Ibu Menyusui

Mengenal Sindrom ASI Kurang yang Rentan Dialami Busui

Tak dimungkiri jika banyak ibu yang merasa jika produksi ASI-nya sedikit atau tidak bisa mencukupi kebutuhan bayi. Lantaran alasan ini membuat sang ibu memilih untuk memberikan susu formula kepada buah hatinya.

Sebenarnya, Moms, kecukupan ASI dapat dinilai dengan cara menimbang kenaikan berat badan bayi secara teratur. Bila kenaikan berat badannya masih sesuai dengan pertumbuhan normal, berarti si kecil mendapat asupan ASI yang cukup.

Selain itu, mengutip dari situs Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), cara lain untuk mengetahui produksi ASI Moms cukup untuk bayi adalah dengan mengamati berapa kali bayi buang air kecil. Apabila bayi hanya mendapat ASI, minimal ia buang air kecil 6 kali sehari. Tandanya bayi sudah cukup mendapat ASI.

Adapun jika Moms mengalami sindrom ASI kurang yaitu dipengaruhi oleh beberapa faktor ini:

  1. Menyusui. Posisi dan pelekatan yang salah, kurang sering, tidak mengosongkan payudara, dan menggunakan botol.
  2. Psikologis ibu yang kurang percaya diri untuk menyusui bayi.
  3. Fisik ibu yang kurang gizi, merokok, dan menggunakan alat KB hormonal.
  4. Bayi yang sakit ataupun mengalami kelainan kongenital.

Nah, kalau Moms pernah jugakah mengalami sindrom ASI kurang?