Kesehatan

Pengobatan untuk Laringomalasia (Sesak Nafas) Di Endoscopy Center RSIA Bunda

Hari ini mami mau sharing tentang saluran pernafasan Luckie yang sempat bermasalah. Kemarin mami juga sempat sharing ya, moms boleh baca di artikel Bayiku Batuk Pilek Berdahak, Ternyata Bronkopneumonia. Keadaan Luckie sudah lebih membaik, di hari ke-4 Luckie menjalankan terapi. Terapinya adalah mengeluarkan lendir-lendir keras di bagian punggung bawah Luckie.

Jadi setelah melakukan terapi itu yang awalnya Luckie level oksigen yang digunakan adalah 5, setelah diterapi turun jadi 2. Di hari ke-5, Luckie terapi lagi dan level oksigen yang tadinya 2 turun lagi jadi 0.5 dan sudah bisa merespon. Jadi Luckie yang biasanya bengong, nggak merespon karena oksigen nggak sampai ke otak, di hari ke-5 ini dia sudah bisa merespon ke mami.

Di hari ke-6 alat oksigen sudah nggak pakai sama sekali, tapi selang untuk makan tetap masih pakai karena Luckie nggak boleh minum secara oral, cuma boleh dari selang takutnya nanti masuk ke organ tubuh yang lain dan membahayakan nyawanya. Mami benar-benar happy dengan keadaan Luckie yang membaik dan diharapkan 1 sampai 2 hari selanjutnya Luckie sudah pulang ke rumah. Tapi walaupun sudah boleh pulang ada beberapa syarat yang harus mami ikutin yaitu :

  1. Luckie tidur harus dalam posisi mendongak karena Luckie mengalami Laringomalasia
  2. Luckie pada saat pulang masih harus minum susu dan obat pakai selang

Jadi Laringomalasia itu adalah kelainan bawaan yang mana membuat terganggunya dan terlambatnya pertumbuhan laring sehingga menyebabkan pernafasan anak lemah dan bakal bisa menutup sebagian jalan keluar masuknya oksigen.

Maka dari itu suplai oksigen nggak akan tersalur dengan baik ke seluruh organ tubuh itu sebabnya Luckie mengalami otaknya mengecil karena oksigen nggak sampai ke otak, sering bengong dan nggak fokus. Mami sendiri sebenarnya juga agak terlambat dalam menangani yang akhirnya menyebabkan otaknya Luckie nggak terstimulasi dengan baik. Luckie itu lemah organ tubuhnya karena suplai oksigen nggak cukup ke organ tubuh yang lain.

Laringomalasia ini memiliki ciri-ciri :

1. Baby yang baru lahir suara nafasnya berisik

Luckie sendiri memang lahir prematur dan Laringomalasia ini memang sudah ada sejak dia lahir. Menurut dokter akan dilihat seiring perkembangan Luckie apakah Laringomalasia ini membaik atau memburuk. Ternyata setelah kena bronkopneumonia sepertinya Laringomalasia Luckie memburuk, saluran oksigennya benar-benar sempit.

2. Tubuh baby sering biru

Luckie sendiri memang dari lahir seluruh tubuhnya sudah biru

3. Suka tersedak susu

Pernah sekali tersedak susu sama mami alhasil mukanya biru dan bahkan berhenti nafas selama 2 detik.

4. Sleep apnea

Baby yang mana jadwal tidurnya seharusnya banyak, tapi dia jarang tidur.

5. Kalau ambil nafas sulit

6. Berat badan bayi tidak bisa naik

Kalau kalian sudah menemukan ciri tersebut segera lakukan pengobatan untuk anak. Mami cukup happy karena tanggal 22 April 2021 mami ikut pre launch untuk launching produk terbaru di RSIA Bunda Menteng yaitu Endoscopy Centre dan itu yang akan menjadi pengobatan khusus Laringomalasia.

For your information, endoskopi ini adalah cara mendiagnosis penyakit dengan menggunakan selang yang belakangnya ada kamera dan dimasukkan ke dalam organ tubuh, jadi kita bisa lihat keadaan di dalam tubuh itu ada apa. Nggak cuma itu, ternyata kamera itu juga bisa mendiagnosis dengan tepat penyakit yang sedang dialami. Dan selang yang dimiliki oleh RSIA Bunda Menteng ini bisa untuk orang dewasa bahkan untuk baby yang baru lahir dan itu nggak sakit sama sekali.

Dengan endoskopi di RSIA Bunda ini tim dokter yakin Laringomalasia Luckie bisa didiagnosis dengan tepat dan diberikan pengobatan yang tepat. Nanti akan dilihat Laringomalasia Luckie itu seberapa parah, dan pengobatan yang dibutuhkan seperti apa?

Nah itu dia update perkembangan Luckie, nanti mami akan update lagi perkembangannya bagaimana. See you di next #CurcolYukMoms.