Baby

Mengenal Purple Crying, Ketika Bayi Nangis dengan Durasi Lama

Melihat bayi yang nangis terus-menerus rasanya jadi ikut sedih, ya, Moms. Sebagai ibu, Moms pasti tidak tega saat bayi menangis dalam durasi yang lama. Pun khawatir jika ada sesuatu yang bikin bayi tidak nyaman, tetapi ia belum bisa mengatakannya.

Akan tetapi, ternyata di balik tangisan bayi, ada beragam makna yang tersimpan, salah satunya tentang fase purple crying. Pernahkah Moms mendengar atau tahu tentang kondisi ini?

Melansir dari theAsianparent Indonesia, fase purple crying ini mirip seperti kolik. Bayi akan menangis dengan durasi yang lama dan agak sulit ditenangkan, serta sering. Durasi total tangisan bayi di fase ini dalam satu harinya yaitu sekitar 1-5 jam.

Sejumlah bayi mengalami purple crying di usia 3 minggu, tetapi ada pula yang mengalaminya di usia 8 minggu. Namun, bayi akan melewati fase ini dengan sendirinya, dan mulai membaik bahkan berhenti di usia 12 minggu.

Lantas, apakah kondisi ini normal? Ya, kondisi ini normal, kok, jadi Moms tidak perlu khawatir berlebih. Hanya saja, jika ingin memastikan kondisi bayi aman dan tidak ada masalah kesehatan, Moms bisa membawanya cek ke dokter.

Sebenarnya purple crying merupakan sebuah singkatan. Menurut American Academy of Pediatric, berikut ini adalah penjelasan dari singkatan tersebut.

  • P singkatan dari kata peak of cryingyaitu selama beberapa bulan bayi akan mengalami puncak tangisan di bulan kedua, lalu akan berkurang di bulan ketiga sampai kelima.
  • U singkatan dari kata unexpected crying atau unpredictable cryingyaitu tangisan akan terjadi secara tiba-tiba tanpa penyebab yang jelas, lalu akan berhenti sendiri.
  • singkatan dari kata resist soothing, yaitu orang tua mungkin akan sulit menenangkan tangisan bayi ini.
  • singkatan dari kata pain like-facebayi akan terlihat kesakitan, padahal ia sedang tidak merasa sakit.
  • singkatan dari kata long lasting, yakni durasi tangisan bayi bisa berlangsung lama hingga beberapa jam.
  • singkatan dari kata evening, bayi akan lebih sering menangis pada sore hingga malam hari.

Apakah buah hati Moms di rumah pernah atau sering mengalami fase ini?