Baby · Growth · Motherhood

5 Stimulasi Utama Agar Anak Cepat Berbicara dan Percaya Diri untuk Berbicara

Hai moms kembali lagi di sesi #CurcolYukMoms. Moms happy enggak sih moms kalau sampai si Kecil sudah mulai mengucapkan beberapa kata apalagi sudah bisa mulai manggil mama dan papa? Rasanya bahagia banget kan moms? Jadi mommy sendiri walaupun sudah ada anak pertama, ketika anak kedua sudah mulai bisa manggil mommy pertama kalinya, mommy langsung happy banget. Apalagi kalau anak pertama ya moms, itu adalah momen yang paling ditunggu oleh para moms dan dads.

Nah jadi pada kesempatan kali ini, karena banyak banget moms dan dads yang suka lihat videonya Louisse Scarlett dan banyak komentar bahwa Louisse itu cukup pintar berbicara dan percaya diri dalam berbicara, mommy mau sharing tentang 5 stimulasi utama untuk membuat anak kita biar cepat bisa berbicara dan percaya diri untuk berbicara.

5 Stimulasi Utama agar Anak Cepat Berbicara dan Percaya Diri saat Berbicara

1. Sering Mengajak Anak untuk Berbicara

Jadi moms stimulasi pertama ini adalah kunci utama untuk menstimulasi anak kita agar bisa cepat berbicara. Kita harus sering mengajak si Kecil untuk mengobrol, berbicara terus-terusan. Dimulai pada saat baby kita baru aja lahir ke dunia yaitu usia 0 bulan. Pada saat itu tugas kita sebagai moms dan dads harus sering-sering mengajak si Kecil untuk berbicara. Mungkin banyak moms dan dads yang merasa percuma mengajak si Kecil berbicara karena si Kecil belum bisa merespon di usia 0 bulan tersebut.

Tapi sebenarnya tidak ada kata percuma, tidak ada sesuatu yang sia-sia. Jadi moms, ketika dia baru lahir pada saat itu baby kita ada di masa golden age nya. Golden age merupakan periode perkembangan otak manusia. Di masa ini, keempat bagian otak berkembang secara keseluruhan, termasuk pada belahan otak kanan dan kiri. Golden age ini dari usia 0-5 tahun. Di masa ini otak si Kecil super pintar moms. Sel otaknya terus berkembang pesat dalam menangkap informasi di sekitaran dan menyimpannya di dalam memori.

Walaupun mungkin awalnya baby kita belum merespon ketika kita ajak berbicara tapi trust me akan ada perubahan sedikit demi sedikit, dan perubahan ini akan membawa perubahan yang sangat besar ketika anak kita sudah besar moms. Jadi kita bisa melihat mulai di usia 2 atau 3 bulan dia sudah mulai bisa senyum, jadi sudah mulai bisa merespon, tangan dan kakinya bergerak karena happy diajak ngomong sama moms dan dads. Lalu lama kelamaan sampai dia sudah bisa bubbling (mengoceh) sampai hari ini Louisse 3 tahun itu sudah kayak teman curhat mommy. Kalau mommy curhat sesuatu ke Louisse, dia bisa kasih nasihat ke mommy loh.

Kalau Loewy di umur 19 bulan, walaupun Loewy dan Louisse agak sedikit beda untuk tahap perkembangan berbicaranya, kecepatan dalam berbicaranya tapi Loewy di 19 bulan sekarang sudah bisa ajak mommy ngomong. Kalau mommy lagi ngomong sama cecenya dia ikutan ngomong walaupun pengucapannya belum terlalu jelas dia sudah berusaha untuk mengeluarkan semua kosakata yang dia miliki, yang menunjukkan bahwa dia bersimpati dan dia ikut mau merasakan yang kita bicarakan pada saat itu.

Pada saat happy ikut happy, saat sedih ikut sedih. Jadi jangan pernah menyepelekan perubahan kecil si anak. Perubahan dari bulan ke bulan akan memberikan efek perubahan yang besar ketika anak kita sudah besar. Jadi jangan pernah lelah untuk berbicara dengan anak kita karena pada saat itu waktu yang tepat untuk menstimualsi anak kita agar anak kita cepat berbicara dan percaya diri dalam mengutarakan sesuatu dan ingat untuk tetap harus memberikan kata-kata yang positif, yang baik terhadap anak kita biar anak kita tumbuh besar dengan kata-kata yang positif dan kata-kata yang baik.

2. Bernyanyi

Stimulasi kedua ini adalah yang paling mudah dan menyenangkan karena dapat menghidupkan suasana bahagia, atmosfer yang bahagia antara ibu, bapak dan anak. Jadi moms jangan pernah menyepelekan menyanyi. Menyanyi itu dapat merangsang dan menstimulasi otak anak kita lebih cepat untuk menyerap kosakata dari lirik lagu tersebut dan nada moms. Mommy sendiri mulai merangsang dan menstimulasi bernyanyi ini dari usia anak mommy 0 bulan sampai saat ini.

Dari usia baby 0 bulan mau Louisse dan Loewy mommy itu paling sering nyanyi Twinkle Twinkle Little Star. Bahkan pada saat mau tidy up mommy bisa bikin lagu sendiri sambil tidy up. Dari yang awalnya anaknya enggak ngerti cuma diem aja, enggak merespon, lama kelamaan dia sekarang sudah bisa mengikuti kalau mommy nyanyi untuk tidy up dia bakal ikutan tidy up. Lalu lama kelamaan anaknya nyanyi sendiri sambil tidy up sampai hari ini. Louisse di umur 2 tahun lagu Twinkle Twinkle Little Star sudah hafal liriknya. Dari yang bahasa Inggris sampai Mandarin itu dari umur 2 tahun. Loewy itu dia sampai di umur 19 bulan sudah bisa mengikuti lagu Twinkle Twinkle Little Star walaupun cuma kata belakangnya.

Bahkan sampai hari ini mommy terus menambah koleksi lagu anak yang menarik untuk dinyanyikan ke anak-anak. Jadi bukan dari Youtube kita buka, tapi komunikasi antara orangtua dan anak harus terbentuk dengan cara mommy bernyanyi bersama dengan anak, mengikuti gerakan. Dan dengan kita terus menerus melakukan stimulasi bernyanyi ini, trust me anak kita akan cepat berbicara dan percaya diri dalam berbicara.

3. Membaca Dongeng

Jadi moms stimulasi membaca dongeng jangan pernah disepelekan karena membaca dongeng dengan memberikan gadget ke anak kita untuk lihat Youtube itu beda jauh moms manfaatnya. Dengan kita terus menerus memberikan gadget untuk anak kita agar dia diem dan enggak ganggu kita kerja, kita enggak capek, agar kita punya me time justru itu akan membuat anak kita memiliki dunianya sendiri dan terus diam. Jadi bukannya kita menstimulasi anak kita agar cepat berbicara malah membuat anak kita lebih pendiem dan murung, karena punya dunianya sendiri dengan gadget di depan dia yang menyajikan Youtube ini moms. Sedangkan membaca dongeng itu adalah bentuk komunikasi antara orangtua dengan anak. Ingat moms, komunikasi itu penting untuk merangsang dan menstimulasi anak kita. Apalagi dalam tahap agar anak kita bisa cepat berbicara dan percaya diri dalam berbicara.

Jadi mommy pribadi selalu melakukan komunikasi dengan membaca dongeng ke Louisse dan Loewy dari mereka umur 2 -3 bulan. Walaupun awalnya anak kita enggak ngerti apa-apa tapi yang mommy lihat Loewy dan Louisse sudah mulai suka merespon gambar warna warni yang cukup menarik di buku itu. Pada saat kita membaca dongeng adalah saat yang penting, karena anak kita akan menyimpan kosakata yang kita ulang terus menerus setiap hari dan ekspresi kita ketika kita membaca dongeng. Dari awalnya cuma bisa mainin kaki tangannya aja, Louisse dan Loewy di umur sebelum 1 tahun kalau ditanya doggy yang mana dia bisa nunjuk gambar doggy dan lain sebagainya.

Jadi dia sudah tahu, kosakata yang dulu kita stimulasi lama kelamaan akan membawa perubahan yang sangat besar terhadap baby kita. Sampai hari ini, anak mommy dua-duanya kalau disuruh milih Youtube atau baca dongeng mereka akan pilih baca dongeng karena baca dongeng adalah saat yang menyenangkan untuk mereka dan untuk mommy tentunya dapat terus menstimulasi kosakata lebih banyak lagi ke anak kita.

4. Puji Anak Kita

Jangan pernah kita sebagai orangtua mengkritik gaya bahasa, artikulasi, logat dan kosakata anak kita, karena anak kita sudah memenuhi perkembangan bahasanya sesuai dengan usianya. Jangan bandingkan anak kita dengan anak orang lain yang sudah lebih dahulu lancar berbicara. Anak yang 1 dengan anak yang lain itu berbeda tahap perkembangannya enggak pernah ada yang sama.

Jangan pernah kita membandingkan anak kita dengan anak lain karena tahap perkembangan setiap anak di setiap usianya itu berbeda, nanti yang ada anak kita jadi takut kalau mau ngomong, karena kalau dia sudah berbicara nanti dimarahin orangtua ujungnya anak kita enggak mau ngomong, enggak berani ngomong dan enggak percaya diri.

Jadi moms puji anak kita apapun yang anak kita lakukan, lontarkan, bicarakan itu penting. Biasakan kita sebagai orangtua kalau anak kita sudah berbicara walaupun enggak jelas, kita juga harus memuji anak kita. Sembari kita memperbaiki kata-katanya. Pujian itu penting walaupun itu hanya pujian yang sedikit tapi itu bisa memberikan efek perubahan yang besar untuk anak kita, dan anak kita akan memiliki semangat untuk terus menerus memperbanyak kosakata yang baru agar mommy dan daddy happy.

Kalau kita bicara soal perkembangan anak dengan anak lain itu berbeda. Kedua anak mommy sendiri, Louisse dengan Loewy itu beda. Louisse di umur 15 bulan kosakatanya sudah jelas banget. Sedangkan Loewy di umur 19 bulan belum sejelas Louisse. Apakah dengan begini kita sebagai orangtua ngejudge? Enggak juga moms.

Setiap anak tahap perkembangannya ada yang cepat dan lambat. Louisse cepat ngomong tapi untuk berjalan dia lambat daripada Loewy. Loewy lebih cepat jalan tapi berbicaranya lebih lambat dari Louisse. Tapi dalam mommy menstimulasi kedua anak mommy, mommy enggak pernah membandingkan, enggak pernah ngejudge Loewy jelek kalau ngomong, itu enggak pernah. Mommy selalu memberikan pujian apapun yang Loewy katakan walaupun kata-katanya belum terlalu jelas.

5. Penuhi Nutrisi

Penuhi nutrisi baby itu juga sangat penting untuk menstimulasi agar anak kita bisa cepat berbicara dan percaya diri dalam berbicara. Penuhi nutrisi anak kita secara seimbang karena nutrisi yang seimbang akan mempengaruhi sistem sensorik dan motorik anak kita seperti susu, buah, sayur, daging, telur dan lain sebagainya. Makanan sehat harus dipenuhi nutrisinya. Hindari makanan zat adiktif dan makanan yang berbahaya.

Nah itu tadi adalah 5 stimulasi utama agar anak kita cepat berbicara dan percaya diri. Dan mommy sudah membuktikannya makanya mommy berani share pengalaman mommy sendiri. Moms jangan pernah lelah untuk menstimulasi anak kita. Jangan sia-siakan hari untuk menstimulasi anak kita, karena stimulasi kecil akan memberikan perubahan yang besar untuk anak kita. Buat moms yang mungkin sekarang merasa telat karena sejak masih newborn tidak distimulasi babynya, moms ingat, enggak ada kata terlambat, stimulasi bisa dimulai dari hari ini dan stimulasi itu bisa terus dilakukan sampai anak kita besar. Setiap hari kita memberikan stimulasi anak kita akan terus ada perubahan besar yang akan membuat anak kita menjadi lebih baik lagi.