Baby · Fakta-Fakta

Penting Diketahui! Perbedaan Perkembangan Bayi Prematur dan Bayi yang Lahir Cukup Bulan

Bayi prematur dan bayi cukup bulan itu sama aja perlakuannya nggak ada yang berbeda. Kenapa mami bisa bilang begitu karena 2 anak mami merupakan anak yang lahir cukup bulan dan 2 anak mami lainnya lahir prematur. Tapi ternyata pemikiran mami ini salah total, karena cara penanganan mami yang salah akibatnya Luckie (bayi prematur) jadi sakit, penanganannya terlambat akhirnya perkembangannya telat banget dan mami nggak mau ini terjadi juga untuk para moms lain.

Hal-hal yang harus diketahui tentang bayi prematur

1. Bayi prematur memiliki usia koreksi

Siapa yang selalu berpikir kalau bayi prematur ya sama aja usianya dengan bayi cukup bulan? Itu salah ya moms. Bayi prematur memiliki usia koreksi. Contohnya mami melahirkan London dan Luckie di usia kehamilan 34 minggu yang mana harusnya melahirkan cukup bulan adalah di usia 40 minggu. Jadi dari 40 minggu dikurangi 34 minggu adalah 6 minggu. Jadi 6 minggu terlalu cepat dilahirkan. Lalu sekarang London dan Luckie usianya 24 minggu, nah di usia 24 minggu ini dikurangi 6 minggu hasilnya 18 minggu. Jadi usia koreksi London dan Luckie 18 minggu, jadi mereka sekarang bukan 6 bulan melainkan baru 4.5 bulan usianya.

2. Perkembangan milestone bayi prematur mengikuti usia koreksi

Jadi mami sendiri juga cukup kaget karena London Luckie perkembangannya berbeda banget dengan Louisse dan Loewy yang lahir cukup bulan. Kalau London kebetulan perkembangannya mengikuti bayi cukup bulan, berbeda halnya dengan Luckie. Perbedaannya adalah London di usia 3 bulan sudah bisa tengkurap dan angkat kepala. Sedangkan Luckie, dia nggak kuat tapi dengan bantuan fisioterapi dia baru bisa kuat dan angkat kepala di usia 5 bulan.

Lalu yang paling parah London di usia 2 bulan sudah bisa melihat dengan jelas alias fokus tapi berbeda dengan Luckie karena Luckie sempat mengalami Bronkopneumonia, gangguan di otaknya dan segala macam jadi matanya itu di usia 3-4 bulanan nggak fokus moms. Tapi di usia 5 jalan 6 bulan penglihatannya sudah bagus.

Jadi di sini kita bisa lihat bahwa perkembangan bayi prematur itu lambat banget tapi bayi prematur memiliki usia koreksi yang harus kita lihat. Memang agak sedikit terlambat tapi pasti bayi prematur bisa mengejar keterlambatannya dibanding bayi cukup bulan sampai di usianya 2 tahun. Kita bisa lihat bahwa perkembangan bayi prematur dengan bayi cukup bulan itu berbeda karena bayi prematur memiliki usia koreksi, bukan karena bayi prematur lambat dan bodoh ya moms.

3. Sleep apnea

Jadi ini sering banget dialami Luckie dari dia baru lahir sampai usianya 4 bulan sebelum dia masuk rumah sakit. Sleep apnea adalah gangguan tidur yang terjadi ketika napas berhenti selama beberapa saat selama beberapa kali. Sehingga membuat pasokan oksigen ke otak itu berkurang dan membuat anak kita susah banget untuk tidur. Kondisi sleep apnea ini juga akan hilang seiring dengan bertambahnya usia bayi. Jadi di umur Luckie 5 bulan dia sudah nggak mengalami sleep apnea.

4. Sering berhubungan dengan disabilitas neurologist

Luckie sendiri paru-parunya dari dia lahir belum berkembang dengan sempurna yang akibatnya pas lahir seluruh badannya biru keunguan. Ini disebabkan pasokan oksigen yang dipompa dari jantung ke seluruh tubuh itu berkurang moms. Dengan keadaan seperti ini membuat pasokan oksigen yang ke otak juga otomatis berkurang dan akan membuat beberapa masalah.

Berdasarkan penelitian, banyak anak yang mengalami masalah neurologist ini adalah anak yang lahir secara prematur. Biasanya gejala yang ringan, bayi prematur itu akan kesulitan untuk kemampuan berbahasa, belajar, attention defisit hyperactive disorder dan biasanya kalau masalah serius itu adalah keterbelakangan mental.

Kalau untuk kasus Luckie, Luckie mengalami Atrofi Otak, otaknya mengecil karena pasokan oksigen kurang ke otak. Sehingga setelah Luckie keluar dari rumah sakit karena masalah Bronkopneumonia itu Luckie nggak bisa melihat mami, nggak bisa angkat kepala, perkembangan motorik dan sensoriknya terlambat.

Luckie sempat didiagnosis bahwa dia akan tumbuh menjadi anak yang “idiot”, benar-benar akan terlambat. Tapi percayalah moms tidak ada hasil yang mengkhianati usaha, mami selalu melakukan fisioterapi ke Luckie dan akhirnya di usia 6 bulan Luckie sudah mampu kejar London. Bahkan setelah cek ke dokter, Luckie mungkin dalam beberapa bulan ke depan lagi sudah bisa mengejar keterlambatannya.

5. Kategori bayi prematur

  • Late Preterm : lahir di usia kehamilan antara 34-37 minggu
  • Preemie : lahir pada usia kehamilan kurang dari 32 minggu
  • Micro Preemie : lahir kurang dari 25 minggu kehamilan

6. Kontak skin to skin

Bayi prematur harus skin to skin, karena biasanya bayi prematur kayak Luckie yang paru-parunya belum berkembang dengan sempurna mengakibatkan oksigennya masih nggak bagus, nggak stabil, sering banget biru dan kesedak susu. Nah dengan kita skin to skin ini bisa menstabilkan detak jantung baby kita, menstabilkan oksigen bayi dan dapat meningkatkan kualitas tidur bayi.

7. Pneumonia

Biasanya bayi prematur rata-rata sering mengalami pneumonia karena bayi prematur memiliki lemak tubuh yang tidak normal sehingga nggak bisa menghasilkan panas dan ini terjadi sama Luckie. London itu kebetulan perkembangannya seperti bayi lahir cukup umur, jadi dia sering keringatan, pokoknya seperti normalnya bayi cukup bulan sedangkan Luckie itu dari lahir sampai usia 4 bulan nggak pernah keringetan sama sekali. Ini dikarenakan lemak tubuhnya itu belum bagus sehingga susah untuk menghasilkan panas dan suhu tubuh bayi prematur biasanya akan selalu lebih rendah. Karena bayi prematur itu rentan kedinginan maka bisa mengakibatkan beberapa gejala ke arah pneumonia. Belum lagi kalau sampai ada infeksi bakteri masuk ke aliran darah dan menginfeksi bagian paru-paru, lama kelamaan bisa menjadi pneumonia.

8. Sakit kuning

Bayi prematur juga bisa mengalami sakit kuning. Ini dikarenakan penumpukan bilirubin di darah, tapi tenang aja moms kalian cukup jemur aja di bawah sinar matahari atau bisa juga disinar.

9. ROP (retinopathy of prematurity)

ROP adalah kondisi dimana bagian retina mata memiliki perkembangan belum sempurna. Memang ada beberapa tingkatan ROP yang bisa sembuh sendiri tanpa harus diobati dan dibawa ke dokter mata tapi ada beberapa kondisi kalau sampai ROP ini sudah merusak retina bayi bisa membuat kebutaan selamanya. Jadi moms, kalau kita punya bayi prematur segera lakukan pemeriksaan secepatnya di usia 1 bulan, agar kalau sampai ada hal yang serius bisa segera diobati.

Inilah hal penting tentang bayi prematur yang harus diketahui karena bayi prematur itu berbeda dengan bayi cukup bulan. Penanganan bayi prematur itu harus ekstra agar anak bisa tumbuh dengan sehat dan bisa mengejar keterlambatan yang dialami. Bayi prematur tidak selalu akan tumbuh menjadi anak yang bodoh karena mami punya banyak teman yang anaknya prematur malah akademisnya lebih pintar dibanding anak yang lahir cukup umur. Jadi tetap semangat moms jangan pantang menyerah.