Fakta-Fakta

Aplikasi yang Diblokir di Negara China

Untuk moms yang belum pernah ke China, pasti akan kaget kalau Whatsapp, Google, Email, Facebook dan masih banyak lagi aplikasi yang tidak bisa digunakan di China. Ternyata moms, aplikasi-aplikasi dari luar negara China itu diblokir aksesnya moms. Rasa kaget itu mommy pernah rasakan juga moms ketika baru pertama kali ke China, tepatnya di Shanghai. Maka dari pengalaman itu mommy mau sharing tentang hal tersebut.

Lalu sebenarnya apa saja sih aplikasi yang diblokir di China selain Whatsapp?

  1. Google
    Jadi kalau kalian ingin searching sesuatu di Google, dijamin tidak akan bisa moms karena Google sudah diblokir di China. Bahkan email bawaannya pun GMAIL juga tidak bisa diakses.
  2. Instagram
    Bagi Instagram lovers, siap-siap kecewa ya moms karena Instagram juga tidak bisa diakses di China.
  3. Facebook
    Walaupun sebenarnya Facebook ini aplikasi lama ya moms, yang mungkin sudah banyak ditinggalkan, tapi bagi mommy Facebook ini salah satu aplikasi yang berguna buat mommy.
  4. Twitter
    Buat kalian yang suka berkicau di Twitter juga harus merelakan aplikasi ini. Karena Twitter juga menjadi salah satu aplikasi yang diblokir China.
  5. Snapchat
  6. E-book dan Video
    Ada beberapa e-book dan video yang dilarang beredar di negara tirai bambu ini moms. Bahkan di China sendiri saja, di bioskopnya, untuk film-film luar ditargetkan dalam 1 tahun hanya 32 film yang tayang, sisanya ya enggak boleh masuk.

Kenapa sih China memblokir aplikasi-aplikasi tersebut?

Jadi setelah mommy tanya-tanya dengan orang-orang China, orang Indonesia yang bekerja di China ternyata China ini ingin membuat produk aplikasi lokal mereka berkembang. Seperti yang kita ketahui, China itu penduduknya sangat amat banyak. Saking banyaknya penduduk China, kalau pemerintahnya membiarkan penduduknya mengakses aplikasi negara lain itu artinya pemerintah China mendukung aplikasi negara lain dan menjatuhkan aplikasi lokal.

Jadi menurut mommy China ini pintar banget, karena mereka mau memajukan produk lokalnya sendiri. Kalau misalnya produk lokalnya dipakai oleh penduduk mereka sendiri, itu sudah cepat banget naiknya, jadi untuk apa membiarkan aplikasi negara lain masuk negara China lagi. Sama seperti pemerintah Indonesia saja ya moms yang mau mendukung produk lokal di Indonesia, jangan sampai penduduknya menggunakan produk impor dan malah produk lokalnya tidak laku dan tidak ada harganya lagi. Terbukti kan dengan kebijakan ini dari aplikasi-aplikasi di China yang bagus banyak moms seperti WeChat dan TikTok.

Lalu bagaimana dong untuk kita yang tidak terbiasa dengan aplikasi China tapi kita akan tinggal di sana?

Walaupun pemerintah China sudah melarang penggunaan VPN, tetap saja moms masih ada VPN – VPN lain yang tersedia. Salah satu yang mommy pakai adalah Turbo VPN. Jadi buat kalian yang ke China, enggak perlu sedih dan bingung enggak bisa mengakses aplikasi-aplikasi yang terblokir tadi. Karena kalian bisa langsung download aplikasi Turbo VPN ini untuk bisa tetap mengakses aplikasi yang tidak diijinkan di China. Untuk seminggu pertama penggunaan ini free, dan untuk selanjutnya melakukan pembayaran ya moms. Dan kita enggak perlu pakai kartu apapun, tinggal gunakan WiFi dan nyalakan Turbo VPN maka Instagram, Facebook Google dan lain lain bisa diakses kembali.

Kalau untuk jalan-jalan keluar kan susah, enggak ada WiFi. So, mommy membeli simcard khusus di negara China untuk bisa mengakses semua aplikasi yang kita butuhkan. 1 simcard seharga Rp. 300.000/8 hari 2 GB pada saat itu.

Nah itu dia sharing kali ini, jadi kalian enggak perlu lagi khawatir tidak bisa mengakses aplikasi kesayangan kalian ya moms di China karena mommy sudah berikan tips and tricknya. Semoga bermanfaat.