Motherhood

Benarkah Menyusui Bisa Cegah Kanker Payudara?

Hi moms!
Kali ini, saya akan membahas masalah yang cukup serius dan penting untuk para wanita yaitu mengenai menyusui. Tentunya, 90% dari setiap wanita pasti akan menyusui ya, moms. Tetapi, kendalanya adalah ketika wanita belum menikah pasti memiliki persepsi bahwa menyusui adalah drama, dan berdampak pada payudara yang kendur setelah menyusui, menyusui juga sangat menyakitkan dan lain sebagainya. Sehingga muncul persepsi baru bahwa lebih baik memberikan susu formula saja.

Apakah memberikan susu formula untuk si baby merupakan pilihan yang tepat ya, moms? Sementara, in another side WHO menganjurkan kita sebagai mommy seharusnya memberikan ASI eksklusif kepada si baby sejak bulan 6 bahkan kalau bisa hingga 2 tahun lho, moms.

Kenapa? Karna terdapat penelitian di tahun 2000 bahwa 150.000 wanita yang menyusui dalam 1 tahun ternyata dapat mengurangi resiko kanker payudara hingga 20%. Kenapa bisa begitu, moms? Yuk, simak penjelasannya!

Ketika seorang wanita sedang hamil, otomatis siklus menstruasi akan berhenti hingga wanita melahirkan dan menyusui selama -/+ 9 bulan. Sampai wanita berhenti memproduksi ASI, baru lah akan ada siklus menstruasi kembali dalam diri wanita.
Walaupun terdapat banyak mommy – mommy mungkin memiliki hormon yang lebih subur, sehingga ketika menyusui mungkin juga akan menstruasi, tetapi kadar darah yang dikeluarkan tidak akan sama banyak ketika mommy – mommy masih single.

Nah, ketika siklus menstruasi wanita sedikit, ternyata hormon esterogen dalam tubuh kita juga rendah lho, moms. Hormon estergoen di percaya sebagai hormon yang menjadi pemicu tumor ketika sedang belum menyusui. Yang akan berkembang ke 2 pilihan antara tumor jinak atau tumor ganas. Dan jika itu adalah tumor ganas maka akan berkembang menjadi kanker.

Bagi wanita yg belum hamil, dan menyusui maka mereka akan menstruasi secara normal dan hormon esterogen pun akan meningkat atau banyak. Maka, peluang mereka untuk terkena kanker pun akan semakin tinggi, baik itu kanker payudara, rahim, serviks maupun kanker lain yang biasa diderita oleh wanita.

Kemudian, apa sih moms kaitannya menyusui dengan kanker payudara? Ketika seorang wanita telah melahirkan, payudara mereka akan menjadi bengkak dan mengalami peradangan. Jika mereka tidak menyusui atau susu nya tidak di keluarkan maka payudara akan semakin bengkak, dan jika di diamkan maka akan mengalami penyimpangan dari hormon esterogen dan berujung pada kanker payudara.

Semakin sering wanita menyusui, maka akan semakin produktif dan banyak ASI yang dikeluarkan untuk si baby. Karna dengan begitu, sel – sel di payudara tidak akan menyimpang menjadi sel kanker melainkan fokus untuk produksi ASI, moms.

Kesimpulannya adalah, menyusui merupakan hal yg baik. Baik itu untuk si baby maupun juga untuk mommy nya. Karna, hormon esterogen akan lebih rendah saat mommy menyusui. Selain itu, mommy yang menyusui tentunya akan selektif pada makanan yang akan di konsumsi, tentunya makanan yang sehat ya moms.
So moms, jadi pilihannya di tangan kalian nih mau menyusui atau tidak?

For more information : Instagram = @Louissescarlett and @loewyaxell

#Parenting #MomsMilennial #YoutuberAnak #MainanAnak #TipsBayiTabung #MPASI