Baby

Cara Mengatasi Sawan pada Bayi, Cek Moms!

Moms pasti pernah mendengar tentang kondisi sawan pada bayi, dong? Di kalangan masyarakat tradisional Indonesia, sawan sering dikaitkan dengan mitos tertentu dan makhluk halus.

Padahal, menurut penjelasan medis, mengutip dari laman SehatQ.com, sawan adalah suatu kondisi saat bayi mengalami perubahan perilaku yang tidak seperti biasanya. Atau bisa juga bayi mendadak sakit tanpa alasan yang jelas.

Adapun tanda atau gejala sawan pada bayi seperti menangis berlebihan (terutama pada sore dan malam hari), gumoh, kejang tiba-tiba disertai demam, bayi tampak kesakitan dan tak nyaman.

Nah, Moms, contoh penyebab sawan pada bayi yaitu kolik dan kejang demam. Jadi, bukan karena gangguan makhluk halus, ya.

Lantas, bagaimana caranya ketika bayi mengalami kondisi ini?

Masih mengutip dari laman SehatQ.com, cara menghilangkan sawan pada bayi bisa dilakukan berdasarkan penyebabnya. Jika disebabkan kolik, berikut adalah beberapa cara menenangkannya:

  • Menyusui secara teratur
  • Melakukan skin-to-skin
  • Membedong bayi
  • Mengusap atau mengelus tubuhnya
  • Mengubah posisi tubuhnya menjadi duduk atau berbaring
  • Memberi dot
  • Membawanya berjalan-jalan.

Sementara jika sawan terjadi karena kejang demam, Moms harus lebih sigap! Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyarankan langkah-langkah ini sebagai cara mengatasi demam yang menyebabkan kejang:

  1. Letakkan anak di tempat yang aman, jauhkan dari benda-benda berbahaya seperti listrik dan pecah-belah.
  2. Baringkan anak dalam posisi miring agar makanan, minuman, muntahan, atau benda lain yang ada dalam mulut akan keluar sehingga anak terhindar dari bahaya tersedak.
  3. Jangan memasukkan benda apa pun ke dalam mulut. Memasukkan sendok, kayu, jari orang tua, atau benda lainnya ke dalam mulut, atau memberi minum anak yang sedang kejang, berisiko menyebabkan sumbatan jalan napas apabila luka.
  4. Jangan berusaha menahan gerakan anak atau menghentikan kejang dengan paksa, karena dapat menyebabkan patah tulang.
  5. Amati apa yang terjadi saat anak kejang, karena ini dapat menjadi informasi berharga bagi dokter. Tunggu sampai kejang berhenti, kemudian bawa anak ke unit gawat darurat terdekat.
  6. Apabila anak sudah pernah kejang demam sebelumnya, dokter mungkin akan membekali orang tua dengan obat kejang yang dapat diberikan melalui dubur. Setelah melakukan langkah-langkah pertolongan pertama di atas, obat tersebut dapat diberikan sesuai instruksi dokter.