Ibu Menyusui

Solusi Bayi Gigit Saat Menyusui Tanpa Rasa Sakit Bengkak Bahkan Mastitis

Siapa yang anaknya sudah mulai tumbuh gigi tapi masih menyusui? Bukannya sakit ya ketika menyusui si Kecil yang sudah tumbuh gigi karena dia pasti akan menggigit puting kita? Ya. Benar banget moms, mommy itu sudah berkali-kali ya digigit sama baby Loewy pas menyusui, enggak cuma baby Loewy tapi pas menyusui baby Louisse juga sama digigit moms. Faktanya memang itu sakit banget moms ketika digigit apalagi kalau baby kita lagi gemas banget sama puting kita.

Tapi sebenarnya moms banyak banget teman-teman yang merasa kalau misalnya baby sudah tumbuh gigi itu sudah tandanya kita harus mengakhiri sesi menyusui baby alias stop ASI. Apakah itu benar? Tidak. Jadi moms sebenarnya ketika dia tumbuh gigi itu enggak mungkin dia bisa menyusu dan menggigit puting kita secara bersamaan. Karena pada saat dia menyusu apalagi cara menyusunya benar itu pas dia menyusu lidah dia berada di bawah menutupi bagian gusi dan gigi dia jadi aman sebenarnya.

Nah tapi kenapa baby kita itu suka menggigit puting kita? Jadi ada beberapa penyebab nih yang harus kita mengerti sebelum kita langsung menuduh baby kita kalau tumbuh gigi pasti gigit puting kita. Kita harus tahu dulu kenapa baby kita suka gigit puting kita. Ada alasannya loh moms ternyata, yaitu :

1. Baby Kita Terganggu Sama Lingkungan Sekitar

Contohnya mommy, mommy kalau menyusui baby Uwi bisa setengah jam bahkan lebih, bosan dong ya pastinya moms. Kadang mommy sambil main handphone, nonton korea apalagi ketika nonton drama korea suaranya kan kencang ya moms nah baby Uwi itu sering banget ngelirik ke kanan ke kiri kayak terganggu gitu sama suaranya. Nah gara-gara itu sering pas mommy perhatiin ketika mengganggu dia gitu ya, dia langsung gemas dan gigit puting mommy.

2. Baby Menyusu Sambil Tidur

Jadi sering banget kayak baby Uwi kalau menyusu terus ngantuk kan sampai ketiduran tapi sering banget baby kita sudah ketiduran tapi mulutnya masih nempel di puting kita. Dan pas lagi tidur secara enggak sengaja ya moms dia akan gigit puting kita.

3. Baby Sedang Mengalami Infeksi Telinga atau Demam

Biasa kalau baby kita lagi enggak enak badan suka sering banget gigit puting kita jadi hati-hati ya moms kalau si Kecil sedang demam atau sakit ketika mau brestfeeding.

4. Tumbuh Gigi

Ketika tumbuh gigi mungkin dia sakit, tidur enggak tenang, rewel terus. Itu kalau lagi keadaan seperti itu bisa gigit puting berkali-kali moms.

5. Mencari Perhatian

Nah yang tadi mommy bilang ketika mommy nonton drakor dan enggak lihatin dia, padahal dia ketika menyusu sambil lihatin muka mommy dan kita malah asik sendiri nonton drakor, jadi sering banget untuk menarik perhatian mommy dia sering gigit puting mommy.

Nah di atas adalah beberapa faktor utama kenapa baby kita menggigit puting kita. Kali ini mommy mau sharing 5 cara untuk ngajarin baby kita agar dia tidak menggigit puting kita lagi. Caranya itu gampang banget, yaitu :

1. Berikan Teether

Jadi ketika bayi kita tumbuh gigi kan pasti gusi dia gatal ya moms, sakit juga. Pas dia sudah gigit puting kita, kita kasih tahu pelan-pelan ke baby kita bahwa itu enggak boleh dan moms kasih teether. Jadi setiap dia mau gigit-gigit ya teether yang digigit jangan puting kita, kita ajarin pelan-pelan.

2. Berikan Pujian kepada Baby

Kita berikan pujian pada baby kita ketika dia melakukan pelekatan atau menyusu dengan benar.

3. Beri Sesuatu yang Dingin

Jadi pas lagi gusi gatal, apalagi dia sudah mulai MPASI karena biasanya tumbuh gigi itu start di usia 6 bulan, kasih aja sesuatu yang dingin misalnya buah yang dingin atau teether yang sudah dimasukkan ke kulkas sebelumnya.

4. Akhiri Sesi Menyusui

Artinya ketika baby kita lagi gigit puting kita, sakit dong kita jangan lanjut kasih susu ke baby kita tapi kita stop terus kita kasih tahu enggak mau kasih susu lagi karena mommy kesakitan putingnya digigit terus. Biasanya dia akan nangis tuh moms karena kan kita langsung stop menyusui biarkan dia nangis sejenak sambil kita kasih tahu pelan-pelan untuk tidak menggigit puting. Itu kita lakukan terus menerus agar baby kita sudah hafal ketika dia gigit putingnya maka kegiatan menyusunya akan dihentikan.

5. Jangan Teriak di Depan Baby

Susah ya moms memang, namanya kan refleks. Tapi kalau mommy sendiri memang mommy sudah pengalaman pas baby Louisse gigit puting mommy, terus mommy teriak dia malah makin senang dan ketawa. Jadi jangan teriak karena ketika kita teriak pas puting kita digigit itu menurut baby kita, kita sedang happy jadi akan dia lakukan berkali-kali. Jadi jangan teriak walaupun memang sakit ya moms.

Kalau misalnya dia sudah gigit puting kita dan dia enggak mau lepasin gimana?

Itu terjadi sama mommy. Pas baby Uwi lagi gigit dan sambil melotot lihatin muka mommy terus mommy sudah kesakitan tapi dia enggak mau lepas. Yang mommy lakukan adalah ibu jari dan telunjuk mommy, mommy gunakan untuk membuka mulut baby Uwi perlahan-lahan dan masukin jari mommy, sudah deh kebuka mulut baby Uwi jadi lepas.

Kalau misalnya mau cara lain, mommy sempat lihat di Google itu baby kita dekatkan ke badan kita, jadi dia itu akan merasa kesulitan napas. Nah kalau sudah begitu baby kita akan membuka mulutnya. Atau bisa dengan cara ketiga yaitu ditekan hidung dia beberapa detik, jadi dia itu kayak sesak napas habis itu dia pasti akan membuka mulutnya.

Kalau puting aku sudah digigit baby dan luka bagaimana dong moms?

Solusinya adalah kalau mommy pakai cream ini. Jadi ini cream sudah sering banget mommy review karena ini cream ajaib banget. Ini adalah It’s Your Body Lanoline Nipple Balm. Puting mommy pas baby Louisse sampai berdarah, begitupun saat baby Loewy. Terus mommy oleskan cream ini di puting mommy itu enggak sampai 2 jam sudah langsung hilang dan pas baby kita menyusu itu enggak sakit sama sekali.

Kalau misalnya mau pakai cara yang lebih simple biasanya orang jaman dulu itu akan mengeluarkan ASI dari payudara kita lalu kita oleskan saja ASI tersebut ke puting kita nanti lukanya juga akan hilang. Nah itu lebih alami ya moms.

Ingat ya moms baby kita gigit puting kita pasti ada sebabnya, kita hanya perlu mencari solusinya dan kita ajarkan pelan-pelan ke anak kita. Percayalah walaupun kita ngomong dan dia terlihat belum mengerti sebenarnya dia mengerti kok karena dia sudah mengerti bahasa kita semenjak dia sudah ada di dalam kandungan. Semoga bermanfaat.