Kesehatan

Diagnosis Anak Terlambat Bicara Lewat Terapi SLP, Bagaimana Caranya?

Terlambat bicara atau speech delay merupakan salah satu gangguan tumbuh kembang yang kerap ditemukan pada anak-anak. Orang tua biasanya mulai menyadari sang anak mengalami keterlambatan bicara pada usia 3 tahun.

Akan tetapi, gejala anak terlambat bicara sebenarnya sudah bisa diketahui sejak dini, sebelum usia anak 3 tahun. Nah, saat anak mengalami kondisi ini, sebaiknya Moms segera menemui ahli patologi wicara-bahasa (SLP).

Melansir dari situs KidsHealth.org, SLP (atau terapis wicara) akan memeriksa kemampuan bicara dan bahasa buah hati Moms. Ahli patologi akan melakukan tes standar dan mencari tonggak dalam perkembangan bicara dan bahasa.

Selain itu, SLP juga akan memeriksa beberapa kondisi ini:

  • Apa yang anak Moms pahami (disebut bahasa reseptif)
  • Apa yang bisa dikatakan anak (disebut bahasa ekspresif)
  • Perkembangan suara dan kejernihan bicara
  • Status oral-motorik anak (bagaimana mulut, lidah, langit-langit mulut, dan lainnya bekerja sama untuk berbicara serta makan dan menelan)
  • Berdasarkan hasil tes, ahli patologi wicara-bahasa mungkin merekomendasikan terapi wicara untuk anak Moms.

Oleh karena itu, jika Moms menyadari bahwa si kecil mengalami keterlambatan bicara, segera bawa ia ke pakarnya untuk mendapat penanganan yang tepat. Dengan demikian, kelak kemampuan bicara anak bisa lebih baik sesuai bertambahnya usia mereka.