Fakta-Fakta · Kesehatan

5 Fakta yang Perlu Diketahui Sebelum Memutuskan Menyimpan Bank Darah Tali Pusat

Hai moms, pasti banyak dari kita yang memiliki tabungan di bank atau memiliki tabungan dari asuransi jiwa yang kita miliki, namun apakah kalian tahu mengenai penyimpanan darah tali pusat? Pasti masih banyak yang bingung mengenai bank darah tali pusat, jadi #CurcolYukMom kali ini mommy akan bahas 5 hal atau fakta mengenai bank darah tali pusat, yaitu :

  1. Pengertian darah tali pusat

Darah tali pusat ini biasa disebut juga dengan “darah plasenta” adalah darah yang berada di dalam tali pusat. Setelah proses persalinan, tali pusat dipotong dan biasanya dibuang sebagai limbah medis. Namun kini darah tersebut dapat disimpan hingga puluhan tahun.

  1. Pengambilan darah tali pusat, tidak sakit

Proses pengambilan darah ini sama sekali tidak sakit. Prosesnya sebelum persalinan biasanya kita janjian dulu dengan pihak bank tali pusatnya, mommy sendiri menggunakan jasa Cordlife Indonesia yang walaupun mendadak berubah tanggal lahirnya tidak perlu orang dari Cordlifenya datang karena rumah sakit tempat mommy bersalin sudah bekerja sama dengan Cordlife Indonesia.

Jadi mommy tinggal memberikan info kepada dokter bahwa mommy mau menyimpan darah tali pusat anak mommy. Dalam hitungan menit setelah lahiran dokter langsung melakukan proses penyambilan darah tali pusat yang disimpan dalam kantong steril. Biasanya darah yang diambil sebanyak 200 sampai 500cc, tapi itu tergantung lagi dari bank darah yang kita ambil.

  1. Terdapat sel punca di tali pusat

Sel punca atau sel batang adalah sel yang berfungsi sebagai sel-sel pengganti sel-sel tubuh mahkluk hidup lain yang rusak atau mati demi melanjutkan kehidupan mahkluk hidup tersebut. Sel Punca juga berperan penting dalam  perkembangan dan pertumbuhan organisme.

  1. Darah tali pusat dapat mengobati penyakit kronis

Berdasarkan hasil penelitian bahwa darah tali pusat mampu mengobati lebih dari 8 jenis penyakit termasuk leukimia, limfoma dan neuroblastoma. Tak hanya itu, berdasarkan hasil uji klinis darah tali pusat juga dapat mengobati pasien yang mengalami diabetes, autisme dan cerebral palsy.

  1. Dapat disimpan puluhan tahun

Darah tali pusat memiliki keterbatasan waktu, sehingga tidak bisa disimpan dalam jangka waktu yang lama. Tapi tenang jangka waktunya bisa sampai 23 tahun, saya sendiri mengambil paket penyimpanan selama 20 tahun karena paket yang ditawarkan lebih murah.

Setelah memahami pengertian dan fakta dari penyimpanan darah tali pusat, moms bisa menentukan pilihan sendiri. Jika tertarik untuk menyimpan darah tali pusat, sebaiknya konsultasikan ke dokter dan pihak rumah sakit terlebih dulu agar semua prosedur yang dilakukan bisa berjalan dengan lancar. See you di next #CurcolYukMom