MPASI

Hati-Hati Memilih Bubur Instan untuk Bayi, Berakibat Fatal!

Galau banget kan moms pasti ketika si Kecil udah waktunya untuk MPASI? Dari galau masalah menu MPASI nya, masalah nutrisi si Kecil bisa terpenuhi atau enggak. Belum lagi kalau kita juga adalah working mom yang sibuk kerja. Aduh, bingung banget kan moms pastinya.

Nah ketika kebingunan tentang MPASI melanda, ada satu solusi yang muncul untuk mengatasinya yaitu dengan memberikan bubur instan. Tapi masalahnya, apakah bubur instan itu bagus untuk si Kecil? Apakah bubur instan itu nutrisi dan vitaminnya bisa setara dengan masakan yang kita buat sendiri? Lalu kandungan yang terdapat dalam bubur instan berbahaya atau tidak buat baby kita?

Emang ya moms tidak bisa kita pungkiri, kita sebagai moms millennial apalagi kita yang bekerja dan harus memenuhi kebutuhan rumah tangga, otomatis mommy sama daddy mesti kerja. Nah, yang jadi masalah utama adalah pemberian MPASI, bagaimana kerja sambil ngurusin MPASI si Kecil sudah kebayang dong repotnya. Jadi, bubur instan bisa menjadi salah satu pilihan utama para moms millennial untuk pemberian MPASI si Kecil.

Jadi sebenarnya bubur instan itu aman atau tidak sih? Apakah benar bisa merusak otak baby kita bahkan bisa membuat tumbuh kembang baby kita jadi tidak bagus? Nah yuk biar kita tahu lebih banyak tentang bubur instan, simak fakta-fakta berikut ini.

Fakta tentang bubur instan

1. Bubur instan banyak pengawetnya?

Kita kalau masak bubur sendiri maksimal bisa tahan 24 jam aja. Itu pun kalau kita taruh di jar food yang ada penghangatnya baru bisa bertahan. Nah kok bubur instan bisa bertahan berbulan-bulan moms? Pasti bubur instan ada pengawetnya!

Eits jangan salah dulu moms, ternyata bubur instan pembuatannya itu dari proses pengeringan. Jadi, bahan-bahannya dikumpulkan jadi satu lalu ada proses penggilingan atau penepungan. Nah dengan proses pengeringan ini kadar air dalam bahan-bahan untuk membuat bubur instan menjadi 0%. Dengan kadar air 0% itu berarti tidak ada tempat lagi untuk bakteri hidup di bubur instan tersebut. Dan ini juga yang membuat bubur instan bisa tahan lama daripada bubur pada umumnya.

Sebenarnya moms, bubur instan yang mengandung pengawet biasanya sudah sesuai standar WHO dan BPOM. Kalau tidak sesuai dengan standar kesehatan WHO dan BPOM bubur instan itu tidak layak untuk dipasarkan. Jadi kalau bubur instan itu sudah layak dipasarkan, pasti aman kok moms dikasih ke baby kita.

2. Bubur instan itu tidak ada nutrisi sama sekali?

Moms saat ini bubur instan itu sudah ada yang bahan pembuatnya dari bahan-bahan organik atau alami. Bubur instan yang organik itu biasanya terbuat dari beras putih, beras merah, salmon, ayam, buah, sayur yang semuanya digabungkan jadi satu lalu dilakukan proses pengeringan atau proses penggilingan tadi. Kemudian dikemas jadi satu kotak lalu kita bisa seduhkan beberapa sendok pada anak kita. Dalam setiap sendok bubur instan ini sudah ada kandungan nutrisi yang berguna untuk mendukung perkembangan si Kecil. Jadi, moms bisa memberi si Kecil bubur instan yang organik ya untuk MPASInya, agar lebih praktis tapi juga si Kecil bisa mendapatkan nutrisi yang cukup.

3. Bubur instan tidak ada vitamin sama sekali?

Dari proses pengeringan bubur instan yang organik tadi, sebenarnya nutrisi dan vitamin yang ada di dalamnya tetap terjaga moms. Walaupun nutrisi-nutrisi yang terkandung dari salmonnya, ayam, sayur, buah dan bahan yang lain itu memang nutrisinya agak turun sedikit tapi sebenarnya masih ada nutrisinya, masih ada gizi yang terkandung.

Oh iya moms jangan lupa ya, kalau moms mau mencari bubur instan, carilah bubur instan yang mengandung makronutrien dan mikronutrien. Makronutrien di bubur instan itu terdiri dari apa aja sih? Makronutrien dalam bubur instan berarti buburnya mengandung protein, karbohidrat dan lemak. Sedangkan mikronutrien dalam bubur instan itu berarti buburnya mengandung 12 vitamin dan 8 mineral.

Nah kalau misalnya moms masih merasa si Kecil belum cukup mendapat nutrisi dan vitamin, moms juga bisa menambahkan sayuran yang kita rebus sendiri seperti ayam, salmon dan yang lainnya ke dalam bubur instan yang telah kita buat ya. Setelah makan bubur instan, moms boleh berikan buah-buahan untuk menambah nutrisi si Kecil. Tapi ingat jangan sampai over nutrisi ya moms, soalnya dalam bubur instan kan sudah banyak vitamin dan nutrisinya juga.

4. Bubur instan banyak MSG nya?

Untuk menghindari MSG pada bubur instan si Kecil, mommy selalu mencari bubur instan yang organik nih moms untuk baby Louisse dan baby Uwi ketika MPASI. Bubur instan yang organik biasa ada rasa manis dan gurih sedikit. Biasanya manis sama gurihnya itu darimana? Manisnya itu dari gula, gurihnya itu dari garam. Dan garamnya itu biasanya yang memang sudah untuk standar kesehatan si Kecil.

Menurut WHO, MSG itu sebenarnya baik dikonsumsi oleh anak. Tapi dengan catatan anak itu sudah berusia di atas 3 tahun, tapi untuk pertimbangan pertumbuhan otak si Kecil lebih baik hindari ya moms. Jadi kalau moms cari bubur instan jangan lupa cek bagian labelnya apakah dia mengandung MSG. Kalau mommy sampai hari ini, selalu mencari bubur-bubur instan yang no MSG sama sekali untuk MPASI si Kecil. Tetap mengandung gula dan garam tapi biasanya, gula dan garam itu kandungannya juga sedikit dan pasti sesuai dengan standar.

Apakah baik anakku diberi bubur instan setiap hari?

Sebenarnya bubur instan itu boleh kita berikan kepada anak kita tapi sama kayak mie instan moms, kalau tiap hari kita makan jadinya apa? Tidak bagus kan? Nah sama hal nya dengan bubur instan, bubur instan itu hanya selingan jadi kita tidak boleh kasih terus-terusan, misal nih satu hari ini dikasih pagi aja, jangan pagi siang malam sore, terus-terusan bubur instan ya moms. Itu dia fakta tentang bubur instan, semoga bermanfaat ya moms.