Baby

Mengenal Penyakit Kuning ASI yang Bisa Dialami Bayi, Apa Saja Gejalanya?

Penyakit kuning ASI pada bayi biasanya tidak perlu dikhawatirkan, tetapi jika buah hati Moms mengalami jenis penyakit kuning khusus ini, berikut adalah fakta yang Moms perlukah sehingga Moms akan tahu jika ada sesuatu yang salah.

Mengutip dari situs Parents.com, lebih dari separuh bayi mengalami penyakit kuning dalam beberapa minggu pertama, tetapi sekitar 20 hingga 30 persen bayi yang disusui mendapatkan jenis penyakit kuning yang berhubungan langsung dengan menyusui. Inilah yang perlu diketahui tentang jenis penyakit kuning khusus ini.

Mengenal Penyakit Kuning ASI

Secara umum, bayi yang diberi ASI memiliki peluang lebih tinggi untuk mengalami penyakit kuning dibandingkan bayi yang diberi susu formula.

Penyakit kuning menyusui, atau penyakit kuning asupan suboptimal, terjadi ketika bayi yang disusui tidak mendapatkan cukup ASI dan kesulitan menyusu. Ini biasanya terjadi pada minggu pertama dan dapat diobati dengan meningkatkan pemberian makan untuk membantu membuang kelebihan bilirubin.

Ikterus ASI, di sisi lain, terjadi bahkan ketika bayi mendapatkan cukup ASI dan memiliki perlekatan yang kuat. Biasanya dimulai ketika bayi berusia dua minggu dan dapat berlanjut hingga dua belas minggu.

Gejala penyakit kuning ASI pada bayi di antaranya:

  • Menguningnya mata atau kulit
  • Berat badan tidak bertambah
  • Lesu atau mengantuk
  • Tangisan bernada tinggi

Apa Penyebab Penyakit Kuning ASI?

Dokter tidak tahu mengapa ikterus ASI terjadi, tetapi hal itu mungkin berkaitan dengan zat dalam ASI yang mencegah hati bayi Moms memecah bilirubin. Jenis penyakit kuning ini mungkin memiliki komponen genetik juga, yang berarti dapat diturunkan dalam keluarga.

Itulah Moms penjelasan tentang penyakit kuning ASI. Semoga bermanfaat.