Uncategorized

Mengatasi Gerakan Tutup Mulut pada Anak dan Bisa Makan Lahap

Mengatasi Gerakan Tutup Mulut pada Anak dan Bisa Makan Lahap

Hi moms! Siapa sih diantara mommy – mommy yang tidak pusing jika si kecil meluncurkan gerakan tutup mulut atau GTM? Tentunya kita semua pusing ya, moms karna khawatir, selain berat badan bisa turun, khawatir juga si kecil akan kekurangan gizi dan mudah sakit jika mereka kurang makan, bukan?

Nah, sebenarnya apa sih penyebab si kecil sampai mogok makan? Padahal mungkin sebelumnya makannya lancar – lancar saja dan tidak ada masalah, makanan apapun juga masuk ke mulutnya tanpa ada protes seperti ini sebelumnya.

Tapi, mommy – mommy sebaiknya jangan marah – marah apalagi memaksa si kecil makan dulu ya, moms. Hal ini justru sebaliknya akan berdampak buruk. Bukannya mereka jadi mau makan, mereka malah bisa memusuhi makanan untuk jangka waktu yang lama. Karna si kecil juga memiliki mood yang berubah – ubah.

Nah, sekarang kita bahas yuk, apa saja penyebab dan bagaimana menangani anak yang melakukan GTM.

1. Sakit Gigi

Ketika si kecil sakit gigi tentunya membuat mereka menjadi tidak nyaman untuk makan sehingga mereka otomatis akan melakukan GTM.

2. Sakit Hati

Sama seperti orang dewasa, si kecil juga bisa sakit hati ya moms kalau suka diomelin atau dipaksa untuk makan. Sehingga mereka lebih memilih untuk melakukan GTM.

3. Sakit

Nah, kalau si kecil sakit batuk pilek atau panas dalam juga bisa menjadi si kecil tidak nafsu untuk makan ya moms sehingga mereka melakukan GTM.

4. Belum terbiasa dengan MPASI

Kita tahu MPASI dilakukan sekitar usia baby 6 bulan hingga 1 tahun ya moms. Karna mereka sudah terbiasa breastfeeding sebelumnya, maka mereka membutuhkan waktu penyesuaian untuk makan moms. Sehingga di masa penyesuaian itu, tidak heran jika beberapa kali mereka akan melakukan GTM

5. Tekstur makanan

Tekstur makanan yang tidak sesuai dengan usia si kecil juga akan mempengaruhi si kecil melakukan GTM sebagai bentuk protes dari mereka ya, moms.

6. Bosan dengan menu makanan

Hal ini tentunya dirasakan oleh si kecil juga ya, moms. Bukan hanya orang dewasa.

7. Bosan dengan lingkungannya

Lingkungan yang monoton dan memaksa si kecil harus menghabiskan makanan nya akan membuat si kecil berontak dan trauma sehingga mereka melakukan GTM.

Itulah beberapa penyebab si kecil melakukan GTM. Selanjutnya, kita simak ya moms bagaimana cara menangani GTM.

1. Jangan paksa anak makan

Anggapan orang tua dulu, si kecil harus makan nasi dan mereka akan terus dipaksa. Padahal karbohidrat bisa diganti dengan menu lain selain nasi lho mom. Jadi kita tidak perlu  memaksa anak karna itu akan menyebabkan trauma bagi mereka.

2. Porsi sedikit frekuensi banyak

Hal ini lebih efektif dilakukan untuk mengatasi si kecil yang sedang GTM, agar mereka tidak merasa didesak dengan porsi yang banyak sekaligus.

3. Happy feeding

Kita harus menciptakan suasana happy dalam menangani anak GTM. Misalnya, makan sambil bermain, atau sambil bercerita, dan lain sebagainya.

4. Waktu makan

Harus perhatikan waktu dan jam kalau ingin memberikan asupan ke si kecil ya, moms. Harus sesuai dengan jadwal biasanya mereka makan. Jangan berikan makan di jam tidur mereka karna akan merubah mood dan akhirnya mereka tidak akan makan.

5. Berikan cemilan sehat

Untuk mengganti menu utama yang tidak ingin mereka makan, mommy bisa mengganti menu utama dengan cemilan sehat dengan nutrisi yang cukup seperti Yummy Bites.

6. Menu makanan

Nah, untuk mengurangi rasa bosan si kecil, mommy bisa tanyakan terlebih dulu ke si kecil menu apa yang mereka inginkan, agar lebih variatif.

7. Baby Led Weaning

Banyak mommy – mommy yang masih stereotipe bahwa kalau anak makan sendiri akan berantakan dan tidak habis. Padahal si kecil juga ingin memiliki kesempatan untuk makan sendiri lho, moms. Jadi ga ada salah nya mommy berikan kepercayaan agar si kecil ingin makan sendiri dan menghindari GTM.

That’s all about GTM. Untuk cerita lengkap nya, yuk simak video berikut. Semoga bermanfaat ya, moms!

For more information : Instagram = @Louissescarlett and @loewyaxell