Kesehatan

Apakah Kejang Demam Membuat Anak Jadi Bodoh? Cek Faktanya!

Kondisi kejang demam yang dialami si kecil tentu saja bisa membuat orang tua khawatir. Menurut penjelasan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), kejang demam adalah kejang yang terjadi pada kenaikan suhu tubuh 38 derajat Celsius atau lebih yang disebabkan proses di luar otak.

Mayoritas kejang demam terjadi saat anak berusia 6 bulan sampai 5 tahun. Ciri khas kejang demam yaitu demamnya mendahului kejang, pada saat kejang anak masih demam, dan setelah kejang anak langsung sadar kembali.

Lantas, apa penyebab? Perlu Moms ketahui, penyebab kejang demam adalah demam yang terjadi secara mendadak. Demam dapat disebabkan infeksi bakteri atau virus, misalnya infeksi saluran napas atas.

Tak diketahui secara pasti alasan demam dapat menyebabkan kejang pada satu anak dan tidak pada anak lainnya, tetapi diduga ada faktor genetik yang berperan.

Setiap anak juga memiliki suhu ambang kejang yang berbeda. Ada yang kejang pada suhu 38 derajat Celsius, ada pula yang baru mengalami kejang pada suhu 40 derajat Celsius. 

Apakah Kejang Demam Membuat Anak Menjadi Bodoh?

Masih menurut penjelasan IDAI, kondisi kejang demam tidak berpengaruh terhadap perkembangan atau kecerdasan anak. Biasanya kejang demam menghilang dengan sendirinya setelah anak berusia 5-6 tahun.

Tenang saja, Moms, mayoritas anak yang pernah mengalami kejang demam akan mengalami tumbuh kembang yang normal tanpa adanya kelainan.