Pregnancy

Bolehkah Operasi LASIK Mata Saat Hamil?

Menurut penjelasan American Academy of Ophthalmology, operasi LASIK atau laser-assisted in-situ keratomileusis adalah tindakan medis yang dilakukan untuk menangani gangguan mata atau penglihatan. Adapun gangguan tersebut berupa rabun jauh (miopia), rabun dekat (hiperopia), dan astigmatisme.

Lantas, bolehkah menjalani operasi LASIK saat hamil? Mengutip dari situs theAsianparent Indonesia, menurut American Academy of Ophthalmology, melakukan operasi LASIK saat hamil tidak dianjurkan. Mengapa demikian?

Sebab, ketebalan dan kelengkungan kornea mata perempuan dapat meningkat karena perubahan hormonal selama hamil, maka koreksi penglihatan bisa jadi tidak akurat. Hal tersebut dapat menyebabkan masalah penglihatan setelah hormon kembali normal sehingga memerlukan operasi mata tambahan.

“Kebanyakan dokter mata merekomendasikan koreksi penglihatan laser sebelum kehamilan atau menunggu sampai setelah melahirkan bayi,” kata dokter mata Gregory Parkhurst, MD.

Dari penjelasan tersebut, jadi sebaiknya Moms tidak melakukan operasi LASIK mata saat hamil, ya.