Fakta-Fakta · Kesehatan · Review Produk

Waspada! Minum Air Dari Dispenser Ternyata Sangat Berbahaya

Siapa sih yang enggak punya dispenser? Dispenser adalah barang yang umum di dunia. Dispenser merupakan benda yang dapat membuat kita lebih efisien, ekonomis dan mudah. Tapi ternyata penggunaan dispenser ada bahayanya loh moms.

Dispenser adalah teknologi yang ekonomis dan efisien. Dispenser dapat memudahkan kita minum air galon dan memudahkan kita untuk memanaskan atau mendinginkan air, tanpa harus menggunakan kompor atau kulkas. Jadi gampang banget. Tapi sayangnya teknologi efisien dan ekonomis dari dispenser ini sering banget kita abaikan kebersihannya. Padahal membersihkan dispenser ini suatu keharusan ya moms. Membersihkan dispenser bukan hanya pada bagian luarnya saja, tapi bagian dalamnya juga yaitu bagian penampungnya dan bahkan saluran air di dispenser itu.

Dalam penelitian, dikatakan bahwa ketika kita minum air dari dispenser kemungkinan besar air yang kita minum sudah terkontaminasi dengan kuman dan bakteri yang ada di saluran air dalam dispenser. Jadi saluran air di dalam dispenser ini kemungkinan besar sudah banyak kotoran, jamur dan bakteri yang tidak kasat mata yang ada di sana karena kita enggak pernah membersihkannya. Ketika air minum melewati saluran air dispenser, kuman dan bakteri tersebut akan ikut terbawa dan saat kita minum, kuman dan bakteri tersebut masuk ke dalam tubuh kita. Bahkan dikatakan oleh lembaga NSF (National Science Foundation) International bahwa ternyata setiap 1 inch persegi dalam pendingin dispenser ini terdapat 2,7 juta kuman bakteri moms.

Jadi moms mungkin kita sering berpikir kita sudah beli galon yang paling bagus, tertutup rapat, harusnya itu sudah steril, enggak ada kuman penyakitnya sudah aman untuk kita minum. Yes, itu benar. Galon yang kita beli memang mungkin sudah steril, enggak ada bakterinya, enggak ada kumannya tapi permasalahan utamanya ketika galon tersebut kita pindahkan melalui saluran air dalam dispenser, entah itu dispenser atas atau dispenser bawah, saluran air dispensernya ini yang akan menjadi perantara kotoran, kuman penyakit, bakteri bahkan jamur untuk masuk ke tubuh kita, dan pada akhirnya akan mendatangkan penyakit kepada kita moms.

Penyakit apa aja sih yang ditimbulkan bakteri, kuman dan jamur yang ada dalam saluran dispenser?

* Diare

* Kolera

* Disentri

* Demam

* Muntah

* Sakit perut

Saya sudah minum air dispenser enggak pernah merasakan penyakit tersebut kok

Memang moms, penyakit-penyakit yang telah disebutkan tadi itu enggak akan langsung menyerang ke tubuh kita atau menjadi sebuah penyakit yang akan langsung kelihatan moms. Tapi kuman, jamur dan bakteri yang ada di saluran dispenser yang terminum dengan kita, itu biasanya akan menyerang sistem kekebalan tubuh seseorang yang mempengaruhi apakah seseorang akan mudah terserang penyakit atau tidak. Contohnya seseorang yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang rendah, salah satunya seperti penderita HIV/AIDS, kurang gizi dan pasien transplantasi. Ketika dia minum air yang sembarangan apalagi air yang sudah terkontaminasi dengan bakteri, kuman dan jamur dari saluran air dalam dispenser itu bisa menyebabkan orang dengan kekebalan tubuh rendah tersebut mudah terserang penyakit.

Lalu solusinya kita harus bagaimana?

1. Bersihkan dispenser kita

Cara membersihkan dispenser adalah:

~ Pastikan sudah tidak ada air di dalam wadah tempat penampungan dispenser

~ Cabut colokan dispenser

~ Kemudian kita campurkan 1 sdt cuka dengan 1 liter air

~ Masukkan ke dalam dispenser lalu diamkan selama 2-5 menit, jangan lebih karena ditakutkan akan menyebabkan korosi.

~ Lalu buang air cuka yang tadi dimasukkan.

~ Lakukan sebanyak 4x dan pastikan tidak ada cuka yang tertinggal ya moms. Untuk pengganti cuka kita bisa menggunakan air jeruk lemon.

~ Lalu untuk wadah penampungan air kita juga bisa bersihkan, pastikan sudah tidak ada air di dalamnya kemudian kita cuci dengan sabun. Bersihkan wadah tersebut lalu keringkan dan ingat jangan memegang kran dispenser dengan tangan kita karena gampang banget bakteri atau kuman nempel di sana.

Lakukan pembersihan dispenser ini seminggu sekali. Dan pastikan air galon disimpan di tempat kering, bersih dan tidak terpapar dengan sinar matahari langsung. Jangan menyimpan air galon lebih dari 30 hari kalau lebih dari 30 hari maka akan mudah membuat kuman dan bakteri penyakit berkembang biak di air tersebut.

2. Rebus air kita

Cara merebus air seperti cara konvensional biasa, kita ambil air galon dan didihkan air di kompor gas. Cuma memang kekurangannya kita harus menunggu lama agar air mendidih, lalu pada saat kita ingin minum kita juga harus menunggu agar air tidak terlalu panas. Jadi memang agak repot, buang waktu, buang gas dan lain sebagainya.

Kalau mommy merebus air punya cara yang efektif. Mommy menggunakan dispenser ajaib dari Little Giant.

Cara penggunaannya gampang banget moms dan hemat listrik. Yang mommy suka, pada saat mommy rebus air dan sudah mendidih di bagian luar dispenser tetap dingin jadi aman untuk kita dan anak-anak, tidak menyebabkan luka bakar. Lalu air di dispenser ini suhunya bisa kita setel dan akan stay selama 24 jam. Karena di dalamnya terdapat indikator yang dapat menjaga suhu derajat air yang kita mau. Setelah 24 jam akan mati sendiri. Gampang dibersihkan juga. Untuk kuman bakteri atau kerak itu dipastikan hilang karena gampang kelihatan, enggak seperti dispenser yangs saluran air di dalamnya enggak kelihatan.