Baby · Kesehatan

Hati-hati Mata Anak Tidak Fokus, Bisa Saja Terkena Retinopathy of Prematurity!

Sejak Luckie keluar dari NICU memang yang sering buat mami jadi bingung adalah matanya suka banget lihat ke kanan atas, dan suka banget cari jendela yang ada cahayanya dibandingkan melihat ke sekeliling. Awalnya mami pikir itu baik-baik saja.

Di usia 2 bulan mata Luckie sempat fokus apalagi pada saat foto, matanya bisa fokus lihat lensa kamera. Tapi semenjak Luckie masuk ke rumah sakit karena bronkopneumonia di 17 April 2021 yang mami rasakan Luckie mulai nggak fokus. Jadi dia susah banget fokus pada objek. Setiap mami panggil Luckie, Luckie nggak pernah lihat ke mami malah matanya lihat kemana-mana seperti sedang mencari sumber suara.

Memang ya moms ini adalah pertama kali mami punya baby prematur, dan ini pengalaman yang baru banget otomatis mami kurang berpengalaman tentang mengurus bayi prematur. Menjadi seorang ibu yang mempunyai bayi prematur harus aware banget. Karena Luckie suka nggak fokus saat melihat maka dari itu mami pada 3 Mei 2021 berinisiatif untuk cek di internet kelainan mata pada bayi prematur dan muncul yang namanya Retinopathy of Prematurity.

Retinopathy of Prematurity adalah kelainan bawaan pada baby khususnya baby prematur. Kelainan ini disebabkan tumbuhnya pembuluh abnormal pada retina baby kita, padahal retina itu fungsinya untuk menangkap cahaya yang masuk agar melihat. Kalau sampai ada pembuluh abnormal yang tumbuh di retina baby kita itu akan mengganggu penglihatan bahkan bisa membuat penglihatan baby kita hilang permanen alias buta.

RoP ada beberapa stage, stage pertama-ketiga itu masih bisa sembuh dengan sendirinya seiring perkembangan baby. Sedangkan kalau stage ke-4 retina baby kita sudah robek. Kalau stage ke-5 retina itu sudah lepas dari bola mata dan kalau sebelumnya tidak ada pengobatan lebih lanjut sebelum sampai ke stage 5 yang ditakutkan baby kita nggak bisa melihat lagi selamanya. Pemeriksaan RoP itu sebenarnya harus buru-buru dari baby kita lahir dan paling maksimal umur 1 bulan. Kalau pada saat ini Luckie sudah umur 4 bulan dan dinyatakan mengalami RoP, mami pusing banget, apalagi RoP sendiri itu menyiksa banget pengobatannya,

Setelah meyakinkan diri untuk tetap kuat, keesokan harinya mami datang ke JEC ketemu dokter Florence, dokter mencoba untuk menstimulasi Luckie dengan mainan-mainan dan hasilnya Luckie nggak fokus. Kemudian Luckie dicek syaraf mata dan pembuluh darah, untungnya dari hasil pemeriksaan lensa matanya Luckie bagus. Pembuluh darahnya nggak ada yang abnormal. Jadi Luckie nggak perlu mengalami pemeriksaan RoP.

Oh iya moms, pemeriksaan RoP ini nggak semudah itu. Jadi untuk memeriksa RoP moms harus ketahui dulu gejalanya agar bisa diperiksa. Gejalanya adalah baby yang lahir dengan usia kandungan kurang dari 31 minggu, baby lahir dengan berat badan 1.5kg atau kurang, kekurangan oksigen di dalam rahim, adanya infeksi rahim atau adanya kelainan genetik.

Untuk kasus Luckie setelah melakukan pemeriksaan, dokter mengatakan bahwa Luckie nggak mengalami RoP. Cuma Luckie itu matanya juling, kalau juling pada umumnya itu adalah juling ke dalam sedangkan Luckie julingnya ke luar. Kalau juling ke luar biasanya ada masalah ke otak, dan benar banget pada saat Luckie dirawat di rumah sakit karena bronkopneumonia Luckie di USG otaknya dan hasilnya mengalami Atrofi Serebri.

Otak Luckie mengecil dan nggak mengembang dikarenakan mungkin adalah oksigen yang masuk ke otak kurang karena Luckie sempat sesak napas dan itu ternyata berakibat pada matanya Luckie yang susah fokus. Yang ditakutkan kalau Atrofinya Luckie itu akut Luckie bisa mengalami kegagalan pertumbuhan dan perkembangan, motorik dan sensoriknya juga akan mengalami kelainan. Kalau Atrofi Luckie masih di stage yang rendah maka bisa sembuh dengan memberikan stimulasi.

Nah karena itu dokter Florence meminta mami untuk bertemu dokter syaraf khusus anak dan dokter Florence menganjurkan mami untuk menstimulasi mata Luckie biar Luckie sadar untuk melihat. Setelah itu mami bertemu dengan dokter syaraf khusus anak, dokter Agus dan beliau menstimulasi Luckie. Lalu disimpulkan bahwa Luckie masih belum sadar untuk melihat dan retina Luckie masih belum cukup kuat untuk menangkap warna-warna, yang harusnya sudah bisa menangkap warna. Kalau Luckie baru bisa menangkap warna hitam putih sedangkan warna lain belum bisa.

Jadi yang akan mami lakukan adalah menstimulasi Luckie dengan corak hitam putih dan cahaya lalu diulang terus menerus agar nanti Luckie lama-lama bisa sadar melihat dan fokus, berusaha untuk menggapai barang tersebut lalu baru diganti dengan objek berwarna lain. Untuk kalian moms yang merasa mata anak kalian mulai nggak fokus, segera bawa ke dokter mata terdekat, jangan sampai kayak mami, kalau sampai kena RoP itu udah telat banget. Kalau kalian punya baby prematur itu sudah harus dilakukan pemeriksaan maksimal umur dia 1 bulan jangan sampai terlambat. Karena kalau RoP ini semakin cepat ketahuan dan kita obati, resiko yang bisa membuat penglihatan menghilang permanen bisa dicegah dari dini.

Itu dia sharing mami mengenai perkembangan mengenai kelainan mata dan otak yang dimiliki Luckie. See you untuk update perkembangan Luckie selanjutnya moms.