Fakta-Fakta · Kesehatan

Benarkah Micin Dapat Membuat Anak Bodoh Dan Merusak Otak?

MSG merusak otak anak kita, adalah pernyataan yang selalu menyelimuti pikiran ibu-ibu termasuk mommy. Memang sebenarnya mitos atau fakta MSG dapat merusak otak anak kita? Membuat otaknya lemot dan bahkan membuat perkembangannya terhambat?

Sebelumnya yuk kita ketahui dulu MSG itu apa? MSG adalah senyawa gabungan dari sodium atau natrium garam lalu asam amino glutamat dan air yang proses pembuatannya melalui fermentasi tetes tepung oleh bakteri brevibacterium lactofermentum kemudian menghasilkan asam glutamat yang ditambah garam sehingga mengkristal layaknya kristal-kristal putih, kemudian diolah lagi jadi bubuk atau cair. Inilah yang dinamakan MSG.

Lalu sejak kapan masyarakat mulai takut menggunakan MSG?

Pada tahun 1960an terdapat sindrom yang bernama sindrom restoran China. Bermula pada Dokter Ho Man Kwok, dia sempat makan di restoran makan China di Amerika Serikat, tiba-tiba setelah makan dia merasakan pusing, mual dan mati rasa. Akhirnya dia mengirimkan surat ke New England Journal of Medicine, dia menceritakan bagaimana dia merasakan mati rasa di belakang leher dia yang kemudian menyebar ke lengan dan punggung dia. Dia merasa mulai lelah sekali dan irama jantung tak menentu. Kemudian Dokter Ho Man Kwok menyalahkan MSG yang digunakan di restoran China tersebut, dan orang-orang mulai panik. Dari kejadian tersebut, akhirnya mulai ada penelitian mengenai MSG.

Peneliti memberikan MSG ke bayi tikus yang baru lahir melalui mulut dan pembuluh besarnya dengan dosis rendah. Setelah diamati tidak terjadi apa-apa dengan bayi tikus itu, dia baik-baik saja. Lalu peneliti memberikan lagi MSG dengan dosis yang lebih besar akhirnya bayi tikus itu mulai ada kerusakan di bagian jaringan otak. Dibiarkan bayi tikusnya sampai dewasa, setelah pertumbuhan cukup besar dan diamati ternyata bayi tikus itu mengalami perlambatan pertumbuhan, kegemukan dan kemandulan.

Kalau untuk bayi tikus saja berbahaya, lalu bagaimana dengan manusia? Apakah akan menimbulkan efek yang sama seperti pada bayi tikus? Sebelum membahas MSG dapat memberikan dampak yang buruk atau tidak pada anak, yuk kita simak beberapa fakta mengenai MSG.

Fakta MSG:

1. Asam amino glutamat di MSG ternyata diproduksi oleh tubuh kita sendiri secara alami

Asam amino glutamat tersebut sebagai bentuk protein yang menjaga fungsi otak, menjaga metabolisme tubuh dan menambah energi loh moms.

2. Glutamat yang ada di MSG ternyata ada di makanan kita juga

Glutamat yang ada di MSG ada di makanan sehari-hari kita seperti daging, ikan, ayam, kentang, jagung, brokoli, tomat, jamur, anggur, keju, kecap semuanya mengandung glutamat yang ada di MSG. Pernah ada penelitian uji coba seorang koki di sebuah restoran mengatakan bahwa makanannya tidak mengandung msg sama sekali, ternyata setelah diuji coba makanannya positif mengandung asam glutamat yang ada pada MSG. Jadi walaupun kita tidak menambahkan MSG pada makanan kita, ternyata MSG itu sendiri sudah ada di dalam makanan kita ya moms.

3. ASI mengandung MSG

Kalau kita melarang anak kita memakan makanan mengandung MSG sama saja kita melarang bayi minum ASI loh moms. Glutamat pada kandungan ASI gunanya untuk merangsang bayi untuk minum ASI tersebut, agar bayi mau minum ASI. Ternyata glutamat pada ASI itu sebagai salah satu bentuk zat gizi.

Jadi, mitos atau fakta MSG merusak otak?

MSG dapat merusak otak manusia itu, sampai hari ini belum ada data dan faktanya moms. Bahkan WHO mengklaim bahwa kita mengonsumsi makanan yang mengandung MSG sebanyak 6gr per hari masih dalam batas aman. Ada sebuah penelitian menyatakan bahwa orang Indonesia hanya memakan makanan yang mengandung MSG 0,65gr perhari nya dan orang Indonesia paling rendah dosis mengonsumsi MSG.

Lalu bagaimana soal tikus tadi yang mengalami perlambatan pertumbuhan bahkan kemandulan?

Moms tenang saja, pemberian MSG di kasus bayi tikus tadi dalam dosis besar, sedangkan kalau kita diberi MSG dengan dosis yang besar otomatis badan kita akan menolak dengan sendirinya, caranya bagaimana? Muntah dan lidah enggak enak adalah salah satu contoh respon penolakan oleh tubuh terhadap MSG yang masuk dengan dosis banyak. Kita sebagai moms harus bijak dalam hal memilih. Contoh kita memberi gula berlebihan ke anak kita nanti diabetes. Sama halnya dengan MSG kalau kita memberikan terlalu banyak akan memberikan dampak yang buruk untuk kesehatan, apapun itu enggak hanya MSG.

Beberapa dampak dari MSG

~ Dapat meningkatkan hiperaktif dari seorang anak

~ Dikhawatirkan akan ada alergi terhadap kulit dan penapasan seperti asma, walaupun kasus seperti ini sedikit ya moms

~ Meningkatkan obesitas, karena si Kecil makan terus jadi si Kecil bisa mengalami kegemukan

Jadi, pemberian MSG pada anak itu tidak menyebabkan anak bodoh ya moms. Satu hal yang penting adalah bahwa kita jangan berlebihan memberikan apapun kepada anak, karena sesuatu yang berlebihan itu tidak baik.