Uncategorized

Ternyata Ini Cara Claim Asuransi Tabrakan Mobil di China yang Beda dengan Indonesia

Hai moms, hari ini mommy mau share tentang klaim asuransi mobil dan soal tabrak menabrak mobil di China. Oke mommy cerita dulu ya moms kronologinya. Jadi kebetulan banget pas mommy lagi mau ke station dari Fuqing ke Shenzhen, tiba-tiba mommy melihat mobil tabrakan beruntun. Pas lagi lampu merah, mobil yang paling depan itu stop mendadak, mobil kedua rem mendadak karena mobil pertama stop mendadak, mobil ketiga mendadak juga karena mobil kedua juga ngerem mendadak. Jadi 3 mobil saling bertabrakan.

Pas mommy melihat, mereka langsung keluar untuk melihat mobil mereka masing-masing tanpa ada marah-marah, mereka cuma bilang untuk telepon polisi dan asuransi aja. Terus mommy tanya sama supir taksi yang mommy naiki, si supir mengatakan kalau mobil di China itu akan dipasang kamera depan, masing-masing mobil harus punya. Gunanya apa? Untuk tahu kesalahan kalau sampai dia nabrak orang, mobil atau motor.

Nah jadi misalnya kalau ada kejadian mobil tabrakan beruntun begitu polisi dan asuransi akan datang secara bersamaan dan posisi mobil yang tabrakan secara beruntun itu dijalanan tersebut enggak boleh dipindahkan. Jadi tetap harus stay di sana sambil tunggu polisi dan asuransi datang. Yang ada apa? Jalanan jadi macet. Terus mommy perhatikan pengendara mobil ketiga bilang bahwa mobil dia enggak kenapa-kenapa dan dia ijin untuk pergi. Tapi dari pengendara mobil kedua tidak memperbolehkan karena kan mobil ketiga harus bertanggung jawab untuk bagian belakang mobil kedua yang dia tabrak.

Jadi intinya walaupun mobil ketiga enggak kenapa-kenapa mobil ketiga tetap harus stay karena untuk laporan polisi dan asuransi agar asuransinya bisa diklaim. Terus mommy bilang tabrakan cuma kayak gitu, paling cuma lecet doang enggak yang sampai parah, kenapa harus klaim itu kan makin ribet. Terus si supir taksi mengatakan, kalau enggak diklaim langsung sekarang, ke depannya mau ngeklaim langsung banyak enggak bisa, beda seperti di Indonesia yang mau klaim sekalian service mobil sekalian banyak tuh lecetan mana aja, yang dari kapanpun dibilangnya baru kemarin kejadian juga bisa, tapi kalau di China itu enggak bisa. Tabrakan pada saat itu, lecet pada saat itu, itulah yang harus diklaim.

Kalau misalnya berapa lama kemudian baru pergi ke asuransi dan klaim lecetnya yang sudah beberapa hari tabrakan itu enggak bisa sama sekali. Dan lecetan tabrakan itu enggak bisa diklaim secara bersamaan pada waktu yang berbeda. Terus mommy bilang padahal kan lecetnya enggak seberapa kenapa enggak langsung pergi aja. Supir taksi tersebut bilang bahwa orang China itu harga dirinya terlalu berlebihan. Jadi kalau misalnya mobil mereka lecet sedikit aja sudah mesti harus diberesin. Supir taksi yang mommy naiki sendiri juga bilang kalau dia sendiri yang mengalami tabrakan dan kedua belah pihak masih mau menerima maka dia akan pergi saja.

Pelajaran yang bisa mommy tangkap dari sini adalah untuk kamera depan yang dipasang di setiap mobil, agar bisa tahu siapa yang salah ketika memang melakukan kesalahan itu sangat bagus. Tapi kalau soal polisi dan asuransi untuk klaim mobil di China ketat banget, jadi kita enggak bisa bodoh-bodohin polisi, enggak bisa bodoh-bodohin asuransi.

Begitu saja sharing mommy tentang tabrakan dan klaim asuransi di jalanan China, semoga dapat menambah wawasan moms semua.