Kesehatan

Benarkah Memasak dengan Air Fryer Bisa Memicu Kanker?

Selama ini memasak menggunakan air fryer dianggap lebih sehat daripada harus menggoreng menggunakan minyak. Apalagi jika menggoreng dengan teknik deep fried di wajan.

Akan tetapi, muncul pula anggapan jika memasak menggunakan air fryer bisa memicu masalah kesehatan, yakni kanker! Benarkah demikian?

Mengutip dari situs theAsianparent Indonesia, memasak menggunakan air fryer memang cenderung membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan memasak dengan cara menggoreng konvensional.

Nah, waktu menggoreng yang lebih lama ini dinilai dapat menyebabkan pembentukan karsinogen, salah satu zat penyebab kanker, yang lebih besar.

Akan tetapi, menurut para ahli, kemungkinan ini masih bisa dicegah dengan cara mengatur temperatur air fryer di bawah 180 derajat celcius saat digunakan.

Pengaturan suhu dapat mencegah makanan menjadi gosong yang menyebabkan terbentuknya residu karsinogen yang berbahaya untuk kesehatan.

Meski demikian, di samping itu, National Cancer Institute pun menyebut bahwa menggoreng makanan dapat menyebabkan terbentuknya senyawa akrilamida yang berpengaruh terhadap penyakit kanker.

Menurut penelitian, menggoreng makanan dengan air fryer dapat membantu menurunkan kandungan akrilamida pada makanan yang digoreng.

Namun senyawa lainnya seperti aldehida, amina heterosiklik, dan hidrokarbon aromatik polisklik bisa terbentuk jika memasak menggunakan panas tinggi dan berhubungan dengan risiko kanker yang lebih tinggi.

Hanya saja untuk hal ini, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut bagaimana air fryer dapat menyebabkan pembentukan senyawa-senyawa tersebut.

Lantas, apakah air fryer benar dapat memicu kanker? Jawabannya, hal tersebut masih sekadar dugaan dan belum terbukti secara ilmiah, ya, Moms.