Fakta-Fakta · Kesehatan

Pembalut Bisa Sebabkan Mandul?

Pembalut bisa menyebabkan mandul? Jangan-jangan selama ini saya salah pilih pembalut untuk dipakai setiap bulan. That’s why saya susah untuk memiliki anak dan mengikuti program bayi tabung.

Nah, tenang dulu ya moms, jangan panik! Kali ini mommy akan mengupas mitos atau fakta dibalik pernyataan bahwa pembalut bisa menyebabkan kemandulan pada seorang wanita. Di video kali ini kita akan melakukan beberapa eksperimen yang membuktikan kebenaran atau tidak dari pernyataan tersebut.

1. Mitos atau Fakta Pembalut Mengandung Pemutih?

Ini merupakan pernyataan dari Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) pada tanggal 7 Juli tahun 2015 bahwa pembalut ternyata mengandung pemutih yang sangat berbahaya jika dipakai oleh wanita. Dan sekarang, mommy akan melakukan eksperimen. Sudah ada 2 pembalut ya, moms. Pembalut A adalah pembalut favorit mommy yang mommy sudah gunakan sejak SMA. Pembalut B adalah pembalut yang baru saja mommy temui dan merupakan pembalut herbal. Langsung saja, kita akan membuka isi dari masing-masing pembalut ini ya moms.

Pertama, ketika sudah membuka isi pembalut A dan tentunya terdapat kapas, langsung saja kita masukin kapas tersebut ke dalam gelas yang berisi air ya moms. Kemudian, sama halnya dengan apa yang kita lakukan pada pembalut A, kita lakukan juga pada pembalut B, kita bongkar pembalut herbal tersebut, dan ternyata bukan berisi kapas ya, moms. Melainkan ada kertas yang bisa disobek dan sejenis obat. Langsung saja, kita masukkan kertas tersebut ke dalam air di gelas yang berbeda.

Setelah kedua isi pembalut terendam di dalam gelas yang berbeda, kita aduk rata ya moms keduanya. Lalu lihat apa yang terjadi? Pada pembalut A, terlihat bahwa air nya menjadi putih, dan pada pembalut B, terlihat bahwa tekstur kertas tadi berubah menjadi gel ya moms.

Jadi, melalui eksperimen ini, dapat menjawab pertanyaan di atas ya, moms. Merupakan Fakta bahwa ada beberapa pembalut yang biasa digunakan wanita setiap bulan mengandung pemutih.

2. Mitos atau Fakta Pembalut Merupakan Tempat Kuman Berkembang Biak?

Di eksperimen yang kedua ini, langsung saja kita gunakan kembali pembalut A dan pembalut B. Kali ini kita akan melihat bagaimana daya serap dari kedua pembalut ini ya moms. Mommy sudah sediakan suntikan yang cukup besar. Kita bisa ambil air berukuran 50-50 saja, diumpamakan sebagai darah kita, lalu dibasahkan ke masing-masing pembalut tersebut ya moms.

Setelah 50-50, kita bisa tambahkan sehingga menjadi 100 ya moms airnya. Kemudian semprotkan isi air tersebut ke dalam masing-masing pembalut kembali.

Sebagai perumpamaan ketika aktivitas kita full seharian dan pembalut kita sudah full dipakai sepanjang hari.

Kita bisa lihat apa yang terjadi? Pada pembalut A, daya serapnya kurang bagus. Terjadi kebocoran, seperti yang biasa kita alami sebagai wanita. Karena kapas juga memiliki daya kapasitas untuk menyerap air atau darah. Sedangkan pada pembalut B, justru malah terjadi sebaliknya moms, kering dan tidak bocor sama sekali. Membuktikan bahwa pembalut B yang merupakan pembalut herbal, memiliki daya serap yang bagus dibandingkan pembalut A.

Dan melalui eksperimen yang kedua ini, menjawab kembali pertanyaan bahwa pembalut merupakan tempat kuman berkembang biak adalah Fakta.

Itulah mengapa, sering kali dikatakan bahwa pembalut harus sering diganti ketika sudah lembab atau sudah full ya, moms.

Karena, ketika kita tidak mengganti pembalut secara rutin, darah yang menempel langsung dengan alat vital seorang wanita akan berkembang biak menjadi kuman penyakit lho moms!

Tidak hanya berkembang biak menjadi kuman penyakit, kuman penyakit itu justru akan merambah naik ke leher rahim bahkan indung telur, yang menyebabkan kemandulan, kanker leher rahim dan kanker rahim. Bahaya sekali ya moms! Banyak orang berpikir ini adalah hal sepele karena malas mengganti pembalut secara rutin, namun dapat berdampak negatif jika dilakukan secara terus-menerus.

Apakah pembalut yang mengandung pemutih aman moms jika digunakan? Aman kok moms. Pakai pembalut jenis apapun dan merek apapun sangat aman, jika mommy-mommy juga rajin untuk mengganti pembalut tersebut. Jangan sampai menyebabkan bakteri atau kuman penyakit justru malah bersarang melalui pembalut yang kita gunakan dan berujung merusak masa depan kita moms.

Sangat disarankan agar mommy memilih pembalut dengan daya serap yang tinggi agar tidak terlalu lembab ya moms. Video selengkapnya, bisa moms check di link berikut! Semoga bermanfaat moms!