Seputar Program Bayi Tabung

Beberin Biaya Bayi Tabung di Morula IVF Menteng

Nah untuk para pasangan yang sedang merencanakan program bayi tabung, kali ini mommy akan membeberkan berapa sih biaya yang kita perlukan untuk melakukan program bayi tabung? Jadi ini membutuhkan waktu yang sangat lama untuk mommy bisa sharing ini karena mommy mesti kumpulin lagi bon-bon mommy dulu yang bayi tabung pertama dan kedua. After sudah terkumpul, mommy ada waktu mommy coba gabungin satu per satu biayanya dan akhirnya mommy bisa sharing.

Seperti yang kalian tahu, mommy program bayi tabung di Morula IVF Menteng. Biaya yang akan mommy beberkan ini kalau kalian melakukan program bayi tabung di Indonesia dan untuk Morula IVF Menteng ini adalah salah satu tempat program bayi tabung yang memang untuk standarnya sudah lumayan mahal menurut mommy kalau di Indonesia, dan itu sudah yang terbaik di Indonesia. Nah biasanya para pasangan suami istri pasti akan datang dulu nih ke Morula IVF Menteng, setelah datang lalu cari dokter yang mau. Kalau mommy dengan dokter Nando, menurut mommy dokter Nando itu oke banget karena walaupun antriannya itu banyak kita saat konsultasi enggak dicepatin tetap kita konsultasi apa yang kita ingin tanya, tanyain akan dijelaskan sejelas-jelasnya sama dokter Nando walaupun memang harus spend untuk 1 pasien bisa setengah jam tapi itu puas banget, worth it banget untuk nunggu.

Setelah mommy sudah oke untuk program bayi tabung dengan dokter Nando, mommy dan daddy datang untuk konsultasi dengan dokter Nando. Biaya untuk konsultasi ini biasanya kurang lebih Rp. 500.000/konsultasi. Nah pada saat itu kebetulan mommy sudah menstruasi hari kedua, di hari kedua menstruasi itu mommy diminta untuk melakukan tes darah. Tes darah itu yang dimana kita bisa tahu apakah kita punya penyakit menular, apakah kita cocok untuk melakukan program bayi tabung sehingga nantinya memungkinkan presentasi mendapatkan bayi itu lebih besar. Kita cek darah, suami dan istri sama-sama cek darah dan itu menghabiskan uang sebanyak Rp. 7.000.000. Jadi untuk biaya pertama yang keluar sudah Rp. 7.500.000.

Setelah kita cek lab kita akan diperbolehkan pulang dan menunggu hasil. Pada saat itu program pertama dan kedua mommy oke, akhirnya mommy besoknya datang lagi ke rumah sakit, biaya konsultasi tambah lagi Rp. 500.000 habis itu kita akan membeli obat-obatan yang gunanya untuk membuat telur/ovum kita membesar. Untuk membuat telur itu besar ada yang namanya suntikan Pregoferis senilai Rp. 13.000.000 lalu suntikan Gonal Rp. 5.500.000. Biaya suntikan kedua ini biasanya dipakai selama 4 hari Rp. 18.500.000. Suntik ini bisa dilakukan sendiri atau dengan bantuan suster, kalau mommy suntik sendiri. Oh iya untuk suntiknya jika dengan bantuan suster butuh biaya tambahan yaitu Rp. 200.000.

Nah setelah 4 hari kita datang lagi ke rumah sakit, pada saat datang ke rumah sakit kita bayar lagi biaya untuk konsultasi Rp. 500.000 lalu kita beli suntik Gonal 75 nya seharga Rp. 5.500.000 dan kita tes lab untuk cek darah apakah stimulasi obat yang diberikan itu bekerja, over enggak atau yang lainnya itu senilai Rp. 1.200.000. Jadi after biaya ini, ini akan berlaku sampai sel telur kita sudah besar. Setelah sudah besar kita akan dapat suntikan pemecah telur itu biayanya Rp. 600.000. After kita sudah mendapatkan suntikan pemecah telur biasanya kita akan disuruh puasa karena besoknya akan ada OPU (Pengambilan telur dari rahim kita). Nah itu biayanya adalah Rp. 30.000.000

Setelah biaya OPU ini ada biaya FET (Frozen Embryo Transfer) yang dimana ini adalah tindakan memasukkan sel telur yang sudah berubah menjadi embrio entah itu gradenya excellent, good atau moderate, itu dimasukkan ke dalam rahim kita biayanya adalah Rp. 9.300.000.

Jadi selama kita menunggu embrio ini lengket di dalam rahim kita yang akhirnya nanti kita akan berhasil hamil atau enggaknya kita harus memanage tubuh kita dengan nutrisi-nutrisi seperti susu terutama dan biasanya susu yang direkomen di Morula IVF itu adalah susu Goodway. Waktu itu mommy langsung beli di rumah sakit karena enggak mau ribet lagi itu beli seharga Rp. 934.000/30 sachet jadi cuma bisa diminum dalam waktu 1 bulan dan mommy biasa beli 2x jadi untuk susunya seharga Rp. 1.868.000.

Setelah itu, nanti ada suntikan Lovenox ini merupakan suntikan mahal menurut mommy, kenapa? Karena dalam 1 hari dibutuhkan 1x suntikan Lovenox ini untuk menjaga agar darah kita enggak terlalu kental karena kalau misalnya darah kita terlalu kental dan pada saat itu embrio kita sudah berhasil menjadi seorang anak nanti bisa menyebabkan keguguran atau enggak berhasil. Jika darah kita terlalu kental, dia enggak bisa menyerap nutrisi dari dalam tubuh kita otomatis enggak ada makanan dan keguguran. Jadi Lovenox ini butuh banget dan Lovenox ini biasanya memang dokter selalu bilang lihat dulu beberapa bulan tapi selama kehamilan mommy pertama dan kedua Lovenox ini rutin mommy pakai selama 3 bulan. Jadi 3 x 30 x 210.000 = Rp. 18.900.000. Total sementara adalah Rp. 94. 368.000.

Jadi moms yang baru mommy rangkaikan ini baru biaya tindakan medis di luar obat biasanya setiap kita datang ke rumah sakit kita akan diresepkan obat entah antibiotik, pengencer darah pokoknya banyak banget itu obat-obatannya dan mommy selalu catat bon mommy setiap habis pulang dari rumah sakit itu sekali mommy beli obat bisa habis Rp. 5.500.000 dan itu mommy beli 3x selama program ini berlangsung jadi Rp. 16.500.000. Mommy akan ringkaskan biayanya di bawah ya :

Konsultasi 3x : Rp. 1.500.000 (@Rp. 500.000)
Cek Darah (suami dan istri) : Rp. 7.000.000
Suntik Pregoferis (pembesar telur, untuk 4 hari) : Rp. 13.000.000
Suntik Gonal (untuk 4 hari) : Rp. 5.500.000
Beli Obat Suntik Gonal 75 : Rp. 5.500.000
Tes Lab (untuk lihat stimulasi obat yang disuntik) : Rp. 1.200.000
Suntik Pemecah Telur : Rp. 600.000
OPU (pengambilan telur) : Rp. 30.000.000
FET (memasukkan sel telur) : Rp. 9.300.000
Susu Goodway (untuk 2 bulan) : Rp. 1.868.000 (per box @Rp. 934.000
Suntik Lovenox (untuk 3 bulan) : Rp. 18.900.000 (1x suntik Rp. 210.000)
Obat-obatan (beli sebanyak 3x) : Rp. 16.500.000 (@Rp. 5.500.000)

Jadi totalnya adalah Rp. 110.868.000 ini adalah biaya sampai ketika embrio sudah dimasukkan ke dalam rahim kita, belum nanti kita minum dan makan yang sehat, organik terus belum nanti kalau kita sudah hamil dari bulan pertama sampai lahiran, biaya rumah sakit lagi dan lain-lain itu di luar itu ya moms.

Jadi untuk biaya program bayi tabung di Indonesia Morula IVF Menteng itu cukup kalian spend uang Rp. 110.868.000. Nah kalau buat mommy sendiri mommy menghabiskan untuk bayi tabung yang pertama kurang lebih Rp. 111.000.000 sedangkan untuk bayi tabung kedua mommy menghabiskan hampir Rp. 400.000.000. Kenapa? Jadi mommy sempat mengalami yang namanya OHSS. Jadi pas mommy OHSS mommy bolak balik masuk rumah sakit itu 3x dan pas banget saat lebaran jadi biaya rumah sakit itu lebih mahal 2x lipat.

Sekali mommy pulang dari rumah sakit, mommy bisa habis Rp. 70.000.000, jadi dikali aja dan ditambah total biaya bayi tabung tadi jadi Rp. 321.000.000 belum obatnya ya moms itu banyak banget yang untuk membuat OHSS mommy berkurang pokoknya kurang lebih Rp. 400.000.000.

That’s all biaya bayi tabung di Indonesia, kalau buat mommy biaya program bayi tabung kurang lebih Rp. 111.000.000 tanpa komplikasi OHSS seperti mommy itu termasuk sudah sangat murah karena misalnya kalian melakukan program bayi tabung di Malaysia itu bisa habis kurang lebih Rp. 300.000.000 – Rp. 400.000.000 tanpa komplikasi, kalau di Singapura bisa habis Rp. 1.000.000.000. Semoga bermanfaat.