Pregnancy

Penting untuk Tahu! Tanda Bahaya Kehamilan yang Mengancam Keguguran!

Hai moms kembali lagi di sesi #CurcolYukMom. Nah kali ini mommy akan sharing masalah kehamilan. Berbicara tentang kehamilan, perut nyeri, mual dan muntah adalah keluhan yang sering dialami oleh ibu hamil. Tapi ternyata moms, dari keluhan para bumil ada beberapa yang merupakan tanda kehamilan wajar dan ada pula yang tidak wajar. Kalau sampai kita enggak aware atau kita mengabaikan tanda kehamilan yang tidak wajar ini dapat mengancam keselamatan ibu dan bayi.

Nah pada kesempatan hari ini mommy akan share tentang tanda bahaya kehamilan yang harus kita aware. Apa saja tanda kehamilan tidak wajar?

1. Pendarahan atau Bercak Darah

Kalau kita bicara soal bercak darah, bercak darah ini bisa menjadi salah satu tanda awal dari kehamilan. Dan ini adalah tanda kehamilan yang wajar terjadi karena embrio sudah berhasil tertanam di rahim kita sehingga kita positif hamil. Biasanya kalau darah yang keluar sedikit, enggak terlalu banyak dan kita enggak merasa nyeri atau sakit di salah satu bagian perut kita merupakan tanda kehamilan yang wajar.

Tapi tanda kehamilan yang tidak wajar ketika kita pendarahan atau bercak darah itu muncul ketika usia kehamilan kita sudah cukup bulan, misalnya usia hamil 2 bulan tapi tiba-tiba kita pendarahan. Nah ini adalah tanda kehamilan yang enggak wajar. Apalagi kalau sampai darah yang keluar itu cukup banyak, darah segar bahkan gumpalan hitam yang keluar dari jalur lahir, kita merasakan nyeri yang hebat di bagian perut kanan atau kiri, kram, pokoknya enggak enak banget. Kemungkinan besar tanda kehamilan yang enggak wajar ini adalah akibat dari plasenta yang sudah terlepas dari rahim kita.

Jadi kalau mommy ngomongin soal pendarahan ini mommy sudah mengalaminya sendiri, bahkan adik dan adik ipar juga mengalaminya di kehamilan awal. Jadi pertama kali hamil mommy, adik dan adik ipar keguguran semua. Waktu itu mommy hamil dan usianya menuju 2 bulan. Saat itu mommy sedang naik tangga tiba-tiba ada darah keluar di celananya. Pada saat itu mommy enggak ngerti, padahal mommy pendarahan cukup banyak, darah segar, gumpalan hitam juga keluar dan perut sakit banget. Karena kurang pengetahuan, pada saat itu mommy merasa fine-fine aja.

Mommy pergi ke RS masih bisa duduk ngantri berjam-jam tunggu dokter. Pas ketemu dokter ternyata embrio yang di rahim mommy sudah enggak ada, tidak ada detak jantungnya dan akhirnya mommy melakukan kuret. Jadi belajar dari pengalaman mommy ya moms, kalau sampai moms sekarang sedang hamil dan mengalami pendarahan atau bercak darah ketika usia kehamilan sudah cukup langsung berbaring, usahakan posisi kaki lebih tinggi dari badan, diganjal bantal gitu moms, minum air manis, segera ke RS paling dekat jangan antri dokter lagi, langsung masuk UGD agar ibu dan bayi bisa terselamatkan.

2. Preeklamsia

Kalau BB kita nambah, kita mengalami pembengkakan di bagian wajah tangan dan kaki ketika hamil itu wajar moms. Tanda yang enggak wajar kalau sampai kita mengalami tekanan darah yang lebih tinggi, kelebihan protein dalam urin kita sehingga menyebabkan nyeri ulu hati, nyeri tengkuk, nyeri bagian perut tengah dan atas, pandangan kita kabur, sakit kepala terus menerus, mual terus menerus, jarang buang air kecil dan sesak napas, ini sudah mengarah ke keracunan kehamilan atau Preeklamsia. Kalau sampai para ibu hamil mengalami tanda seperti itu segera pergi ke RS terdekat dan konsultasi dengan dokter agar tidak mengancam keselamatan ibu dan anak.

3. Keluarnya Cairan dari Jalur Lahir

Tanda kehamilan yang wajar kalau sampai cairan yang keluar dari jalur lahir kita adalah urin. Urin itu bisa keluar karena adanya tekanan dari kantong kemih akibat rahim yang membesar. Jadi mommy sendiri sudah mengalami juga di kehamilan kembar moms, mommy urinnya sering keluar sendiri. Urin mommy keluar sendiri karena rahim ini sudah terlalu tertekan ke kantong kemih, maka dari itu sering banget urinnya keluar tiba-tiba dan ini adalah wajar. Tapi tanda kehamilan yang tidak wajar adalah ketika cairan yang keluar dari jalur lahir itu adalah air ketuban.

Kita bisa tahu ini air ketuban atau urin dengan cara yang mudah yaitu dengan melihat beberapa tanda berikut ini. Pertama, air ketuban itu warnanya bening tapi kental, ada juga kuning kental bahkan hijau kental. Kedua, frekuensi air ketuban yang keluar dari jalur lahir itu biasanya akan lebih banyak dibandingkan urin, beda deh moms. Jadi kalau sampai ibu hamil sudah merasakan ada air ketuban pecah segera ke RS terdekat dan usahakan tetap berbaring ya moms. Nah air ketuban pecah ini dialami bumil di usia kehamilan kurang dari 37 minggu dan biasanya ini dapat mengakibatkan kelahiran bayi prematur, sindrom gangguan pernapasan, infeksi darah bahkan kematian.

4. Gerakan Bayi Berkurang atau Tidak Ada

Jadi moms tanda kehamilan yang wajar adalah ketika kita usia kehamilan masih di bawah 5 bulan biasanya gerakan bayi enggak ada atau tidak terasa karena kehamilan kita masih termasuk kehamilan muda. Biasanya kita akan merasakan gerakan di dalam perut kita kurang lebih di kehamilan usia di atas 25 minggu atau 5 bulan. Kalau mommy sendiri sudah merasakan gerakan walaupun sedikit sekali start di usia kehamilan 12 minggu atau 3 bulan.

Buat para moms yang sekarang usia kehamilannya sudah 5 bulan ke atas lalu tidak merasakan gerakan sama sekali ini yang enggak wajar ya moms. Kalau sampai ini terjadi segera ke RS terdekat. Biasanya di usia kehamilan 5 bulan babynya aktif banget, per 12 jam minimal ada 10 gerakan entah itu tendangan, pukulan atau putaran, kita bisa merasakan. Moms juga bisa merangsang gerakan baby kita dengan cara miring ke kanan, kiri, kita elus, ajak komunikasi dan kalau sampai gerakan baby kita berubah atau tidak ada sama sekali segera ke RS terdekat agar tidak mengancam keselamatan ibu dan anak.

5. Mual atau Muntah yang Berlebihan

Mual dan muntah wajar saat hamil terutama di awal kehamilan adalah hal yang wajar. Di awal trimester itu biasanya ibu hamil akan merasakan mual dan muntah karena adanya perubahan hormon dalam tubuh akibat dari kehamilan. Mommy pribadi mengalami mual dan muntah pertama kali di kehamilan kembar di 3 bulan pertama, trimester pertama. Tapi walaupun mual dan muntah, mommy masih bisa minum, masih bisa makan walaupun sedikit dipaksa, tapi tetap bisa dapat asupan air dan makanan yang cukup.

Nah tanda kehamilan yang enggak wajar adalah kalau sampai ibu hamil itu mengalami mual dan muntah yang berlebihan, mual dan muntah terus enggak bisa masuk cairan dan makanan sama sekali bisa mengakibatkan ibu hamil dehidrasi dan zat makanan sehingga membuat kesadaran menurun. Ini sangat berbahaya terhadap ibu dan janin, kalau sampai ibu hamil mengalami hal seperti ini segera ke RS terdekat dan segera dapatkan infus cairan makanan agar ibu dan anak terselamatkan.

6. Keputihan

Keputihan itu wajar banget moms, tapi keputihan mulai enggak wajar apabila kita merasakan keputihan kita sudah ada bau menyengat, rasa gatal terus, apalagi kalau keputihan kita berwarna cokelat dan hijau karena yang dikhawatirkan ada infeksi di bagian miss v kita. Nah kalau sampai itu terjadi kita ke RS terdekat agar tidak mengancam keselamatan ibu dan anak.

That’s all untuk semua tanda bahaya kehamilan semoga bermanfaat. Tetap semangat dan jaga kesehatan jangan sampai tanda kehamilan yang tidak kita aware mengancam keselamatan ibu hamil dan baby kita.