Covid 19 · Review Produk

Cara Membersihkan Rumah dari Virus. Jangan Pakai Alkohol!

Di saat pandemi Covid-19 penggunaan disinfektan atau pembersih perabotan rumah tangga yang berbahan dasar alkohol menjadi salah satu pilihan untuk membersihkan rumah atau perabotan rumah agar rumah kita terbebas dari virus, kuman dan bakteri berbahaya salah satunya adalah virus Covid-19. Berdasarkan faktanya, Covid-19 memang dapat menempel di semua benda dalam kurun waktu tertentu sehingga untuk membersihkan rumah dan perabotan rumah tangga menjadi hal yang lumrah atau wajib. Tapi sayangnya, disinfektan atau pembersih rumah tangga yang berbahan dasar alkohol ternyata memiliki berbagai macam resiko. Seperti masalah kesehatan dan kebakaran.

Kita enggak mau kan sampai ada resiko masalah kesehatan dan kebakaran menimpa di keluarga kita. Nah berikut adalah hal yang harus kita hindari ketika menggunakan disinfektan yang berbahan dasar alkohol :

1. Jangan Campur Alkohol dengan Pemutih

Di saat pandemi ini mungkin di antara kita semua juga sempat tahu, ada sebuah merek pemutih yang sempat laris manis dan dicari-cari sebagai disinfektan yang dapat membunuh penyebaran virus, kuman dan bakteri salah satunya adalah Covid-19. Jadi salah satu merek pemutih ini memiliki kandungan sodium hypochlorite dengan konsentrasi 2.5%. Jadi dengan kandungan ini terbukti mampu untuk membunuh virus salah satunya Covid-19 di permukaan benda, sama halnya dengan alkohol.

Jadi banyak orang berpikir seperti salah satunya mommy, alkohol itu bagus, pemutih juga bagus untuk membunuh virus, kalau gitu alkohol dan pemutih dicampur aja jadi 1 biar efeknya makin bagus, biar rumah makin kinclong dan bersih dari Covid-19. Tapi moms, jangan pernah mencampur alkohol dengan pemutih, ini adalah kesalahan besar banget.

Ketika kita mencampur alkohol dengan pemutih itu akan menghasilkan kloroform. Kloroform ini bisa menghasilkan senyawa beracun yang mengeluarkan asap berbahaya dan korosi. Menurut pusat pencegahan dan pengendalian penyakit Amerika Serikat (CDC), dengan kita menghirup kloroform akan menyebabkan kerusakan sistem pusat hati dan ginjal, menyebabkan iritasi pada mata, kulit, paru-paru, hidung, menyebabkan mual dan juga pusing. Jadi jangan pernah mencampur alkohol dengan pemutih.

Kalau memang tetap menjadi pilihan kita bisa menggunakan 1 per 1. Misalnya hari ini kita mau menggunakan pembersih yang berbahan dasar alkohol, jadi alkohol aja. Kalau kita hari ini mau menggunakan disinfektan berbahan dasar pemutih dengan air, boleh pakai aja. Tapi jangan dicampur ya moms, bahaya.

2. Jangan Digunakan atau Disimpan Dekat Api

Jadi kandungan etil alkohol dalam sebuah pembersih tangan aja cukup tinggi, sekitar 60%. Yang mana kandungan ini adalah bahan kimia yang sangat mudah terbakar. Maka jauhkan dari jangkauan anak-anak, jangan disimpan di dekat api, jangan di dekat kompor, jangan gunakan ketika ada orang yang sedang merokok karena itu berbahaya banget moms.

3. Jangan Digunakan saat Jendela Tertutup

Jadi moms kandungan isopropil pada alkohol sifatnya mudah menguap sehingga dia akan menghasilkan asap yang cukup berbahaya. Jadi ingat ketika kita membersihkan rumah kita dengan alkohol entah itu dengan spray atau dilap, jangan lupa untuk membuka jendela kita. Jangan digunakan pada saat jendela tertutup atau tidak ada ventilasi karena itu dapat menimbulkan masalah kesehatan.

4. Jangan Gunakan Alkohol Ke Beberapa Permukaan Benda Berikut

Jadi meskipun alkohol merupakan bahan disinfektan super yang dapat membersihkan meja, laptop, handphone dan lain-lain tapi ternyata ada permukaan benda yang harus kita hindari, yaitu perabotan rumah tangga kayu yang sudah dicat halus bahkan yang sudah dipernis dengan rayon, wol dan sutra salah satunya adalah interior mobil.

Jadi di saat pandemi Covid-19 bepergian dengan mobil itu adalah hal yang pasti ya moms, dan untuk membersihkan mobil itu adalah hal yang wajib juga untuk kita semua agar terbebas dari kuman, virus, bakteri berbahaya salah satunya adalah Covid-19. Tapi jangan pernah menyemprot atau membersihkan interior mobil dengan alkohol terutama pada bagian material kulit asli, kulit sintetis bahkan yang berbahan plastik vinyl sampai aksen kayu, apalagi trim yang sudah dicat. Jadi semuanya itu punya sifat yang berbeda dengan perabotan rumah tangga.

Jadi ketika kita membersihkan dengan alkohol entah itu kulit asli, sintetis, plastik vinyl sampai aksen kayu itu dapat membuat warna interior mobil itu jadi cepat pudar. Kalau sampai kena trim yang sudah dicat dapat membuat keretakan. Lalu bagaimana cara membersihkannya agar benar-benar bersih? Cukup pakai air dan sabun aja itu sudah bersih kok.

5. Jangan Gunakan Alkohol untuk Membersihkan Luka

Jadi mungkin kita sering melihat dokter itu selalu mensterilkan alat medisnya dengan alkohol yang mengandung isopropil yang dimana memiliki sifat antiseptik. Tapi jangan pernah menggunakan pembersih yang berbahan dasar alkohol untuk membersihkan luka kita. Karena dengan kita menggunakan alkohol untuk membersihkan luka itu akan memberikan sensasi terbakar pada kulit kita. Membersihkan luka dengan alkohol itu juga dapat memicu jaringan sehat pada kulit jadi ikut rusak, penyembuhan luka menjadi lambat, akan juga menyebabkan kulit kita menjadi kering dan menyebabkan iritasi.

6. Jangan Tertelan

Pembersih alkohol walaupun yang tertelan dalam dosis yang sangat sedikit aja itu dapat menyebabkan keracunan. Jadi di saat pandemi Covid-19 ini di seluruh dunia itu kasus keracunan akibat perabotan rumah tangga seperti disinfektan atau hand sanitizer meningkat hingga 20% dan korbannya kebanyakan adalah anak-anak usia di bawah 5 tahun. Menurut ahli Pediatric Cleveland mengatakan pembersih rumah tangga yang berbahan dasar alkohol ketika tertelan itu dapat menyebabkan gangguan pada fungsi otak, mual, muntah bahkan penafasan.

Nah itu tadi adalah 6 hal yang harus kita hindari ketika kita menggunakan disinfektan atau hand sanitizer berbahan dasar alkohol. Nah mommy pribadi setelah pengalaman dengan alkohol agak serem ya moms, karena ada kasus kebakaran akibat membersihkan rumah dengan alkohol, kemudian yang paling parah ketika mommy menggunakan hand sanitizer di tangan kulit mommy iritasi bahkan kering banget.

Maka dari itu mommy pribadi sekarang beralih ke disinfektan yang baru yaitu Germ Killer. Ini water base dan dia ada bahan kimia kandungan QUATS (Quaternary Ammonium Compounds) yang mana bahan disinfektan untuk membunuh virus ini dalam kategori yang aman, jadi enggak sekeras alkohol ya moms.

Good newsnya Germ Killer ini sebenarnya sudah dikembangkan dari tahun 1999 untuk konsentrasinya membunuh virus dan sudah tersertifikasi membunuh virus Gram Positive Bacteria, Gram Negative Bacteria, Methicillin Resistant Staphylococcus Aureus (MRSA), Mould & Mildew dan yang terakhir adalah Human Coronavirus. Jadi Human Coronavirus ini adalah induknya dari coronavirus dan sertifikat dimana Germ Killer ini dapat membunuh Covid-19 yang sekarang ada, itu akan keluar sekitar bulan Oktober 2020.

Kalau dari mommy pribadi setelah menggunakan Germ Killer yang mommy suka, dia itu enggak menimbulkan percikan api, jadi resiko kebakaran lebih minim. Kemudian Germ Killer ini, disinfektannya mommy semprot ke benda-benda di sekitar seperti tempat duduk toilet atau perabotan rumah tangga, akan membuat perabotan rumah tangga dalam kurun waktu 24 jam tetap terlindungi dari virus. Dan tentunya Germ Killer ini dapat membunuh 99.99% virus di sekitar kita.