Pregnancy

Benarkah Dehidrasi Saat Hamil Pengaruhi Produksi ASI?

Ibu hamil berpotensi mengalami dehidrasi atau kondisi tubuh kurang cairan. Terutama jika sedang mengalami morning sickness yang menyebabkan mual dan muntah. Sebab, muntah dapat membuat tubuh jadi sulit menyerap air yang dibutuhkan.

Kondisi dehidrasi ini sebaiknya jangan sampai Moms abaikan, karena berisiko memicu beragam kondisi buruk yang merugikan diri sendiri maupun janin yang sedang dikandung. Adapun salah satu dampak dari dehidrasi saat hamil yaitu dapat memengaruhi produksi ASI.

Kok, bisa, ya, Moms? Bukannya ASI baru diproduksi ketika si kecil sudah lahir ke dunia?

Perlu Moms tahu, mengutip dari laman theAsianparent Indonesia, produksi ASI dimulai sejak masa kehamilan. Di usia kehamilan 6 minggu, hormon memberi isyarat kepada tubuh untuk mengubah jaringan kelenjar menjadi sel pembuat susu yang disebut laktosit.

Sel-sel itu melapisi alveoli, kantung seperti balon yang melekat pada saluran dalam kelompok. Lalu, pada kehamilan 32 minggu, laktosit mulai memproduksi kolostrum untuk mengisi alveoli.

Nah, apabila Moms mengalami dehidrasi yang parah saat hamil, jaringan tubuh bisa saja mengering dan sel-sel akan mengerut sehingga tidak berfungsi dengan baik. Jika berlanjut terus-menerus, berisiko menyebabkan produksi ASI yang tidak memadai dan perubahan pada komposisi ASI.

Oleh karena itu, Moms jangan sampai mengalami dehidrasi saat hamil, ya. Yuk, cukupi kebutuhan air dalam tubuh dengan minum sekitar 10 cangkir setiap hari.