Pregnancy · Seputar Program Bayi Tabung

Sukses Hamil Kembar tanpa Keturunan Kembar, dari Program Bayi Tabung

Hai moms kembali lagi di sesi #curcolyukmoms bareng mommy. Kali ini mommy mau membahas mengenai hamil kembar dari program bayi tabung.

Singkat cerita, Mommy adalah pejuang bayi tabung yang sudah memiliki 2 anak dari 2x program bayi tabung. Program bayi tabung yang pertama mommy mendapat Louisse Scarlett yang sekarang sudah berumur 3 tahun, dan program bayi tabung kedua mommy mendapat Loewy Axell yang sudah berusia 17 bulan.

Kenapa mommy melakukan program bayi tabung?

Jadi mungkin moms sudah lihat di content Youtube mommy yang membahas tentang “Alasan Melakukan Program Bayi Tabung”. Jadi singkat cerita, mommy adalah menderita PCOS (Polycystic Ovarian Syndrome) yang mana jadwal menstruasi mommy enggak teratur, bisa 3 bulan sekali, 4 bulan sekali pokoknya enggak teratur. Kita enggak bisa memastikan kapan mommy masa suburnya. Selain itu, saluran tuba mommy sebelah kiri sudah diangkat, karena sempat ada pelengketan. Jadi mommy sudah PCOS yang menstruasinya enggak menentu, jadi enggak bisa menentukan waktu subur. Sekalinya bisa menstruasi saluran telurnya cuma ada 1 yang bisa lewat yaitu bagian kanan. Otomatis kesempatan mommy untuk bisa dapat momongan dalam program normal itu makin kecil.

Sampai akhirnya dokter kandungan di rumah sakit tempat program bayi tabung, kasih option ke mommy, bahwa sepertinya cuma bisa program bayi tabung baru bisa mendapatkan anak. Yang akhirnya program bayi tabung menjadi jawaban dari doa mommy selama ini untuk memliki anak. Special thanks banget untuk dokter Arya Nando yang sudah memberikan banyak dukungan dan semangat untuk mommy. Sehingga mommy bisa positif dan program bayi tabung mommy berhasil.

Nah kok bisa hamil kembar? Syaratnya apa?

Kalau ditanya syaratnya apa untuk bisa hamil kembar, sebenarnya enggak ada syarat apapun ya moms. Cukup ketika kita program bayi tabung itu simpel, kita masukin 2 embrio yang grade nya excellent atau good, kemungkinan kita hamil kembar itu juga lumayan moms. Jadi kalau untuk syarat-syarat yang lain enggak ada sih moms.

Jadi sebenarnya mommy sama daddy dari awal sudah komitmen pada saat sebelum menikah. Mommy sama daddy ingin punya 3 anak. Nah kebetulan karena mommy PCOS ada 17 telur yang mommy frozen untuk program bayi tabung yang kedua. Dan kebetulan 10 di antaranya gradenya excellent. Jadi sayang banget enggak sih moms kalau mommy enggak lanjutin program bayi tabung lagi. Karena program bayi tabung mommy yang ketiga ini cukup embrio transfer aja, tunggu masa subur rahim mommy, mommy tinggal embrio transfer dari telur yang dicairkan.

Kemungkinan hamil kalau telur yang gradenya excellent itu 60% berhasil. 40% sisanya itu tergantung dari diri kita dan Tuhan mau memberikan kepada kita atau tidak. Jadi pada saat mommy konsultasi ke dokter, sebenarnya mommy cuma mau masukin 1 telur aja, sesuai dengan rencana awal ingin punya 3 anak dan mommy juga berpikir kalua nanti masukin 2 embrio dan jadi kembar bagaimana? Nah setelah konsultasi, dokter menjelaskan kalau antara mommy dan daddy enggak ada riwayat keturunan kembar, untuk bisa terbelah jadi 2 telurnya dan jadi kembar itu kemungkinannya kecil.

Sebenarnya yang dari awal mommy takutkan, kalau misalnya mommy taruh 2 telur, dua-duanya terbelah jadi 4 anak, pusing enggak sih moms takutnya nanti nempel-nempel organ tubuhnya. Nah dokter juga menjelaskan kalau biasanya janin yang nempel organ tubuhnya itu dari 1 telur yang terbelah, kalau misalnya mommy enggak punya riwayat keturunan kembar mommy cukup masukin 2 telur embrio mommy ke dalam rahim, kalau bisa jadi dua-duanya itu bakal kembar fraternal.

Kembar fraternal adalah kembar yang berasal dari 2 sel telur dan sperma yang terpisah atau disebut dizigotik. Sementara kembar identik adalah monozigotik, mereka berasal dari 1 sel telur dan sperma yang membelah jadi 2 setelah pembuahan. Jadi kemungkinan organ nempel-nempel itu kecil banget. Nah itu membuat mommy mengerti, karena selama ini kembar yang dalam pikiran mommy itu ya nanti nempel apalagi perut mommy kecil takutnya enggak cukup spacenya dan mommy takut nanti lahirnya juga prematur.

Setelah dapat dukungan dari dokter, penjelasan dari dokter Arya Nando yang sangat jelas soal kembar fraternal yang kemungkinan untuk bisa nempel juga kecil banget, untuk kelahiran prematur itu juga bakal dijaga, dicek terus keadaan fisik kita, rahim kita. Biasanya dari riwayat pasien-pasien dokter Arya Nando yang kembar itu tetap lahirnya di waktu yang pas yaitu 36 atau 37 weeks. Akhirnya mommy dan daddy memutuskan 2 telur yang akan dimasukkan ke rahim mommy.

Nah untuk moms yang penasaran dengan apa yang mommy rasakan setelah embrio transfer, moms bisa search di Youtube channel mommy yang berjudul “11 Hari Setelah Embryo Transfer, Gimana Rasanya? | All about bayi tabung”. Di sini mommy sudah jelaskan semuanya.

Untuk para moms yang belum tahu soal hamil kembar. Kembar itu digolongkan menjadi 2 lagi ya moms kembar identik dan kembar fraternal. Kembar identik itu adalah kembar yang berasal dari 1 telur yang terbelah menjadi 2. Sedangkan kembar fraternal atau kembar non identik adalah kembar yang dihasilkan dari 2 telur yang berbeda. Dan biasanya ini bisa kita dapatkan dari program bayi tabung atau inseminasi yang sekarang mommy lakukan ya moms.

Nah untuk kasus mommy sekarang mommy hamil kembar fraternal. Jadi buat moms yang pengen banget punya anak kembar, tapi enggak punya riwayat kembar kalian bisa mendapatkan dari program bayi tabung dan mommy sudah membuktikan, mommy sekarang hamil kembar, sekarang sudah trimester kedua jalan 4 bulan.

Yang mommy rasakan jujur beda ya moms daripada hamil yang cuma 1 janin aja. Hamil kembar lebih agak berat sedikit di trimester pertama, mualnya enggak nahan banget, eneg banget, semuanya sakit, dari perut, punggung sampai kaki semuanya sakit. Tapi di trimester kedua itu kayak sudah fine-fine aja, biasa aja, sudah enggak terlalu berat buat mommy. Makan juga oke, mual sudah enggak, sakit-sakit juga sudah enggak ada lagi. Tapi enggak tau deh nanti trimester 3.

Untuk sekarang mommy yang jalan 4 bulan ini, mommy sudah naik 4kg. Karena mommy cukup menghindari makan nasi, seperti anjuran dokter yang penting proteinnya banyak agar asupan makanan bayi kembar terpenuhi. Buktinya mommy baru USG 3 bulan kemarin ini, baby mommy besar semua, sehat banget walaupun mommy enggak makan nasi. Selain itu juga untuk menjaga berat badan mommy agar enggak terlalu over.

Intinya untuk para pejuang bayi tabung, semangat! Jangan pantang menyerah, mommy sudah sukses melakukan program bayi tabung sebanyak 3x. Kamu juga pasti bisa. Kalau misalnya gagal sekali jangan khawatir mungkin belum saatnya, mungkin usaha kita kurang maksimal, coba lagi dan jangan pantang menyerah. Ingat selalu positive thinking, karena positive thinking adalah kunci keberhasilan dari sukses program bayi tabung.

See you di next #curcolyukmoms!