Seputar Program Bayi Tabung

Sisa 13 Calon Anak Bayi Tabung, Diapain ya?

Hai moms kembali lagi di sesi #CurColYukMoms. Pada kesempatan hari mami mau sharing tentang suatu hal yang banyak sekali diDM-kan para moms ke IG dan Tiktok mami yang bahkan kemaren sempat viral, yaitu tentang kelanjutan 13 calon bayi tabung.

Sebelum mami cerita mengenai kelanjutan si 13 calon bayi tabung, mami mau sedikit flashback dulu mengenai program bayi tabung yang pernah mami jalani. Mami pribadi melakukan program bayi tabung untuk mendapatkan anak dan mami lakukan sebanyak 2x.

Program bayi tabung yang pertama mami mendapatkan 3 telur, 1 good sisanya kurang bagus. 3 telur mami masukkan dan dapat Louisse Scarlett. Nah setelah itu otomatis sudah nggak ada calon anak yang tersisa untuk dimasukkan ke rahim mami.

Di kehamilan kedua mau nggak mau mami harus program ulang lagi. Suntik lagi dari awal dan lain-lain. Kebetulan pada program hamil kedua mami mendapatkan 32 telur. Setelah telur tersebut dibuahi sperma akhirnya dapat 16 calon anak yang siap dilahirkan dengan grade excellent. Yang mana kalau grade excellent ini tingkat keberhasilan untuk mendapatkan anak atau hamil di atas 50%. Pada saat itu, di kehamilan kedua mami cuma masukin 1 telur grade excellent dan dapat Loewy Axell.

Di kehamilan ketiga mami sebenarnya nggak ada rencana untuk mendapatkan bayi kembar. Tapi karena sayang telurnya masih sisa banyak banget akhirnya dokter minta mami untuk masukin 2 karena belum tentu juga akan jadi 2 janin.

Akhirnya mami masukkan 2 telur yang grade excellent ke dalam rahim mami dan mami mendapatkan si Kembar London dan Luckie. Jadi sekarang sisa telur mami ada 13 calon anak yang siap dilahirkan yang sekarang sedang dibekukan di kulkas khusus. Kulkas khusus tersebut mami bayar per bulannya 350ribu.

Mengetahui banyaknya telur yang siap dilahirkan, banyak dari moms yang menyarankan untuk disumbangkan aja telurnya atau dilahirkan lagi. Jujur dari mami pribadi sebenarnya masih dilema mau lahirkan lagi atau nggak soalnya sudah 4 anak. Suami sendiri sudah nggak mau, tapi mami sendiri pengen baby girl.

Tapi kalau misalnya sampai mami nggak mau punya anak lagi mami cuma punya 3 opsi yang pertama mami ambil 13 calon anak mami dalam bentuk strip, telurnya sudah kecil banget dimasukkan ke dalam strip dan akan mami kuburkan di halaman rumah mami.

Opsi kedua, 13 calon anak mami bisa disumbangkan ke Morula IVF Menteng. Biasanya telur tersebut untuk penelitian dan sudah dikonfirmasi telur mami bisa untuk penelitian. Opsi ketiga mami bisa ambil 13 calon anak mami dan balikin ke rahim mami, tapi baliknya nggak pada saat masa subur.

Banyak yang menyarankan untuk disumbangkan aja kan banyak pasangan nggak punya momongan berpuluh-puluh tahun. Jujur mami juga pengen banget sumbangin dan membantu pasangan lain, tapi setelah mami konfirmasi berkali-kali, di Indonesia ada hukum bahwa kita nggak bisa sumbangkan calon anak kita dari bayi tabung itu ke orang lain karena masalah genetic dan masalah hukum. Tapi kalau di luar negeri itu bisa kita sumbangkan ke pasangan yang belum memiliki momongan.

Jadi buat orang yang sudah DM mami untuk minta tolong mami sumbangin calon anak mami ke kalian, sorry banget tidak bisa. Kalau bisa pasti mami sudah sumbangin buat kalian. Ada juga yang bilang sayang banget kalau nggak digunakan, mending lahirkan lagi aja 13 anak dan kembar. Setelah mami konfirmasi ulang dengan dokter Nando, mami memang bisa melakukan sesar lagi tapi nggak bisa kembar lagi karena ada masalah dengan kantung kemih mami.

Terakhir mami hamil si kembar, bagian saluran kantung kemih mami berdarah dan yang ditakutkan kalau sampai nanti mau hamil kembar lagi itu resikonya lebih tinggi. Kalau mau hamil lagi cuma bisa masukin 1 embrio aja. Cuma sampai hari ini mami belum ada keputusan mami mau hamil lagi atau nggak tapi minimal mami sudah dapat beberapa informasi kalau mau hamil lagi itu bagaimana, bisa masukin kembar atau nggak dan lain sebagainya.

Inilah sharing mami mengenai bayi tabung dan sisa calon anak mami yang menunggu dilahirkan semoga bermanfaat. Untuk kalian yang ingin program bayi tabung tetap semangat, karena mami sendiri sudah menjalankan program bayi tabung dari umur 23 tahun dan melakukan beberapa aktivitas yang mendukung program bayi tabung akhirnya mami bisa berhasil. Program bayi tabung mami yang pertama, kedua dan ketiga berhasil semua. Tetap semangat moms!