Baby

Ciri-Ciri Bayi Alergi Protein Susu Dilihat dari Fesesnya, Cek Moms!

Sejumlah bayi mengalami intoleransi protein susu sapi, mungkin salah satunya adalah buah hati Moms? Jika mengalami intoleransi atau alergi protein susu sapi, bayi biasanya menunjukkan gejala rewel, sakit perut, muntah, hingga muncul ruam.

Selain itu, ternyata intoleransi protein susu sapi pun dapat ditunjukkan melalui gejala lain, yakni dari fesesnya. Kira-kira apa saja ciri atau gejala bayi alergi susu jika dilihat dari fesesnya?

Mengutip dari situs Parents.com, ini adalah gejala yang perlu Moms perhatikan!

  1. Feses lebih encer dan lembek (diare), terutama jika terjadi dua hingga empat kali sehari selama lebih dari 5-7 hari.
  2. Warna feses sedikit merah karena tercampur darah. “Merah cerah dapat menunjukkan peradangan usus besar,” kata Wendy Sue Swanson, M.D., MBE, FAAP, dokter anak dan Kepala Petugas Medis SpoonfulONE.
  3. Kotoran berlendir yang menyerupai ingus di popok.

Apa yang Harus Dilakukan jika Bayi Mengalami Alergi Protein Susu?

Masih mengutip dari situs Parents.com, dokter anak mungkin akan merekomendasikan diet eliminasi, yang melibatkan menghilangkan makanan pemicu alergi dari piring ibu (susu, keju, yoghurt, es krim, dll.).

Lalu, untuk bayi yang diberi susu formula, bisa beralih ke jenis susu formula yang berbeda. Setelah itu biasanya gejala akan membaik dalam dua atau tiga minggu.

Meskipun kotoran bayi yang tidak biasa bisa tampak mengkhawatirkan, para ahli menekankan bahwa peradangan usus kecil bukanlah masalah besar, dan kemungkinan dokter anak akan merekomendasikan untuk memperkenalkan kembali bayi Anda pada susu di waktu-waktu tertentu.