Baby

Pentingnya ASI untuk Bayi Prematur dan Tips Memberikannya

ASI atau air susu ibu merupakan nutrisi terbaik untuk seluruh bayi, termasuk bagi bayi yang lahir prematur. Bayi lahir prematur merupakan bayi yang lahir sebelum minggu ke-37. Pemberian ASI sangat bermanfaat bagi bayi prematur. Sebab, menurut penjelasan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), ASI tidak hanya menjadi sumber nutrisi, tetapi menjadi sumber faktor kekebalan tubuh dan pertumbuhan bayi permatur.

Akan tetapi, proses pemberian ASI kepada bayi prematur tidaklah mudah. Sebab, tidak semua bayi dapat langsung mengisap ASI dari sang ibu, terlebih bayi kondisi bayi belum stabil. Oleh karena itu, dibutuhkan dukungan semua pihak terkait perawatan bayi prematur, termasuk dalam memenuhi kebutuhan nutrisinya.

Adapun prinsip utama pemberian ASI kepada bayi prematur yang dapat Moms lakukan yaitu dengan memompa ASI secara benar, rutin, dan konsisten. Mulai dari tetes awal keluarnya ASI yang disebut kolostrum sampai tetes demi tetes selanjutnya. Kesabaran ibu untuk memerah ASInya merupakan modal utama.

Masih mengutip dari IDAI, cara memerah atau memompa ASI yang benar akan menghasilkan pasokan ASI yang cukup, dan semakin sering dipompa dengan benar maka akan menghasilkan produksi yang banyak pula.

Moms bisa memompa ASI setiap 2-2,5 jam sehari, di luar jam istirahat atau tidur ibu sekitar 4-5 jam sehari. Upayakan memompa konsisten sehari 6-8 kali, dengan lamanya memompa sekitar 100 menit.

Kemudian, prinsip kedua yaitu Moms harus sepenuhnya ikhlas menerima kelahiran bayinya secara prematur, hindari rasa stres yang mengganggu, tanamkan rasa optimis, percaya diri bahwa tim berusaha keras untuk menolong sang bayi, dan Moms merupakan bagian dari tim tersebut. Tentunya dalam menjalani hal ini dibutuhkan dukungan keluarga terutama sang suami.

Moms juga dianjurkan untuk berkonsultasi dengan konselor laktasi di rumah sakit. Dengan begitu Moms bisa mendapat bantuan lebih untuk bisa memberikan ASI kepada buah hati tercinta.