Kesehatan

3 Faktor Pendukung Anak Tumbuh Tinggi, Cek Moms!

Salah satu indikator yang menunjukkan jika masa pertumbuhan si kecil berjalan optimal yaitu ketika tinggi badannya sesuai dengan usianya. Untuk mewujudkan kondisi ini, Moms harus tahu faktor-faktor pendukung anak tumbuh tinggi.

Kali ini Mami akan bagikan informasi terkait faktor utama pendukung anak tumbuh tinggi. Faktor-faktor tersebut di antaranya ada genetik, nutrisi, dan stimulasi.

1. Faktor Genetik

Seorang ahli biologi molekuler bernama Chao-Qiang Lai dari Tufts University menjelaskan kalau 60-80% tinggi badan anak ditentukan oleh faktor genetik.

“Sekitar 60-80% perbedaan tinggi badan ditentukan oleh faktor genetik, sedangkan 20-40% dapat dikaitkan dengan efek lingkungan, terutama nutrisi. Hal ini berdasarkan pada perkiraan heritabilitas tinggi manusia,” jelas Chao-Qiang Lai, mengutip dari laman Scientific American.

2. Faktor Nutrisi

Moms harus memberikan asupan bernutrisi kepada si kecil sejak ia lahir ke dunia. Sederet nutrisi yang dapat membantu anak tumbuh tinggi yaitu kalsium, vitamin D, protein, zat besi, kolin, dan folat.

3. Faktor Stimulasi

Satu hal lagi yang tidak boleh dilupakan adalah stimulasi. Berikan stimulasi yang tepat untuk mengoptimalkan tinggi badan anak, seperti rutin mengajaknya olahraga atau sekadar aktif berkegiatan fisik di rumah.

American Academy of Pediatrics menyarankan agar akan melakukan aktivitas selama 60 menit setiap hari. Durasi ini bisa dicicil dalam berbagai aktivitas hingga mencapai 60 menit dalam sehari. 

Itulah Moms 3 faktor pendukung agar si kecil tumbuh tinggi. Semoga informasinya bermanfaat.