Uncategorized

Tips Cepat Buat Paspor Anak

Siapa yang sedang merencanakan traveling ke luar negeri? Kalau moms ingin traveling ke luar negeri, salah satu yang wajib dimiliki dan dibawa adalah paspor. Saat membuatkan baby Louisse paspor, mommy dan daddy langsung pergi saja ke kantor imigrasi tanpa persiapan apapun, yang ada bukannya dibantu membuat paspor kami malah disuruh pulang lagi. Jadi belajar dari pengalaman tersebut mommy mau sharing apa-apa saja yang diperlukan saat ingin membuatkan paspor baby Loewy. Nah, lalu apa saja yang perlu dipersiapkan untuk membuat paspor bayi?

  1. Membuat Akta Kelahiran
    Jadi prosesnya pas baby Loewy 7 Februari 2019 baru lahir, otomatis di pertengahan Mei sudah dapat surat pengantar dari rumah sakit. Surat pengantar itu kita bawa ke kelurahan dan kita urus akta kelahiran baby Loewy. Setelah selesai mengurus akta kelahiran lanjut step berikutnya.
  2. Mendaftarkan Baby di Kartu Keluarga
    Kartu keluarga mommy diganti lagi karena anggota keluarga mommy sudah bertambah lagi, kami urus ke kelurahan. Setelah akta kelahiran dan kartu keluarga selesai dibuat, kita persiapkan yang asli dan fotocopy di A4 nya untuk dibawa ke kantor imigrasi pembuatan paspor.
  3. Mendaftarkan Diri di Aplikasi Layanan Paspor Online
    Biasanya aplikasi tersebut akan dibuka setiap hari Minggu ya moms. Kemudian mommy buat account dan daftar. Nah di sana kita sudah bisa langsung pilih mau hari apa kita datang ke kantor imigrasi. Dan biasanya kalau untuk baby itu lebih diprioritaskan.
  4. KTP
    Setelah mommy sudah dapat kode bookingnya, jam berapa, hari apa dan tanggal berapa mommy akan ke kantor imigrasi yang mommy siapkan selanjutnya adalah KTP. KTP yang diperlukan adalah KTP mommy dan daddy. KTP nya yang asli harus dibawa dan juga fotocopynya dalam kertas A4 ya moms.
  5. Membawa Akta Nikah
    Kita juga jangan lupa untuk membawa akta nikah ya moms yang asli dan juga yang sudah difotocopy di kertas A4.
  6. Membawa Paspor Asli Moms dan Dads
    Kalau misalkan ada paspor lama boleh dilampirkan atau difotocopy saja.

Nah setelah dokumen tersebut di atas sudah lengkap saatnya mommy dan daddy pergi ke kantor imigrasi yang ada di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Setelah sampai kantor imigrasi, mommy menunjukkan kode booking yang telah mommy dapatkan saat mendaftar online ke petugas. Lalu setelah menunjukkan kode booking tersebut mommy dapat nomor antrian. Karena mommy bawa baby jadi mommy mendapat 2 nomor antrian yaitu nomor antrian yang reguler dan prioritas. Jadi kita hanya perlu melihat nomor mana yang lebih dahulu dipanggil oleh petugas imigrasi ya moms.

Selain nomor antrian, nanti kita juga akan diberikan sebuah formulir pendaftaran lalu kita isi saja. Setelah selesai mengisi, kita tinggal tunggu nomor antrian kita dipanggil. Setelah nomor antrian kita dipanggil, kita langsung serahkan saja formulir pendaftaran tadi dan juga dokumen-dokumen yang diperlukan. Setelah kita menyerahkan formulir pendaftaran dan dokumen tadi juga sudah dicek oleh petugas, maka nanti kita akan mendapat nomor antrian untuk wawancara.

Ketika masuk ke ruang wawancara kita serahkan lagi dokumen-dokumen yang tadi sudah diperiksa oleh petugas ketika kita menyerahkan formulir baru untuk diinput ke dalam komputer lalu dipanggil untuk foto babynya. Habis itu kita akan diberikan struk pembayaran untuk pembuatan paspornya. Di kantor imigrasi tidak terdapat kasir moms, jadi semua pembayarannya menggunakan sistem transfer. Di struk pembayaran tersebut ada langkah-langkahnya jadi enggak perlu bingung bagaimana cara membayarnya. Nah setelah itu, kurang lebih 7 hari kerja dari hari pembuatan paspor, kita harus kembali lagi ke kantor imigrasi untuk mengambil paspornya moms.

Mudah banget kan moms cara membuat paspor apalagi untuk baby kita karena kita akan diprioritaskan jadi enggak perlu deh yang namanya menggunakan calo ya moms. Selain mudah, pembuatan paspor ini juga murah loh moms. Semoga bermanfaat!