Baby

Berbahayakah Menggunakan Empeng Bayi?

Empeng bayi atau dot tanpa botol adalah sebuah alat yang terbuat dari karet atau silicone yag fungsinya agar bayi kita memiliki sesuatu yang bisa dihisap. Empeng bayi merupakan salah satu perlengkapan utama untuk ibu yang baru melahirkan. Namun dibalik kegunaannya tetap saja masih ada pro dan kontra mengenai pemakaian empeng pada bayi.

Mami pribadi merupakan salah satu yang menggunakan empeng ke baby mami. Tujuan mami memberikan empeng ke bayi agar bayi mami tenang dan cepat tidur. Bayi yang baru lahir sampai usia 6 bulan hanya menyusu dari ibunya, nah otomatis mereka akan selalu mencari-cari puting ibu. Mereka nyari puting ibu karena lapar tapi setelah mereka nyusu sampai kenyang nggak jarang bayi akan tetap nyari-nyari puting ibu. Lalu kita sebagai ibu ya tidak mungkin menolak kan moms, akhirnya kita akan mengASIhi si Kecil lagi. Tapi karena ternyata ASI yang dikonsumsi si Kecil sudah over akhirnya si Kecil hanya akan muntah.

Nah dari masalah tersebut mami mikir nggak mungkin kita biarkan si Kecil nempel terus di payudara kita. Akhirnya mami mencari empeng sebagai solusi agar bayi mami punya sesuatu yang bikin dia nggak rewel, dan anteng tidurnya tanpa minum susu terus menerus.

Pro dan kontra mengenai pemberian empeng kepada bayi hingga saat ini masih saja ada moms. Tapi dibalik pro dan kontra ternyata empeng mempunyai banyak manfaat loh moms.

Apa saja manfaat pemberian empeng pada bayi?

1. Menurunkan resiko sudden infant death syndrome (kematian mendadak)

Menurut penelitian, dengan kita memberikan empeng ke bayi pada saat tidur dapat mengurangi kematian mendadak pada bayi. Dan ternyata penggunaan empeng bisa menghindari posisi tidur bayi kita dari yang awalnya telentang jadi berguling tengkurap. Selain itu empeng juga bisa menjaga sistem pernafasan bayi kita lebih baik lagi dan ini terbukti pada Luckie, bayi prematur mami yang paru-parunya belum berkembang sempurna, sistem pernafasannya buruk sampai sering banget tersedak. Tapi semenjak penggunaan empeng 1 menuju 2 bulan usianya sekarang pernafasannya sudah mulai teratur dan jarang tersedak.

2. Memuaskan refleks menghisap pada bayi

Keinginan untuk menghisap pada bayi adalah keinginan alaminya, sehingga sering sekali untuk memenuhi keinginannya ini bayi menyusu di payudara kita. Tapi yang terjadi sering banget sudah kenyang masih mau nyusu lagi nih moms. Nah untuk memenuhi keinginan menghisapnya saat bayi kita sudah kenyang adalah memberikan empeng agar tidak over kenyang dan nggak muntah.

3. Memberikan ketenangan pada bayi

Penggunaan empeng pada bayi bisa memberikan efek tenang dan mencegah rasa cemas pada bayi kita. Bayi baru lahir masih harus adaptasi dengan lingkungan sekitar. Dari yang tadinya 9 bulan di perut tiba-tiba dia harus ada di luar perut, dia kaget. Maka dari itu memberikan empeng bisa membuat perasaannya lebih aman. Tentunya memberikan empeng ke bayi kita itu bisa membuatnya tenang sehingga bayi kita cepat terlelap dan nggak rewel.

4. Memberikan ketenangan pada ibu

Memberikan empeng ke bayi nggak cuma bayi yang tenang tapi ibu juga loh moms. Namanya ibu baru aja melahirkan, depresi pasca melahirkan itu pasti ada moms. Badan masih sakit pasca melahirkan tapi harus tetap mengurus anak, begadang terus setiap hari. Dengan seperti itu bisa membuat ibu depresi atau baby blues. Nah dengan memberikan empeng ke bayi itu bisa memberikan jeda ke ibu dan anak, jadi biar anak nggak nempel terus ke ibunya. Ibu juga bisa punya me time sendiri dan nggak gampang depresi.

5. Membantu proses cepat tidur pada bayi

Dengan kita memberikan empeng bayi kita akan lebih cepat terlelap, tapi durasi tidur nggak tergantung pada empeng ya moms cuma proses tidurnya lebih cepat dari biasanya saja. Tentunya juga bisa membantu bayi kita nggak rewel karena kan sering banget bayi kita sudah kenyang, mulutnya masih nyari-nyari tapi nggak dapat susu akhirnya rewel. Nah dengan kita kasih empeng dia bisa diam, tenang, lama kelamaan dia tidur.

Selain kelebihan empeng juga mempunyai kekurangan, apa saja?

1. Bingung puting

Menyusui adalah proses alami dari bayi, tapi bayi memerlukan waktu beradaptasi untuk menyusui langsung dari puting ibu. Terlalu sering ngedot dari empeng atau botol bisa menyebabkan bayi kita bingung puting. Tapi moms dari pengalaman mami sendiri bingung puting ini bisa teratasi dengan kita memberikan pola kebiasaan. Misal pagi hari nyusu langsung dari payudara, di siang hari dot, malam hari lanjut lagi di payudara. Jadi bergantian sehingga bingung puting ini bisa diatas. Dan terbukti di 4 anak mami nggak ada yang bingung puting.

2. Meningkatkan resiko infeksi telinga

Terlalu sering ngedot dapat meningkatkan resiko infeksi telinga, yang mana kuman atau bakteri akan masuk melalui hidung sampai ke telinga bagian tengah atau biasa disebut dengan otitis media. Tapi moms sampai hari ini masih banyak pro kontra entah itu benar infeksi telinga dikarenakan terlalu sering ngempeng atau memang dari awalnya sudah ada gejala infeksi telinga ini. Kalau mami pribadi dari pengalaman 4 anak mami sampai hari ini nggak ada yang memiliki resiko dari infeksi telinga ini.

3. Masalah pada gigi

Banyak yang bilang terlalu sering ngempeng bisa menyebabkan gigi rusak, rahang nggak sejajar. Tapi nyatanya dari pengalaman mami, Louisse ngempeng sampai umur 1 tahun setiap hari non stop, giginya rata banget bahkan sampai dokter gigi bilang gigi dia bagus rata, sejajar dan putih bagus. Loewy nggak ngempeng sama sekali tapi nyatanya gigi dia malah rusak, gigi bagian atas sudah mulai kuning dan nggak sejajar seperti cecenya. Dari sini kita bisa menarik kesimpulan bahwa empeng tidak akan membuat gigi anak kita rusak kalau pemakaiannya kita batasi. Dengan pemakaian empeng maksimal sampai usia 2 tahun itu tidak akan menimbulkan masalah gigi bayi kita dan itu terbukti pada Louisse.

4. Ketergantungan

Memang bayi kita itu akan ketergantungan, dikit-dikit rewel minta sesuatu untuk dihisap, otomatis kita kasih empeng dan itu akan terus berlanjut sampai umur dia 1 tahun. Tapi moms ketergantungan ini bisa kita atasi moms, yang mami lakukan ke Louisse dengan mami mengubah kebiasaannya secara perlahan-lahan, yaitu dengan memberikan minum dari sedotan atau botol. Bahkan pada saat tidur kita juga bisa biasakan untuk lepas empengnya. Misalnya dia harus ngempeng dulu baru bisa tidur, nggak apa-apa moms berikan saja. Nah pada saat sudah tidur empeng kita lepas, lama kelamaan dia mulai terbiasa. Setelah step itu lancar mulai sedikit demi sedikit biasakan untuk tidur tanpa empeng. Kebiasaan tersebut sudah mami lakukan dan berhasil pada Louisse.

5. Mengurangi produksi ASI

Ini mami cukup setuju. Kalau anak kita sudah kebiasaan ngempeng atau minum susu dari dot botol lama kelamaan baby kita terbiasa tidak minum ASI lewat payudara kita lagi. Otomatis produksi ASI kita akan berkurang karena kita hanya pompa saja dan nggak breastfeeding ke si Kecil. Tapi ini bisa kita atasi dengan merubah kebiasaannya misal 3 jam pertama minum dari puting 3 jam setelahnya minum dari dot botol. Walaupun awalnya anak kita mungkin masih bingung puting atau nolak lama kelamaan dia akan biasa dan lama kelamaan untuk masalah produksi ASI juga teratasi ya moms.

Anyway jangan lupa tips untuk memilih dan merawat empeng yang baik yaitu :

  • Carilah empeng bayi yang sudah BPA free
  • Jangan gunakan empeng bayi secara bergantian kepadda bayi kita. Misalnya bayi kembar, 1 empeng ganti-gantian itu dapat meningkatkan resiko penularan bakteri atau kuman terhadap bayi kita.
  • Carilah empeng yang memiliki perisai. Perisai ini adalah lubang-lubang di sekitar empeng sehingga ketika bayi kita menyedot empeng air liur yang keluar tidak akan membuat sekitar mulut lembab dan ruam.
  • Cucilah empeng bayi dengan sabun antiseptic khusus anak dan jangan lupa disterilkan
  • Carilah empeng yang bisa mendukung pertumbuhan gigi dan rahang bayi kita.

Nah itulah serba serbi mengenai empeng bayi. Menurut mami penggunaan empeng tidak berbahaya untuk anak asal kita tahu batas penggunaan empeng tersebut. Jangan gunakan empeng lebih dari 2 tahun, kalau bisa stop di umur 6 bulan atau 1 tahun lebih baik lagi. Buat mami sendiri empeng bayi ini memberikan manfaat yang cukup banyak ke mami apalagi mami itu wanita karir, nggak bisa nempel terus menerus dengan bayi. Menurut kalian gimana? Empeng bayi berbahaya atau nggak moms?