MPASI

Seperti Apa MPASI yang Baik dan Benar?

Mommy pernah ikut seminar tentang teman makan dan minum si Kecil. Jadi di seminar itu kita membahas tentang MPASI. Mommy jadi flashback lagi ke jaman baby Louisse scarlett MPASI. Saat seminar itu mommy merasa cukup pede dan merasa sudah expert karena mommy sudah melewati masa MPASI anak pertama mommy. Ternyata, setelah mommy diberikan pertanyaan dokter seputar MPASI, mommy cuma bertahan sampai 3 pertanyaan dan itupun mommy ada salah. Mommy sempat mikir, kok salah ya. Jadi selama ini berpikir benar kok bisa salah sih. Nah mommy yakin moms yang lain juga bingung sebenarnya MPASI yang benar dan baik itu seperti apa? Karena baik dan benar ini banyak banget loh optionnya.

Umur berapa MPASI sebaiknya diberikan?

Ingat jangan terlalu cepat memberikan MPASI sebelum 6 bulan dan juga jangan terlalu lambat setelah 6 bulan. Kenapa? Jadi moms kalau misalnya kita terlalu cepat memberikan MPASI kepada baby kita itu akan berisiko pada gangguan pernapasan, gangguan pencernaan, gangguan imunitas lalu obesitas. Memang sih moms enggak bisa dipungkiri kayak mamanya mommy selalu kasih tahu untuk memberikan air putih, pisang karena dulu kita juga diperlakukan seperti itu dan kita baik-baik saja sampai sekarang. Nah tapi jangan diikuti ya moms, itu kan jaman dulu. Kalau jaman sekarang kan memang sudah ada standar penelitian berbagai gangguan yang terjadi pada baby jika kita terlalu cepat atau terlalu lambat memberikan MPASI. That’s why dikeluarkan anjuran enggak boleh dilakukan terlalu cepat memberikan MPASI daripada nanti ada gangguan seperti ini. Secara logika memang sebelum 6 bulan, baby kita masih tahap perkembangan, semua organ tubuhnya belum berkembang dengan sempurna otomatis pasti akan terjadi yang namanya gangguan seperti itu moms.

Terlalu cepat enggak boleh, terlalu lambat masa juga enggak boleh kan baby kita sudah kuat? Nah kalau misalnya terlalu lambat juga akan terjadi berbagai risiko seperti kekurangan nutrisi, gangguan imunitas dan diabetes mellitus. Nah semua gangguan kalau bisa kita hindari, kita ikuti standar yaitu pemberian MPASI umur baby 6 bulan jangan terlalu lambat dan terlalu cepat.

MPASI yang baik dan benar seperti apa moms?

Sesuai dengan seminar yang mommy ikuti, pemberian MPASI yang baik dan benar mengikuti standar WHO, yaitu

1. Tepat waktu

Seperti yang mommy sudah katakan tadi bahwa pemberian MPASI yang tepat pada usia 6 bulan jangan terlalu cepat dan jangan terlalu lambat.

2. Adekuat

Pemberian MPASI pada baby kita harus mengandung yang namanya nutrisi, protein dan mikronutrien anak. Nah pasti banyak banget moms yang bilang bahwa MPASI awal-awal ke baby kasih buah-buahan aja deh seperti alpukat karena mengandung lemak bagus. Apakah itu benar? Salah. Ternyata pemberian buah-buahan kepada baby kita di awal itu salah. Pemberian MPASI kepada baby kita harus mengandung yang tadi mommy sebutkan. Kalau baby kita cuma diberikan buah-buahan otomatis nutrisi dan protein yang dia butuhkan itu enggak ada. Loh kenapa? Karena selama ini dari baby kita berumur 0-6 bulan dia konsumsi ASI kita, ASI sudah mengandung semua yang tadi sudah mommy sebutkan, kalau sampai pemberian MPASI pada baby kita cuma buah di 6 bulan pertama dia otomatis kekurangan protein dan nutrisi. That’s why kenapa para ahli mengatakan jangan sampai salah pemberian MPASI awal untuk baby kita.

Untuk pemberian MPASI pada baby, kita boleh kok memberikan makanan yang mengandung karbohidrat seperti nasi, makanan mengandung lemak seperti mentega, makanan mengandung protein seperti daging, sayur. Pokoknya semuanya boleh lengkap jadi satu tapi ingat, pemberiannya harus dengan struktur yang berbeda. 6-8 bulan biasanya MPASInya benar-benar hampir seperti air ya moms, sari-sarinya aja. Setelah 9 bulan ke atas nanti strukturnya diubah sampai yang cukup padat.

Lalu kemarin juga ada pertanyaan seperti ini, moms anak saya MPASI cuma 2 sendok kenyang enggak ya? Nah kalau misalnya anak kita 6-8 bulan pertama mengonsumsi 2-3 sendok makan aja atau setara dengan 15 mg itu sudah cukup, yang penting nanti 1 atau 2 jam lagi ada pengulangan pemberian lagi, pokoknya sehari ada 3-4x itu sudah cukup memberikan energi yang dibutuhkan oleh baby.

3. Aman dan higienis

Kalau soal aman dan higienis ini mommy yakin moms jaman now pasti bersih banget bahkan mommy yang aslinya jorok demi baby semua jadi bersih banget, cuci tangan, penggunaan barangnya semua mesti steril, pokoknya jangan sampai ada kuman penyakit. Itu juga sama pada saat pemberian MPASI contohnya kita pakai nampan kita potong-potong daging untuk MPASI anak kita, pas sudah selesai jangan nampan yang tadi kita pakai untuk potong daging mentah kita pakai lagi untuk potong daging yang sudah matang. Dan ingat cuci sayuran, buah-buahan apapun yang akan dikonsumsi oleh baby kita agar semuanya aman dan higienis.

4. Pemberian yang benar atau responsif

Moms sering enggak memberikan gadget pada baby kalau lagi makan? Kalau mommy enggak, soalnya mommy dan daddy dari awal sudah komitmen no gadget sampai dia umur 2 tahun, itupun kalau sudah umur 2 tahun paling cuma main sebentar tapi enggak boleh sambil makan. Kenapa pemberian gadget kepada anak kita yang sedang makan sangat tidak direkomendasikan? Karena kita harus mengajarkan anak kita sejak dini makan ya fokus makan jangan pada saat makan pikiran dia, perhatian dia harus teralihkan pada gadget sehingga nanti kalau makin ke depannya dia gampang emosional, apa-apa harus gadget, apa-apa bisa mengancam.

Jadi moms gimana sih pemberian MPASI yang benar untuk anak kita dari mulai MPASI? Pemberian yang benar adalah kita menciptakan suasana makan selalu happy kalau bisa pada saat makan baby kita diajak main, atau diajak nyanyi, kita selalu puji anak, kita bikin suasanya se-happy mungkin asal ada interaksi antara moms dengan si Kecil. Terus ingat jangan pernah maksa anak kita makan yang ada dia nangis. Kalau misalnya pemberian makan dengan terpaksa, nanti kita menciptakan pemikiran pada baby kita sejak dini setiap dia makan trauma, setiap makan pasti sedih banget jadi enggak mau makan.

Nah gimana moms? Makin terbuka kan soal MPASI. Ternyata yang selama ini kita pikirkan benar belum tentu benar kan moms? Mommy juga banyak banget salahnya. Semoga sharing hari ini bermanfaat untuk moms yang lain.