Baby

7 Hal Wajib Tau Merawat Tali Pusat Bayi Baru Lahir Agar Tidak Infeksi

Ketika bayi berada dalam kandungan kita selama kurang lebih 9 bulan, mereka mendapatkan pasokan makanan, minuman, gizi bahkan oksigen melalui plasenta yang terhubung dengan tali pusat yang panjangnya 60-70 cm. Tapi saat baby kita sudah lahir ke dunia dia sudah bisa nafas sendiri, lalu baby bisa mendapatkan suplai gizi makanan minuman dari ibu sehingga tali pusat sudah nggak dibutuhkan lagi. Nah setelah melahirkan baik itu sesar maupun normal dokter akan memotong tali pusar dan menyisakan kurang lebih 2-3 cm di pusarnya baby kita.

Tali pusat yang tersisa ini biasanya akan terlepas dan mengering sendiri dalam waktu 1-2 minggu. Tapi dalam jangka waktu 1-2 minggu ini bukan berarti karena bisa lepas dan kering sendiri lalu kita bodo amat ya moms. Dalam jangka waktu ini kita sebagai ibu harus benar-benar memperhatikan dan menjaga kebersihan tali pusat baby agar tidak terkena iritasi atau infeksi. Bagaimana cara merawat tali pusat bayi baru lahir?

7 hal penting untuk merawat tapi pusat bayi

1. Tangan yang bersih

Jadi moms sebelum kita merawat tali pusat, tangan kita wajib dalam keadaan bersih. Cuci tangan kita dengan sabun antiseptic dan di bawah air mengalir agar kalau tangan kita ada kuman akan hilang.

2. Menjaga kebersihan tali pusat

Biasanya setelah melahirkan, di RS manapun kita akan diajarkan untuk menjaga kebersihan tali pusat serta kita akan diberi alkohol dan kain kasa. Caranya adalah usapkan secara perlahan alkohol ke tali pusat baby, setelah itu tetap jaga agar tali pusatnya tetap kering, jangan basah. Kalau misalnya kita nggak diberi alkohol dan kasa dari RS kita bisa gunakan air hangat dan kain lembut untuk membersihkan tali pusat baby.

3. Jaga tali pusat agar tetap kering

Setelah mandi baby pasti basah kan moms, nah untuk menjaga tali pusat tetap kering kalau kita nggak punya kain kasa jangan gunakan tisu atau kapas untuk mengeringkannya karena ditakutkan serabut tisu dan kapas nempel di tali pusat dan bisa mengakibatkan infeksi. Jadi lebih baik gunakan cotton bud, dengan cara usapkan ke bagian tali pusat baby perlahan sampai nggak basah baru boleh dibedong lagi.

4. Jangan pakai popok menutupi tapi pusat dan baju ketat

Kalau kita pakai popok menutupi tali pusat yang dikhawatirkan ketika baby kencing itu menjadi lembab, yang ada infeksi. Kalau baju terlalu ketat takutnya nanti tali pusatnya ketarik dan menimbulkan kesakitan pada baby.

5. Gunakan washlap pada saat mandi

Agar air yang masuk ke tali pusat baby kita nggak terlalu banyak sehingga kita tetap menjaga tali pusatnya itu tidak terlalu basah atau tetap kering dengan memandikan si Kecil menggunakan washlap, jadi badan baby di lap perlahan.

6. Jangan gunakan obat di luar resep dokter

Karena kalau kita menggunakan obat di luar resep dokter yang ada nanti malah infeksi atau iritasi dan tentunya bisa membahayakan baby kita.

7. Jangan menarik paksa tali pusat baby

Karena dengan kita menarik paksa tali pusat baby kita akan merasakan kesakitan dan itu bisa menyebabkan iritasi serta infeksi juga.

Nah itu dia hal yang wajib kita ketahui untuk merawat tali pusat baby kita. Lalu kalau kita juga harus mengenali tanda-tanda kalau tali pusat si Kecil terinfeksi, ciri-cirinya adalah sebagai berikut :

  • Baby lemas
  • Lesu
  • Nangis terus
  • Rewel terus
  • Demam
  • Di tali pusat akan berwarna sedikit kemerahan, bengkak dan bau nggak sedap

Apa yang harus dilakukan?

Segera ke dokter terdekat dan langsung konsultasi, jangan biarkan terlalu lama agar infeksi tidak menjalar kemana-mana.

Semoga informasi tentang tali pusat, cara membersihkan dan ciri tali pusat si Kecil terinfeksi bisa bermanfaat ya.