Uncategorized

Makna Natal bagi Umat Buddha

Hari Natal selalu menjadi momen yang special bagi seluruh umat Kristiani di seluruh dunia, namun pada kesempatan kali ini mommy ingin membagikan sedikit cerita dan sudut pandang yang berbeda. Kenapa berbeda? Karena ternyata perayaan Natal juga memiliki makna yang berbeda terhadap mommy dan keluarga yang beragama Buddha.

Anak mommy yang pertama Louisse atau yang biasa dipanggil cece sangat senang saat merayakan Natal, dia sangat senang karena ada banyak pohon natal dari yang besar sampai yang kecil, dan ada santa clause yang membagikan kado natal. Cece sangat senang bernyanyi lagu natal juga lho moms.

Bagi kita sekeluarga perayaan Natal memberikan perasaan yang tenang, damai, dan adem. Natal sendiri adalah perayaan atas lahirnya Tuhan Yesus Kristus ke dunia ini dan pastinya banyak dari teman-teman yang merayakannya dengan mendekorasi rumahnya, memakai kostum santa, berpakaian merah dan hijau, juga tidak lupa bertukar kado. Namun Natal bukan hanya sebuah perayaan tapi memiliki makna yang lain, yaitu :

1. Sukacita

Makna yang pertama adalah sukacita, jadi dikatakan bahwa Yesus Kristus datang ke dunia membawa damai dan sukacita serta mengajarkan kasih sayang kepada seluruh umat manusia. Kita yang masih manusia pasti masih sering sekali hidup dalam keduniawian, terdapat sifat serakah, sombong, egois. Yesus mengajarkan bahwa kita harus hidup saling mengasihi, berdamai, harmonis dan jangan bertengkar, jadi natal adalah dimana waktu untuk kita merefleksikan diri terhadap kasih karunia Tuhan kepada kita.

2. Peduli

Makna yang kedua adalah peduli dan berbagi kasih. Jadi waktu Natal kita diingatkan kembali bahwa rezeki yang kita dapat semua berasal daripada Tuhan dan waktunya kita untuk berbagi kepada orang-orang lain yang memiliki rezeki yang kurang, kita dapat berbagi kasih di panti jompo atau panti asuhan agar orang-orang di sekitar kita yang merasa kekurangan bisa merasakan sukacita dan rasa bahagia.

3. Tindakan Nyata

Makna yang ketiga, natal adalah sebuah tindakan nyata, jadi moms waktu natal bukan hanya waktu kita broadcast untuk mengucapkan merry christmas kepada banyak orang atau kita upload-upload foto kita di media sosial kita, tapi kita harus meneladani Yesus Kristus sendiri yang lahir ke dunia membawa kasih dan damai sejahtera, jadi saat natal adalah momen untuk kita banyak melakukan kebaikan kepada sesama, bahkan bukan hanya waktu Natal saja tapi setiap hari ya.

4. Bersyukur

Makna yang keempat adalah bersyukur, kita harus bersyukur bisa lahir di dunia dan masih hidup sampai sekarang ini semuanya adalah berkat dari Tuhan Yesus. Waktu Natal jangan cuma kita berdandan semewah mungkin dan menunjukkan kesombongan kita ke orang lain, tapi di hari Natal kita harus bersyukur kepada Tuhan karena memberikan kesehatan dan makan yang cukup.

5. Rendah Hati

Makna yang kelima dan yang terakhir adalah Natal tetaplah rendah hati, statement ini mengingatkan mommy kepada Sandra Dewi, siapa yang tidak mengenal Sandra Dewi yang hidupnya berkecukupan dan mampu membeli sesuatu yang mewah, tapi dalam hidupnya dia tetap mau membantu orang banyak dan yang paling penting adalah hidup takut akan Tuhan. Sandra Dewi sadar bahwa hidupnya ini adalah pemberian Tuhan dan semua harta yang dia miliki adalah pemberian dari Tuhan.

Itu adalah makna Natal bagi mommy dan keluarga sebagai umat Buddha. Apapun agama kalian yang penting membawa keharmonisan, perdamaian dunia, bikin kita tenang dan damai. Merry Christmas!