Pregnancy

Perkembangan Hamil Kembar Trimester Akhir : Bulan 7-9

Hai moms kembali lagi di #CurcolYukMom dengan mommy untuk update tahap perkembangan hamil kembar usia 7 bulan. Jadi di usia 7 bulan ini mommy sudah melakukan USG, kedua baby mommy sehat, air ketuban juga masih banyak, plasentanya juga masih oke banget dan di usia 7 bulan ini kedua baby mommy memiliki berat yang sama yaitu 1.7 kg. Jadi mommy membawa beban kurang lebih 3.4 kg di usia kehamilan kembar 7 bulan. Dan untuk kenaikan BB mommy sudah naik sekitar 15 kg.

Nah untuk selain itu yang mommy rasakan di usia kehamilan kembar 7 bulan ini bagian depan, belakang, samping kanan dan kiri badan sakit semua. Benar-benar sakitnya luar biasa, sering sesak nafas, nafasnya lebih agak pendek, jadi mau tidur miring kanan ataupun kiri salah. Pas sudah tidur miring kanan 2 jam terus bangun kram perutnya. Terus pinggang dan punggung sakit luar biasa karena harus menopang BB mommy yang bertambah di bagian perut.

Kalau untuk soal makan masih oke, enggak mual dan muntah cuma lebih ke mudah capek ya moms lebih cepet ngos ngosan juga tapi kalau selain itu mommy still oke. Dari dokter sendiri menyarankan mommy untuk naik kursi roda dari usia 7 bulan ini, cuma mommy berusaha enggak. Dokter menyarankan untuk menggunakan kursi roda karena yang ditakutkan dokter janinnya bisa turun kalau enggak pakai kursi roda. Sebenarnya janin turun enggak papa tapi kalau turun terus dan menekan bagian miss v itu sakitnya luar biasa. But mommy enggak dulu pakai kursi roda, sementara mommy masih makai maternity belt untuk menjaga bagian perut bawahnya kalau jalan jauh.

Di usia 8 bulan, mommy sempat mengalami kontraksi tepatnya usia kehamilan 31 minggu. Jadi sekitar tanggal 23 november 2020 jam 6-7 malam mommy merasa nyeri di bagian perut bawah, lalu bagian kantong kemih mommy terasa tertekan dan ada frekuensi untuk BAK (buang air kecil) sangat besar. Memang biasanya di trimester 3 mommy BAK-nya banyak tapi kemaren itu dalam waktu 1 jam bisa sampai 20x balik ke toilet untuk BAK dan pada saat BAK rasanya nyeri dan panas. Nyeri bagian perut bawah, kencang dan kontraksi. Dan mommy mengalami kontraksi semalaman yang akhirnya mommy masuk ke RS untuk rawat inap di tanggal 24 November 2020.

Di sana mommy tes CTG dan akhirnya diketahui ternyata kontraksi mommy ada di kategori sering dengan level sedang. Karena kondisi seperti itu yang ditakutkan kalau dibiarkan saja akan mengalami kontraksi persalinan prematur, akhirnya dokter memberikan mommy infus anti kontraksi selama 1×24 jam cuma mommy lupa berapa banyak infusnya, tapi terus-terusan. Lalu juga ada suntik pematangan paru bayi sebanyak 4x, tujuannya adalah kalau sampai babynya memang harus lahir prematur minimal paru-parunya sudah siap, sistem pernafasannya sudah siap.

Lalu saat mommy cek dokter untuk usia kehamilan 32 minggu air ketuban semuanya masih aman cuma bedanya baby mommy di usia 32 minggu ini yang baby pertama sebelah kanan BB nya sudah 2.3 kg yang kedua 2 kg. Di usia kehamilan kembar 32 minggu BB mommy sudah nambah 15 kg sama kayak 7 bulan. Jadi sekarang sudah 65 kg. Dan mommy sudah mulai ada stretchmark jadi cukup sedih ya moms. Kemudian yang mommy rasakan semakin bertambah usia kehamilan, yang paling parah bagian punggung kanan setiap hari sakit kemudian bagian perut kanan atas sakit juga sakit terus.

Tanggal 21 Desember 2020 usia kehamilan mommy menuju 35 minggu dan ini adalah hari terakhir mommy bisa bersama dengan kedua janin di dalam perut. Hari ini mommy akan melakukan operasi sesar di RS Bunda Menteng. Dan yang mommy rasakan di trimester akhir ini sebelum persalinan, pinggang itu makin berasa sakit, tidur sudah mulai enggak enak, setiap kali tidur kurang lebih 1-2 jam kayak merasa kram, sakit banget, bangun terus BAK juga banyak dan makin berat, makin enggak enak sering banget kontraksi. Si janin gerak terus, kalau sudah kontraksi keringat dingin banyak banget padahal itu AC dingin tapi bisa keringatan sepanjang malam, jadi tidurnya enggak nyenyak.

Lalu di usia kehamilan menuju 35 minggu ini BB mommy total semua naik 16 kg. Jadi itu yang mommy rasakan di trimester akhir hamil kembar mommy dan finally hari ini semua yang mommy rasakan di hamil kembar ini selesai juga dan mommy akan memulai momen baru yaitu menyusui kedua baby kembar mommy.

Untuk bumil kembar lain jangan pantang menyerah, jangan putus asa, dan menyempatkan waktu untuk melakukan hal lain agar kita enggak stres mikirin perut dan kesakitan yang kita rasain yang kita rasakan saat hamil. Tetap semangat moms!