit kepala. Setelah itu, gejala dapat hilang dan sembuh atau malah memberat.

Penderita dengan gejala yang berat bisa mengalami demam tinggi, batuk berdahak bahkan berdarah, sesak napas, dan nyeri dada. Gejala-gejala tersebut muncul ketika tubuh bereaksi melawan virus Corona.

Secara umum, ada 3 gejala umum yang bisa menandakan seseorang terinfeksi virus       Corona, yaitu:

  • Demam (suhu tubuh di atas 38 derajat Celsius)
  • Batuk kering
  • Sesak napas
  • Virus yang sangat menular
  1. Virus yang sangat menular

Penularannya melalui cairan tubuh yang keluar dari batuk dan bersinnya, sangat mudah tertular karena yang terjangkit tidak menyadari bahwa dirinya sudah terjangkit dan tetap beraktifitas di banyak kerumunan orang yang menyebabkan penularanny begitu cepat. Jadi cara paling aman adalah dengan terus di rumah dan tidak pergi kemana-mana dulu.

  1. Belum ada obat dan vaksinnya

Sampai saat ini belum ditemukan obat untuk virus corona ini. Masih dalam proses pengembangan yang sangat kompleks. Dan baru bisa di produksi masal setelah 1 tahun riset.

  1. Virus Corona tidak hanya di China

Virus Corona ini tidak hanya menjangkit di kota China saja, namun penyebarannya sudah mencapai kota Singapura, Thailand, Hongkong, Jepang, Australia, Amerika Serikat dan bahkan sampai saat ini hampir di seluruh negara di dunia ini yang kebanyakan terjadi karena awalnya orang tersebut habis bepergian dari kota Wuhan.

  1. Sudah ada 500 kasus

Sudah terdapat 500 kasus di China dan jika di gabungkan dari seluruh dunia saat ini terdapat 1.300 kasus. Bayangkan berapa banyaknya orang yang terjangkit dan masih terus bertambah sampai saat ini. Jumlah penduduk di kota Wuhan sendiri terdapat 11 juta penduduk, dari 500 kasus adalah yang sudah di ketahui setelah melakukan test, bagaimana jika masih banyak yang tertular dan belum melakukan test? Pasti semakin banyak dan cepat penyebarannya.

  1. Pencegahan Virus Corona

Memang virus ini belum ada obat dan vaksinya tapi tetap bisa kita cegah penyebarannya, dengan cara :

  • Cuci tangan selama 20 detik
  • Hindari kontak fisik di area sensitif wajah
  • Hindari keramaian
  • Pakai masker saat keluar rumah
  • Jaga antioksidan tubuh kita dengan makan yang sehat dan berolahraga
  • Penyebab Virus Corona
  1. Penyebab Virus Corona

Penyebab utama dari virus ini berasal dari kelelawar buah dan ular berbisa. Jadi penduduk di China suka memakan yang aneh-aneh, dan salah satunya adalah menyantap kelelawar buah dan ular yang diyakini binatang tersebut sebagai sumber utama penyebaran viru ini.

  1. Langkah-langkah WHO

Sampai hari ini WHO sebagai pusat kesehatan dunia masih menerapkan pusat pengembangan untuk mendapatkan obat atau vaksin dari virus corona. Di Korea sendiri sudah melakukan lock down pada bandara agar mencegah tourist dari China tidak bisa masuk.

Di Indonesia sudah menerapkan sensor deteksi untuk melihat suhu tubuh seseorang, jika suhu mencapai 38 Celcius akan sementara di isolasi dan di cek sampai orang itu benar-benar bersih dari virus corona. Di China pemerintah sudah menutup kota Wuhan untuk mencegahnya percepatan penyebaran.

  1. Tentang Virus Corona

Awalnya virus corona ini disebut dengan 2019-nCoV yang awalnya terjadi di bagian timur tengah yang dicetuskan di negara arab yang dipercaya penyebaran awal dari unta.

  1. Kota Wuhan ditutup sementara.

Jalan pemerintah untuk mencegah penyebaran yang semakin meluas adalah dengan melakukan penutupan semantara kota Wuhan, jadi tidak boleh ada yang keluar masuk dari kota itu dengan sembarangan. Apalagi sudah mendekati hari raya Imlek yang kebanyakan mereka akan pulang ke kampung halaman untuk merayakan tahun baru bersama.

For more information : Instagram = @Louissescarlett and @loewyaxell

#Parenting #MomsMilennial #YoutuberAnak #MainanAnak #TipsBayiTabung #MPASI