Growth

9 Stimulus Bayi Cepat Berjalan dan Berlari

Orang tua mana sih yang tidak ingin melihat anaknya tumbuh dengan sehat, kuat, bahkan bahagia. Sama halnya, dengan berjalan, berdiri, bahkan berlari, semua orang tua pasti menginginkan anak – anaknya untuk cepat melakukan hal – hal tersebut.

Tapi moms, yang perlu kita ingat, setiap anak memiliki tahapan tumbuh kembang yang berbeda – beda di setiap usianya. Selain itu, mereka juga memiliki keunikan masing – masing di setiap tahap tumbuh kembangnya loh, moms! Termasuk salah satunya dalam hal berjalan, bahkan berlari.

Nah, berikut ini adalah 9 cara stimulus si kecil agar cepat berjalan bahkan berlari versi saya yang sudah memiliki 2 buah hati!

1. Ajari Anak untuk Duduk yang Tegak

Sebelum membuat anak bisa berjalan, penting untuk kita membuat otot kaki, otot pinggul, dan otot panggul anak kita menjadi kuat terlebih dahulu lho, moms. Biasanya, bayi berusia 6 bulan sudah memiliki perkembangan untuk duduk ya, moms. Di tahap inilah, support kita dibutuhkan untuk mengajak si kecil bermain dengan cara duduk, sekaligus membantu si kecil duduk dengan tegak sebelum memasuki tahap berjalan.

2. Angkat Badan Anak atau Merangkak

Setelah si kecil sudah mampu duduk dengan tegak dan kokoh, tidak duduk dengan bergoyang – goyang, selanjutnya kita harus men-stimulus mereka untuk mengangkat badan atau melakukan merangkak ya, moms. Merangkak dapat melatih otot kaki dan tangan mereka secara bersamaan, inilah yang dibutuhkan juga untuk menempuh proses berjalan si kecil lho, moms!

Proses merangkak biasanya akan dimulai pada usia bayi 7 hingga 10 bulan, kita bisa membantu proses ini dengan cara mencontohkan kegiatan merangkak, atau men-stimulus anak dengan makanan atau mainan favorit mereka agar mereka dapat merangkak menuju makanan atau mainan tersebut. Selamat mencoba, moms!

3. Jongkok dan Berpegangan

Setelah anak sudah mampu duduk tegak dan merangkak, stimulus selanjutnya yang dilakukan adalah, jongkok dan berpegangan. Hal ini biasanya akan dimulai saat si kecil menginjak usia 8 bulan, ketika otot kaki dan tangan mereka sudah mulai kuat.

Pada tahap ini, mereka akan mulai untuk berjongkok dan berpegangan pada benda – benda sekitar untuk mulai berdiri. Kita bisa membantu si kecil untuk terus melakukan kegiatan berpegangan dan jongkok, dengan cara stimulus makanan atau benda favorit mereka agar kekuatan kaki mereka dapat semakin kuat ketika menekuk lutut dan berjongkok, moms.

4. Jalan Bersama Orangtua

Setelah si kecil sudah melakukan dan menjalani 3 stimulus diatas, berarti si kecil sudah memiliki keseimbangan tubuh yang baik. Stimulus selanjutnya adalah kita harus menumbuhkan rasa percaya diri mereka dengan cara berjalan bersama dengan mereka ya, moms. Hal ini bisa dilakukan dengan cara memegang kedua tangan si kecil, dan biarkan mereka jalan bersama di depan kita.

Dengan kegiatan ini, si kecil akan menjadi happy, percaya diri, dan tentunya menjadi lebih semangat untuk melakukan kegiatan berjalan lho, moms!

5. Keliling Rumah

Ketika mulai belajar berjalan, biasanya si kecil akan semakin aktif untuk merambat pelan – pelan ke sekeliling rumah sambil berpegangan tangan. Kita juga bisa men-support kegiatan ini dengan kembali memberikan stimulus makanan atau mainan favorit mereka lho, moms.

Kita bisa pancing dan memanggil mereka bahwa ada makanan atau mainan favorit mereka, agar mereka lebih giat untuk menggapai makanan atau mainan favorit tersebut dengan cara berjalan atau merambat ke sekeliling rumah.

6. Baby Walker / Push Walker

Banyak sekali pro dan contra akan baby walker ya, moms. Tapi, saya pribadi tetap menggunakan baby walker untuk merangsang otot kaki dan persendian kedua buah hati saya untuk segera berjalan. Kegiatan anak – anak saya di baby walker saya lakukan dengan kaki telanjang mereka yang tentunya sudah tidak berjinjit, jadi jarak antara kaki mereka dengan lantai sudah pas dan tidak jauh.

Jika mommy tidak setuju denyan baby walker, mommy juga bisa menggunakan push walker yang fungsi nya sama untuk menguatkan otot kaki dan otot kanan si kecil agar semakin kuat untuk berjalan nantinya. Selain itu, kedua benda ini juga dapat menjadi motivasi si kecil untuk terus aktif berjalan mengelilingi seisi rumah lho, moms!

7. Playdate

Walaupun tahap tumbuh kembang anak adalah berbeda – beda, tapi playdate cukup membantu dan menjadi motivasi si kecil agar cepat berjalan lho, moms. Bagaimana tidak, ketika si kecil bermain dengan teman – teman seusianya yang sudah mampu berdiri dan berjalan sendiri, mereka juga memiliki keinginan untuk segera melakukan hal yang sama dengan anak lain tersebut. Jadi, pastikan mommy memilih partner playdate yang tepat untuk bermain dengan si kecil ya, moms!

8. Makanan dan Mainan

Seperti yang sudah sering saya katakan, kedua hal ini merupakan hal favorit yang saya lakukan kepada kedua anak saya. Stimulus makanan dan mainan sangat ampuh digunakan kepada si kecil untuk merangsang keinginan mereka menggapai kedua hal tersebut dengan berjalan lho, moms.

Mommy bisa lakukan berpuluh – puluh kali di rumah dengan cara berdiri di sisi yang sedikit berjauhan dengan si kecil sambil memegang makanan atau mainan favorit mereka, ajak mereka mendekat hingga menggapai keduanya. Secara tidak langsung kita sudah melakukan rangsangan agar mereka cepat berjalan.

9. Bahagia

Percaya atau tidak, happy mood akan membuat suasana hati si kecil menjadi lebih baik dan semangat untuk belajar berjalan lho, moms! Melainkan sebaliknya, jika mommy streess dan marah – marah, si kecil akan merasa underpressure sehingga semakin sulit untuk melakukan step berjalan ini. Hal ini, akan membuat si kecil trauma dan menghambat tahap tumbuh kembang mereka.

Kembali lagi, setiap bayi memiliki keunikan masing – masing dan jangan pernah bandingkan bayi kita dengan bayi yang lain ya, moms. So, stay positive, stay happy! Akan lebih baik jika kita terus memuji langkah awal yang dilakukan si kecil lho, moms.

That’s all 9 stimulus agar si kecil cepat berjalan bahkan berlari. Semoga bermanfaat, moms!

For more information : Instagram = @Louissescarlett and @loewyaxell

#Parenting #MomsMilennial #YoutuberAnak #MainanAnak #TipsBayiTabung #MPASI