MPASI

5 Tips Menyimpan MPASI Bayi dengan Aman

Pemberian MPASI atau makanan pendamping ASI bisa mulai Moms berikan kepada si kecil sejak usia 6 bulan. Dalam memberikan MPASI untuk bayi, ada banyak hal yang perlu Moms perhatikan. Salah satunya yaitu tentang penyimpanan MPASI agar tetap aman dan layak diberikan kepada buah hati.

Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) yang dijelaskan langsung di situs resminya, berikut inilah tips yang harus orang tua perhatikan agar dapat menyimpan MPASI bayi dengan aman.

  1. Hati-hati dengan segala bakteri penyebab kontaminasi yang dapat tumbuh di makanan-makanan seperti daging, ikan, telur, susu, kedelai, pasta, dan sayuran. Oleh karena itu, simpanlah berbagai jenis makanan ini di dalam lemari pendingin dengan suhu kurang dari 5 derajat celcius.
  2. Simpan daging dan ikan di dalam wadah plastik, lalu letakkan terpisah dengan makanan yang telah dimasak dan bahan-bahan siap makan.
  3. Seluruh makanan harus disimpan sesuai dengan petunjuk penyimpanan yang tertulis di kemasan, serta tidak boleh digunakan setelah melewati tanggal kedaluwarsa.
  4. Makanan yang disimpan di kulkas tidak boleh digunakan lagi setelah berada di luar kulkas selama 2 jam atau bahkan lebih.
  5. Cairkan makanan beku (frozen food) yang ada di kulkas menggunakan microwave. Makanan yang telah dicairkan harus segera dimasak dan dikonsumsi. Makanan beku yang telah dimasak tidak dianjurkan untuk dibekukan kembali. 

Moms, jangan lupa terapkan tips-tipsnya, ya!