Baby · Kesehatan

Bayi Kuning Saat Baru Lahir? Ini Penyebab dan Cara Merawatnya

Baby kuning umumnya akan terjadi pada hampir seluruh baby yang baru saja lahir atau sekitar 60% dan biasanya kondisi ini enggak parah, normal. Tapi moms ternyata ada beberapa kondisi bayi kuning yang cukup mengkhawatirkan dan harus kita perhatikan, karena dengan kadar bilirubin yang cukup tinggi ini dapat merusak otak baby secara permanen moms.

Penyebab bayi kuning apa sih?

  1. Terlahir prematur
    Penyebab pertama ini cocok banget dengan baby kembar mami. Baby kembar mami itu lahir prematur dengan usia kehamilan 34 minggu dan itu menjadi salah satu penyebab utama kenapa 2 baby mami kuning.
  2. Terlahir dari ibu yang mempunyai riwayat diabetes gestasional
    Mami sampai hari ini nggak ada diabetes, tapi setiap melahirkan kadar gula mami selalu tinggi dari anak pertama sampai keempat. Dan ini jadi penyebab kedua kenapa mami mempunyai anak yang keempatnya kuning.
  3. Tidak mendapatkan cukup ASI
    Jadi setiap mami lahiran mami selalu berusaha memberikan ASI eksklusif walaupun sedikit dan kemungkinan besar ASI yang mami berikan kurang banyak sehingga membuat kadar bilirubin sulit terbuang melalui urin atau tinja baby mami.
  4. Terdapat cedera atau memar pada saat persalinan karena persalinan lama dan sulit
    Dan ini cocok banget terhadap baby kembar mami yang nomor 4, Luckie Caesar. Jadi persalinan untuk Luckie itu benar-benar sulit, lama dan ada memar di sekujur tubuhnya Luckie. Bahkan setelah dia keluar dari NICU memarnya masih ada di bagian matanya.

Gejala dari bayi kuning yang berbahaya

  1. Kulit dan kelopak mata baby kita akan berwarna kekuningan dibandingkan saat dia baru lahir
  2. Urin baby akan lebih pekat akan kelihatan saat kita mengganti pampers baby kita
  3. Kita bisa lihat dari tinja baby kita akan berwarna sedikit pucat atau keputihan

Sebenarnya kenapa ada penyakit baby kuning? Kuning ini disebabkan kadar bilirubin dalam tubuh baby kita atau tubuh orang dewasa yang sangat tinggi. Sedangkan zat kuning ini diproduksi pada tubuh dengan memecah sel darah merah dan biasanya baby kita akan memproduksi bilirubin yang lebih tinggi dibandingkan orang dewasa. Yang jadi masalahnya moms, fungsi organ hati pada baby kita yang tugasnya membuang zat atau kadar bilirubin ini belum bisa berkembang dengan maksimal. Sehingga ini membuat zat kuning dalam tubuh baby kita tertumpuk dan membuat baby kita bisa berwarna kuning. Sebenarnya baby kuning ini bisa hilang dengan berjalannya waktu seiring dengan berkembangnya fungsi hati baby kita.

Apa yang harus dilakukan kalau baby kuning?

  1. Beri lebih banyak ASI
    Dengan kita memberikan ASI eksklusif secara rutin dan lebih banyak ke baby kita dapat mengatasi kuning pada baby kita. Zat yang terkandung pada ASI dapat meningkatkan sistem imun pada baby agar dapat menjaga otak baby kita dari serangan bilirubin yang cukup tinggi. Sehingga dampak dari kadar bilirubin tinggi yang dapat merusak otak baby kita secara permanen itu hilang. Selain dapat mencegah dan mengatasi kuning pada baby kita, memberikan ASI juga dapat memberikan ketenangan pada baby kita dan tentunya dapat menghindarkan baby kita dari dehidrasi.
  2. Jemur baby
    Menjemur baby yang baru lahir itu banyak manfaatnya. Salah satunta dapat mengatasi dan menyembuhkan kuning pada baby kita. Papapran sinar matahari memiliki vitamin D yang dapat menyembuhkan kuning pada baby kita. Jemur baby pada jam 9.00-10.30 dan jangan sampai mata baby kita terkena langsung sinar matahari, gunakan penutup mata.
  3. Fototherapi
    Ini sudah mami lakukan pada Luckie Caesar. Fototherapi ini adalah metode perawatan paparan cahaya yang digunakan untuk menghancurkan bilirubin pada tubuh baby kita. Lalu bilirubin itu akan dibuang melalui urin atau tinja baby kita dan itu terbukti efektif banget. Luckie menggunakan fototherapi sekitar 2 hari aja sekarang sudah enggak kuning sama sekali beda sama London yang tidak menggunakan metode fototherapi. Fototherapi ini memiliki efek samping yaitu ruam dan diare tapi untungnya Luckie enggak mengalami efek samping tersebut.
  4. Konsultasi dengan dokter anak
    Kalau sampai kuning baby kita enggak kunjung hilang dalam waktu 2 minggu atau lebih, segera konsultasi dengan dokter anak. Sama halnya dengan mami, anak mami London mengalami kuning lebih lama, makin lama makin kuning. Lalu mami konsultasi ke dokter dan apakah perlu fototherapi. Dokter lihat di telapak kaki London masih berwarna merah, dan itu nggak perlu moms. Metode fototherapi, transfusi darah atau metode perawatan yang lebih lanjut akan dilakukan kalau sampai telapak baby kita juga kuning maka butuh perawatan lebih lanjut. Kalau masih merah tidak masalah kata dokter. Dokter bilang kurang lebih sampai usia London 6 bulan maka akan putih lagi seperti baru lahir.

Semoga informasi dan pengalaman yang mami sharing ini bermanfaat ya moms. See you di sesi #CurcolYukMoms selanjutnya.