Baby

Bolehkah Bayi Minum Raw Milk? Yuk, Simak Penjelasan Ini

Sebelumnya, Moms sudah tahu belum apa itu raw milk? Mengutip dari situs Centers for Disease Control and Prevention, raw milk adalah susu mentah atau susu yang baru saja diperah dari sapi dan belum melalui proses apa pun, alias masih murni.

Sebenarnya, susu sapi yang belum diperah itu bersifat steril dari bakteri ataupun kotoran. Namun, saat proses pemerahan, bisa saja susu sapi terkontaminasi bakteri. Hal inilah yang patut Moms waspadai.

Untuk membunuh bakteri ataupun kotoran yang muncul saat proses pemerahan, dilakukanlah pasteurisasi. Yakni proses pemanasan makanan atau minuman dengan tujuan membunuh organisme merugikan. Umumnya, pemanasan susu dilakukan dengan suhu di bawah 100 derajat celcius.

Sedangkan untuk raw milk atau susu murni, proses pasteurisasi itu dilewatkan, Moms. Oleh karenanya, kira-kira bolehkah bayi minum raw milk?

Faktanya, bayi tidak disarankan minum raw milk atau susu murni atau susu mentah. Sebab, jenis susu ini dapat menyebabkan berbagai penyakit serius jika dikonsumsi.

Mengutip dari theAsianparent Indonesia, menurut penjelasan dr. Meta Hanindita, ada banyak bakteri, virus, dan parasit yang berkembang di raw milk, lantaran tidak menjalani proses pasteurisasi.

Beberapa kuman yang berhubungan dengan raw milk adalah E.coli, Salmonella, Campylobacter, dan Listeria monocytogenes. Kuman-kuman tersebut sangat rentan menyerang anak-anak, lansia, ibu hamil, dan orang dengan imunitas tubuh yang lemah. 

Bakteri tersebut, yang terdapat pada susu murni, dapat menimbulkan berbagai gangguan kesehatan. Masalah yang paling umum yaitu keracunan makanan. Gejala utamanya berupa mual dan muntah, diare, nyeri perut, demam, serta dehidrasi.

Maka dari itu, Moms, sudah jelas, ya, kalau raw milk tidak disarankan untuk dikonsumsi oleh bayi. Pasalnya, bisa memicu berbagai masalah kesehatan.