Growth

Stimulasi Otak Anak 1000 Hari Pertama Dijamin Pasti Cerdas Dan Pintar

Memberikan pendidikan yang terbaik dan bagus untuk anak itu tidak ada salahnya ya moms. Misalkan anaknya disekolahkan di sekolah yang memang sudah terbukti meluluskan alumni-alumni yang pintar, atau kita memberikan dia les tambahan bermacam-macam itu tidak ada salahnya. Karena memang jaman sekarang anak harus dipersiapkan sejak dini untuk menghadapi dunia luar yang sudah semakin maju.

Tapi moms, bukan berarti dengan kita ingin mempersiapkan si Kecil sejak dini lalu kita tekan si Kecil untuk bisa menjadi yang terbaik dan tidak peduli dengan kesehatan mentalnya, dan akhirnya si Kecil stress karena terlalu keras untuk belajar ya. Lalu bagaimana dong cara membuat si Kecil menjadi anak yang pintar dan cerdas tapi tidak membuat ia stress?

Jadi moms sebelum kita membahas tentang bagaimana cara membuat si Kecil pintar dan cerdas, moms perlu tahu bahwa 3 tahun pertama pertumbuhan anak kita adalah masa yang paling penting dalam perkembangan otaknya. Apalagi pada saat itu anak kita lebih mudah menyerap segala informasi dan segala sesuatu yang berada di lingkungan dia. Nah biasanya kalau kita melakukan banyak stimulasi pada otak anak kita, akan banyak sel otak yang aktif yang akan teraktivitasi. Nah lalu bagaimana cara kita menstimulasi si Kecil yang baik dan benar?

5 cara stimulasi untuk anak tanpa bikin si Kecil stress:

1. Asupan nutrisi dari hamil

Waktu kita hamil, kita harus mengonsumsi makanan yang penuh nutrisi yang tentunya untuk perkembangan otak si Kecil. Yang kita butuhkan apa? Yaitu asam esensial, zat besi, yodium, zinc, vit b, dan mikro nutrien lainnya. Apalagi ketika anak kita sudah lahir, kita wajib memberikan ASI. Kenapa? Karena ASI banyak sekali manfaatnya, selain itu mudah sekali dicerna oleh baby kita. Ternyata ASI juga mengandung banyak sekali vitamin-vitamin yang dibutuhkan baby dalam perkembangan otaknya loh moms.

Vitamin yang dikandung ASI seperti karbohidrat, protein, lemak, karnitin, vitamin, mineral, asam amino, AA-DHA, zat besi, kolin, dan lain sebagainya. That’s why kenapa kita diwajibkan untuk memberikan ASI minimal 1 tahun pertama baby kita. Selain itu, kalau misalnya kita sampai kekurangan nutrisi dari semenjak hamil sampai anak kita lahir, apa yang akan terjadi? Volume otak si Kecil akan lebih kecil dari orang biasanya. Mau seperti itu moms? Tidak kan? Maka dari itu makan yang banyak dan bergizi semenjak dari hamil sampai baby kita siap MPASI ya moms.

2. Berikan sentuhan kepada anak

Jangan lupa moms kita berikan sentuhan kepada anak kita setiap hari, jangan setiap hari kita kasih suster dan tidak mau pegang anak. Jangan seperti itu moms, kita harus berikan sentuhan kepada anak kita setiap hari, untuk stimulasi sensorik kepada anak kita. Sentuhan dapat memberikan dampak pada perkembangan sosial dan emosional kepada anak kita loh. Dan satu lagi yang tidak kalah penting yaitu untuk membangun hubungan anak dengan orang tuanya. Tidak mau kan anaknya jadi anak suster bukan anak kita?

3. Kasih sayang

Lingkungan yang aman dan nyaman untuk si Kecil sangat berdampak penting untuk pertumbuhan dan perkembangan otaknya. Kalau sampai anak kita suka nangis apalagi kalau baby kita menangis, kita harus cepat merespon baby kita, jangan dibiarkan saja. Karena kalau kita biarkan saja, bayi kita akan masuk ke dalam fase yang namanya stress. Ketika dia sudah stress berlebihan, dia akan melepaskan zat yang namanya kortisol. Kortisol itu sangat berdampak buruk pada perkembangan otak si Kecil. Kalau anak kita sering stress berkepanjangan itu juga akan menyebabkan volume otak dia lebih kecil dan otomatis akan membuat anak kita tidak cerdas. So, jangan buat anak kita stress, tapi buat dia grow happy.

4. Musik

Musik itu benar-benar membantu banget dalam perkembangan otak baby kita. Biasanya musik bisa kita berikan ketika kehamilan kita berusia 20 minggu. Tapi jangan berikan musik yang bikin pusing kepala, karena baby kita di dalam juga gampang pusing. Tapi kita cari jenis musik yang tenang seperti musik klasik. Kenapa? Karena musik klasik itu biasanya ritmenya seperti detak jantung si baby yang akan bikin baby kita lebih tenang.

Dan mommy membuktikan, ketika mommy hamil sampai lahiran yang pertama baby Louisse Scarlett sama yang kedua baby Loewy Axell mommy suka banget sama yang namanya musik, walaupun tidak bisa jadi penyanyi atau gimana, tapi mommy suka mendengarkan musiknya bahkan mommy suka menyanyi. Ketika kita menyanyi kita happy banget, suasananya happy, feelingnya happy. Jadinya apa akibatnya buat baby Louisse dan baby Uwi? Baby Louisse suka banget sama yang namanya musik. Kalau sudah dengar musik, dari dia kecil dia sudah bisa goyang-goyang sendiri sampai hari ini di umur dia 2 tahun, dia kalau sudah dengar satu musik, dia sudah bisa hafal mati, dia sudah bisa ngerti bahkan nada-nadanya, lirik bahasa inggris dan bahasa mandarinnya persis banget. Baby Uwi yang sekarang umur 11 bulan juga menikmati banget moms mendengarkan musik, dia seperti bisa ngikutin ritmenya dan benar-benar membantu banget sih moms musik. Maka dari itu, jangan lupa berikan musik sebagai salah satu stimulasi untuk membantu perkembangan otak baby kita. Yakin deh baby kita jauh lebih cerdas loh moms dengan stimulasi musik.

5. Permainan

Permainan ini sering sekali dianggap remeh ya, tapi sebenernya moms permainan itu dapat merangsang semua bagian otak si Kecil yaitu fungsi kognitif anak, motorik kasar, motorik halus, fungsi bahasa, hingga sosial emosionalnya. Dan dengan bermain dapat membangun hubungan sosial dengan orang lain sehingga dapat membuat karakter si Kecil dari kecil lebih sopan, lebih santun, lebih berani tidak malu-malu, orangnya jadi lebih percaya diri.

Kenapa sih stimulasi segitu pentingnya?

Jadi moms otak itu adalah pusat kendali dari segala hal, kita bisa berlari, kita bisa bermain, kita bisa berbicara, kita bisa berbahasa karena dari fungsi otak kita. Dan yang perlu kita ketahui moms, otak kita sejak kita dilahirkan ada 100-200 sel dalam otak kita yang siap dikembangkan. Banyaknya sambungan dalam otak kita itu akan mempengaruhi kemampuan kecerdasan dan kepintaran seorang anak sepanjang hidupnya.

Fakta menariknya adalah, seorang baby itu dari di dalam perut kita perkembangan sel otaknya memiliki kecepatan 50.000-100.000 per detik. Semakin cepatnya sel otak terus berkembang dan berubah, semakin banyak juga sel otak yang mati. Sebenarnya moms rahim itu bukan suatu tempat berkembang untuk anak, melainkan rahim playground untuk anak dari dia di dalam perut. Jadi ketika anak kita masih di dalam perut, kita harus sering-sering memberikan yang namanya stimulasi itu sendiri.

Bahkan kementrian RI mengatakan anak itu memiliki potensi yang sangat luar biasa dari dia sudah di dalam rahim. Dan kemampuan sel otak terus berkembang dengan cepat sampai anak itu berusia 3 tahun. Ketika seorang anak sudah berusia 3 tahun perkembangan otak dia udah 80% daripada otak orang dewasa. Jadi moms, kita menstimulasi anak kita bukan 20% nya yaitu setelah anak kita berumur 3 tahun. Tapi stimulasikan anak kita dari dia di dalam rahim kita hingga dia 3 tahun, karena dalam masa 3 tahun pertama, 1000 hari pertama seorang anak itu akan memiliki kemampuan untuk membuat dan membentuk otak baby kita sampai 80% dari orang dewasa. Setelah udah 3 tahun lewat otak tetap bisa distimulasi tapi tidak secepat ketika 1000 hari pertamanya.

That’s why kenapa 1000 hari pertama adalah potensi yang sangat sangat tepat untuk membentuk seorang anak menjadi anak yang cerdas. Kalau misalnya sel-sel otak tersebut tidak kita stimulasi yang ada apa? Akan mati deh, tidak terstimulasi, anak kita jadi tidak cerdas, tidak mau kan moms?

Stimulasi untuk anak kita bukan tentang sekolah ya tapi soal dia bisa grow happy dan kemampuan kecerdasan dia bisa terbentuk karena stimulasi yang dilakukan sejak dini. Ingat ya moms stimulasi kepada anak kita bukan dengan kita maksa dia untuk sekolah yang banyak, sekolah yang berat, belajar yang berat yang bikin anak kita stress, tapi stimulasi itu bagaimana si Kecil bisa grow happy tapi tentunya bisa membuat kemampuan otak dia jadi cerdas dibandingkan anak-anak seumur dia. Grow happy untuk anak kita lebih penting kan moms daripada tulisan-tulisan angka di raport doang yang bikin anak kita stress. Sekian tips stimulasi untuk si Kecil di 1000 hari pertamanya, see you di next curcol yuk moms!