Ibu Menyusui

Penyebab Kondisi Hipogalaktia atau Produksi ASI Rendah, Simak Moms!

Kondisi hipogalaktia atau produksi ASI yang rendah bisa saja dialami oleh Moms. Biasanya, hipogalaktia terjadi pada ibu usia antara 20 hingga 50 tahun. Mengutip dari situs theAsianparent Indonesia, adapun gejala kondisi hipogalaktia adalah persediaan atau produksi ASI yang rendah, serta sulit menyusui bayi karena tidak ada pasokan ASI.

Lantas, apa saja penyebab kondisi hipogalaktia, ya, Moms?

Masih mengutip dari laman theAsianparent Indonesia, berikut ini beberapa faktor risiko yang dapat menyebabkan kondisi produksi atau suplai ASI rendah.

  • Ibu jarang menyusui bayinya.
  • Pelekatan yang buruk saat menyusui bayi.
  • Pasokan susu yang memang rendah karena kondisi medis tertentu seperti kelelahan, stres ekstrem, operasi payudara sebelumnya, hipotiroidisme, sindrom ovarium polikistik (PCOS), persalinan atau pemulihan pascapersalinan yang sulit, obat-obatan tertentu, payudara yang kurang berkembang, penyakit, kanker payudara, atau kegagalan laktasi.
  • Bayi masuk dalam fase growth spurt.
  • Menyusui dalam waktu yang singkat.

Selain itu, ada juga faktor risiko lain yang membuat seorang ibu dapat mengalami hipogalaktia. Mengutip Mayo Clinic, faktor-faktor tersebut di antaranya:

  • Kelahiran prematur
  • Penggunaan obat-obatan tertentu
  • Kanker payudara pramenopause
  • Obesitas atau terlalu mempertahankan berat badan selama kehamilan
  • Tekanan darah tinggi yang dipicu dari induksi kehamilan
  • Diabetes tipe 2, tergantung apakah insulin terkontrol dengan baik/tidak
  • Kanker ovarium
  • Ada riwayat keluarga
  • Operasi payudara yang pernah dilakukan sebelum menyusui
  • Sindrom metabolik

Itulah Moms penjelasan terkait hipogalaktia atau kondisi produksi ASI yang rendah. Apakah Moms sedang mengalami kondisi ini?