Kesehatan

Mengenal Pap Smear untuk Mencegah Kanker Serviks

Setelah 4,5 bulan pasca melahirkan baby Loewy akhirnya mommy memeriksakan diri ke dokter kandungan. Jadi biasanya kalau kita habis melahirkan, 3 bulan setelah melahirkan dokter akan meminta kita untuk datang lagi ke rumah sakit untuk memeriksakan diri kita. Jadi mommy sempat delay 1,5 bulan karena mommy pergi liburan jadi lupa, jadi tepat 4,5 bulan setelah melahirkan langsung pergi ke dokter kandungan di RSIA Grand Family PIK.

Nah pas mommy datang, mommy cuma ditanya sama susternya mau periksa apa? Dan mommy bilang ini periksa pasca melahirkan 3,5 bulan disuruh balik sama dokter cuma karena mommy delay jadi 4,5 bulan, bahaya enggak? Kata susternya enggak kok, pap smear ya? Mommy bingung apa itu pap smear. Dan ditanya lagi sudah pernah pap smear atau belum dan ini anak yang ke berapa? Mommy bilang ini anak yang kedua. Pap smear itu biasanya 3 bulan setelah melahirkan biasanya akan ada pemeriksaan di bagian vaginanya. Dan mommy baru ingat pas anak pertama, Louisse, mommy juga sudah pernah. Ternyata itu namanya pap smear.

Jadi mommy kan selama ini cuek aja, dan enggak tahu istilah-istilah dokter tapi sekarang mommy lebih agak teliti apalagi soal pemeriksaan. Dengar kata pap smear mommy langsung penasaran. Sebenarnya pap smear itu apa? Pap smear ini sudah mommy lakukan di anak mommy pertama setelah mommy lahiran 3 bulan setelahnya, dan baby Loewy 4,5 bulan setelah melahirkan baru mommy melakukan pap smear.

Pap smear itu adalah salah satu pemeriksaan di bagian vagina untuk kaum wanita guna mengecek apakah ada sel-sel abnormal di sekitar vagina kita. Biasanya ada sel-sel abnormal itu kayak ada kanker serviks atau HIV. Jadi itu dicek ada enggak sih sel-sel abnormal di vagina kita. Kalau sampai ada kita kan jadi tahu sejak dini dan kita akan diberikan pengobatan sebagaimana mestinya.

Haruskah wanita melakukan tes pap smear dan dari usia berapa tahun?

Pada saat mommy memeriksakan diri mommy dengan dokter, mommy sempat tanya sebenarnya pap smear ini kalau misalnya wanita belum hamil, boleh enggak sih melakukannya untuk mengecek apakah kita ada sel-sel pendukung kanker serviks. Kata dokter iya, apalagi untuk wanita yang biasanya sudah berumur 20 tahun ke atas dan sudah aktif melakukan hubungan seksual.

Kalau di Indonesia kan memang enggak boleh yang namanya kumpul kebo ya, tapi yang namanya pergaulan bebas kan kita enggak tahu. Jadi untuk remaja-remaja apalagi yang sudah sering melakukan hubungan seksual sangat diharuskan untuk melakukan pap smear. Selain itu untuk wanita-wanita yang sudah berkeluarga apalagi yang sudah memiliki anak juga diharuskan untuk melakukan pap smear.

Jadi kisaran umurnya adalah umur 20an – 45 tahun, dimana itu adalah masa-masa kita masih haid, masih subur itu diharuskan kita melakukan pap smear. Pemeriksaan pap smear ini biasa dilakukan 3 tahun sekali. Untuk hasilnya biasanya 2 minggu setelah pemeriksaan baru ketahuan.

Bagaimana prosedur pap smear?

Prosedur pap smear bisa dibilang mudah ya, jadi kita datang saja. Buat wanita yang baru pertama kali mau pap smear bilang saja mau cek pap smear, kalau untuk wanita yang sudah melahirkan biasanya memang diminta oleh dokter untuk langsung datang ke rumah sakit untuk cek pap smear. Pada saat mommy datang dokter sudah tahu kalau mommy mau cek pap smear. Terus mommy cuma disuruh untuk masuk ke ruangan kemudian kita akan diminta untuk membuka celana luar dan dalam kita. Kita akan disuruh untuk duduk, jadi duduknya itu kayak ngengkang, kedua kaki diangkat terbuka lebar dengan keadaan enggak pakai celana dalam terus ditutup pakai kain. Nanti dokter masuk, dokter bakal membawa 1 alat untuk membuka bagian vagina kita agar lebar terus nanti akan ditusukkan 1 jarum kayak ada kapas nah itu gunanya untuk mengambil sel-sel di bagian vagina kita.

Rasanya bagaimana?

Rasanya enggak nyaman tentunya, apalagi buat kalian yang enggak pernah melakukan pemeriksaan seperti ini mungkin akan enggak nyaman ya moms. Kalau mommy kan memang sebelum lahiran, memang pas hamil kan melakukan beberapa pemeriksaan kandungan itu biasa di awal-awal pertama itu cek begitu, kaki dibuka lebar dan vagina dimasukin alat gitu. Walaupun mommy sudah pernah dan mommy sudah pernah pap smear sebelumnya tetap itu merasa enggak nyaman apalagi buat kalian yang baru pertama kali. Malu juga pasti. Terus yang pas dimasukin alatnya kayak kapasnya itu ada kayak ada 1 tembakan gitu, jadi tembakan untuk ambil sel-sel bagian vagina itu, rasanya kayak digigit semut.

Akurat enggak hasilnya?

Jadi sama kayak pemeriksaan-pemeriksaan yang lain, pap smear itu keakuratannya enggak sampai 100%, paling 80% aja. Karena namanya pemeriksaan kadang kala itu ada 1 hambatan entah itu dari diri kita sendiri atau dari dokter itu salah ngambil sel atau pada saat kita haid diambil nih bagian sel-selnya. Jadi bagian pemeriksaannya itu enggak begitu akurat. Karena hal itu membuat sel-sel abnormal di bagian vagina itu jadi kabur.

Apa yang harus dilakukan atau disiapkan saat hendak pap smear?

Jadi yang pertama ingat, kita melakukan pap smear ini ketika kita sedang tidak menstruasi atau 2 hari sebelum haid atau 3 hari setelah haid. Kemudian 2 hari setelah pemeriksaan pap smear ini jangan berhubungan seksual. Tidak minum pil KB. Tidak melakukan pembersihan vagina dengan menggunakan pembersih-pembersih karena itu akan membuat sel-sel abnormal itu jadi enggak kelihatan, yang ada nanti pemeriksaan untuk pap smear itu jadi enggak akurat.

Penting enggak sih tes pap smear?

Kalau buat mommy itu penting ya apalagi buat kita yang selama ini enggak begitu aware untuk soal cek bagian serviks kita. Yang perlu kita ketahui kanker serviks itu adalah nomor 2 kanker pembunuh yang menyebabkan kematian di Indonesia paling tinggi untuk perempuan. Jadi untuk pemeriksaan dari dini apalagi untuk pap smear ini sangat dianjurkan. Apalagi untuk pemeriksaannya juga enggak ribet, kalau kita tahu ada sel-sel abnormal di dalam tubuh kita, kita bisa langsung mengobatinya dari dini agar enggak terlambat.

Berapa biaya melakukan tes pap smear?

Untuk biayanya mommy kemarin habis kurang lebih 1,5jutaan. Untuk dokternya sendiri kurang lebih 400rb dan untuk pap smear kurang lebih 1,1jt. Semoga bermanfaat.