Uncategorized

12 Tempat Wisata Terbaik di Sydney

1. Sydney Opera House

Gedung opera Sydney mungkin merupakan salah satu bangunan yang paling photogenic di seluruh dunia. Sungguh, gedung ini dilihat dari sisi manapun tetap terlihat menarik. Di malam haripun, gedung ini terlihat cantik dengan pencahayaan yang keren. Pada event tertentu, eksterior gedung ini sering dijadikan ‘kanvas’ untuk memproyeksikan gambar. Sesuai namanya, gedung ini merupakan gedung pertunjukan opera dan musik klasik.

Hampir setiap hari ada pertunjukan di gedung ini, tapi jangan harap bisa go show untuk nonton opera, karena biasanya tiket untuk satu bulan ke depan sudah habis terpesan. Gedung yang diresmikan pada tahun 1973 ini telah ditetapkan sebagai World Heritage Site pada tahun 2007.

2. Taronga Zoo

Kebun binatang ini merupakan kebun binatang yang terkenal di Sydney dan berada di daerah pesisir dari pelabuhan Sydney. Kebun binatang ini dibuka pada tanggal 7 Oktober 1916 dengan luas mencapai 28 hektar.

Kebun binatang Taronga merupakan rumah bagi lebih dari 4000 binatang dari 350 spesies. Objek wisata ini merupakan tempat konservasi bagi binatang seperti komodo, setan tasmania, macan tutul, dan masih banyak lagi hewan eksotis lainnya.

3. Sea Life Sydney Aquarium

Akuarium besar ini menjadi objek wisata yang sangat menyenangkan, terutama untuk anak – anak. Di tempat ini anak – anak bisa belajar mengenai kehidupan laut dengan berbagai jenis binatang laut dan koral.

Banyak berbagai macam jenis ikan seperti Hiu, Ubur – ubur, kuda laut, dugong, dan ikan-ikan lainnya. Terdapat lebih dari 13.000 binatang yang terdiri dari 700 spesies.

4. Hyde Park and ST Marys Cathedral

Objek wisata Hyde Park telah menjadi taman tertua di Australia dengan luas sekitar 16,2 hektar di pusat bisnis dari Sydney. Di taman ini terdapat pemandangan untuk wisatawan serta terdapat banyak patung dan monumen. Selain itu, taman ini setiap tahun juga digunakan sebagai berbagai pertunjukan kesenian termasuk Festival Sydney, Australia Day, ANZAC day dan Pekan Raya Makanan.

5. The Rocks

The Rocks adalah suatu distrik dalam pinggiran kota Sydney dan sangat menarik untuk jalan – jalan. The Rocks menjadi tempat wisata untuk mencari berbagai macam butik dan galeri yang elegan.

Di salah satu tempat wisata terbaik di Sydney ini juga menyediakan berbagai macam hidangan kuliner yang lezat dan berbelanja cendera mata. The Rocks juga menjadi pusat dari sejumlah daya tarik seni paling terkenal di Sydney.

6. Bondi Beach

Pantai Bondi merupakan salah satu pantai yang terkenal dan terletak di sekitar pinggiran kota Sydney. Pantai Bondi mempunyai pasir berwarna putih, terletak 7 km dari sebelah timut distrik bisnis pusat Sydney.

Pantai Bondi menjadi pilihan turis dan menerima banyak sekali pengunjung setiap tahun. Setiap bulan Agustus, pantai ini mengadakan City to Soft Run. Selain itu, juga terdapat festival film pendek internasional Australia. Banyak turis juga menghabiskan Hari Natal di pantai ini untuk berlibur bersama dengan keluarga.

7. Luna Park

Mengunjungi taman bermain bersama keluarga dan orang – orang tersayang merupakan salah satu cara menghabiskan waktu yang menyenangkan. Liburan moms tentu akan semakin berkesan apabila dihabiskan di Luna Park Sydney, salah satu ikon kota Sydney yang pertama kali dibuka pada tahun 1935.

Terletak di Sydney Harbour, taman hiburan ini memiliki beberapa permainan yang memacu adrenalin, seperti wahana Wild Mouse dan Hair Raiser. Selain itu, moms juga bisa menikmati pemandangan Sydney Harbour Bridge dan Sydney Opera House yang mengagumkan dari kincir ria. Jika moms ingin bersantai di dalam ruangan, datanglah ke Coney Island di mana moms dapat bermain di bermacam wahana seperti Giant Slides dan Mirror Maze. Jangan lupa untuk membeli gulali agar hari moms semakin sempurna!

8. Chinatown

Bagi kamu yang suka berbelanja, bisa mengunjungi Chinatown di Sydney. Lokasi Chinatown dekat dengan Taman Tumbalong atau Tumbalong Park, Pelabuhan Darling, dan Capitol Theater. Di sini kamu juga bisa menikmati berbagai makanan khas Tiongkok. Bagi kamu yang ingin mencari aksesoris untuk HP atau oleh-oleh khas Tiongkok, bisa kunjungi Chinatown ini kapan saja.

9. Darling Harbour

Objek wisata ini merupakan suatu permukiman di Sydney dan menjadi daerah rekreasi bagi para pejalan kaki. Permukiman daerah ini membentang dari Chinatown, sepanjang Cockle Bay hingga King Street Wharf 3.

Tempat ini menjadi favorit bagi turis karena banyak kafe dan restauran sampai dengan tengah malam. Selanjutnya, pada setiap malam minggu terdapat pertunjukan kembang api yang sangat indah.

10. Fish Market

Orang Aussie gemar sekali makan seafood. Tentu saja, tempat terbaik untuk mendapatkan makanan laut yang paling segar adalah Pasar Ikan.

Konon, Sydney Fish Market adalah pasar ikan terbesar kedua di dunia setelah Tsukiji, pasar ikan di Tokyo, Jepang. Mommy sih kurang percaya :p Tapi mungkin karena tidak menjelajah seluruh pasar ikan ini ya, hanya bagian toko dan restorannya saja. Mungkin kalau ikut tur untuk melihat pelelangan ikan di pagi hari, baru akan tahu seberapa besar Sydney Fish Market ini.

11. Blue Mountain

Blue mountains merupakan kawasan pegunungan yang berada di wilayah New South Wales, Australia. Di kawasan pegunungan ini turis akan menjumpai berbagai rangkaian tebing batu pasir, air terjun, semak, dan hutan eukaliptus dengan luas satu juta hektar.

Objek wisata alam ini akan membuat anda takjub dengan jalan lintas hutan semak. Selain itu, di tempat ini anda bisa menikmati berbagai restoran, tempat istirahat, dan pertunjukan seni.

12. Queen Victoria Building

QVB ini bisa dibilang seperti mall, namun jangan pernah membandingkan mall QVB ini dengan mall-mall besar yang ada di Indonesia. Mall ini tidak begitu besar tapi suasananya sangat klasik dan artistik, juga banyak barang branded yang dijual di sini.

Food · Review Produk

Minuman Kekinian di Sydney : Yogurt Campur Nasi Ketan!

Hai moms, kali ini mommy akan review minuman kekinian di Sydney yaitu Yogurt melanjutkan episode flashback jalan – jalan ke Australia tahun lalu. Moms tahu yogurt? Iya yogurt yang biasa kita beli di minimarket terdekat. Nah tapi, yogurt kali ini beda dari biasanya moms. Apa bedanya? Yogurt yang ini adalah yogurt dicampur nasi ketan!

Karena mommy penasaran dengan minuman kekinian yang ada di Australia, akhirnya mommy memutuskan untuk beli yogurt ketan ini moms. Yogurt yang mommy beli adalah dari Yees Yogurt.

Yogurt dicampur ketan berwarna ungu ini dibandrol dengan harga AUD 6,3 atau setara dengan Rp. 63.000. Selain itu mommy juga beli yogurt taro seharga AUD 6,9 atau setara dengan Rp. 69.000. Dan yang terakhir mommy beli yogurt campur bird nest atau sarang burung walet harganya AUD 19,9 atau setara dengan Rp. 199.000. Seperti apa rasa dari yogurt – yogurt yang mommy beli? Yuk simak reviewnya berikut ini.

Pertama kita coba dulu yang yogurt campur taro, rasanya oke lah menurut mommy. Rasanya ya seperti biasa yogurt yang sering kita beli lalu hanya dicampur dengan taro aja.

Selanjutnya kita coba yang paling populernya yaitu yogurt + nasi ketan. Moms, nasi ketan dimakan biasa saja kadang ada yang enggak enak ya moms, tapi ini dicampur ke minuman, kebayang enggak sih rasanya?

Setelah mommy coba, nasi ketannya sendiri teksturnya sudah lembut tapi masih ada rasa ketannya ya moms. Kalau untuk yogurtnya sendiri ya rasa yogurt aja sih moms, enggak terlalu asam dan enggak terlalu manis. Jadi untuk yogurt dicampur nasi ketan ini lumayan mahal menurut mommy, tapi ya rasanya masih oke lah mommy suka dan rasanya enggak seaneh yang mommy bayangkan ternyata.

Kita lanjut lagi yang paling mahal yang mommy beli. Sebenarnya yang lebih mahal lagi ada moms yaitu yang burung walet rasa bunga mawar itu harganya Rp. 300.000. Tapi karena beberapa pertimbangan akhirnya mommy menjatuhkan pilihan mommy ke yogurt + sarang burung walet.

Setelah mommy mencicipi, rasanya sangat mengecewakan, karena yogurt biasa cuma ditambah sarang burung walet dan sarang burung waletnya itu kecil – kecil banget dan sedikit banget. Kalau di Jakarta kita beli sarang burung waletnya aja untuk diminum paling Rp. 30.000 – Rp. 40.000 per botol, dan kita benar – benar merasakan sarang burung waletnya. Tapi enggak papa ya moms, namanya juga nyoba. Karena memang minuman ini sedang naik daun banget, dimana – mana banyak yang jual.

Untuk mommy, mommy masih lebih memilih yang yogurt dicampur nasi ketan. Tapi kalau misalnya dibilang mommy bakal addicted sama ini atau enggak, jawabannya adalah enggak. Paling cuma sekali minum di sini aja dan enggak minum lagi. Kalau sampai di Jakarta buka pun itu paling nyobain sekali dan enggak bakal sesering minum milk tea yang pada umumnya ya moms.

Sekian review mommy kali ini, semoga bermanfaat.

Review Tempat

Hyde Park and St Marys Cathedral : Tempat Wisata Gratis & Keren untuk Foto

Hai moms kembali lagi bersama mommy di #CurcolYukMom. Kali ini mommy ingin sharing tentang pengalaman mommy mengunjungi salah satu tempat wisata di Australia yaitu St Marys Cathedral. Cara untuk datang ke sana gampang banget yaitu mommy tinggal naik bus dan turun di museum Elisabeth kita akan lihat Hyde Park. Ada juga museum yang kita kunjungi. Setelah dari museum itu kita jalan melewati Hyde Park itu dan nanti kita akan ketemu dengan St Marys Cathedral ini dan yang pasti keren, dan juga enggak perlu mengeluarkan biaya beli tiket untuk masuk ke dalam.

Hyde Park adalah sebuah taman besar di Sydney, New South Wales, Australia. Hyde Park terletak di sisi timur distrik bisnis pusat Sydney. Hyde Park merupakan taman paling selatan dari sejaringan taman yang memanjang dari utara ke pesisir Port Jackson (Sydney Harbour). Di Hyde Park itu kita bisa keliling dan foto – foto karena di sana banyak banget spot foto yang bagus.

Cara untuk datang ke Hyde Park ini gampang banget. Mommy datang menggunakan bus dan turun di station museum Elisabeth street dan kita langsung menemukan Hyde Park. Mommy akan berikan spot – spot foto yang bisa kalian gunakan ketika datang ke Hyde Park dan sekitarnya ya moms, yaitu :

1. Sydney’s Bullet Sculpture

Sydney’s Bullet Sculpture adalah sebuah karya seni pahatan berbentuk seperti peluru sesuai dengan namanya ya moms. Sydney’s Bullet Sculpture ini berlokasi di dalam Hyde Park. Jadi sembari keliling – keliling Hyde Park moms bisa mampir dan take a picture di sini.

2. Anzac Memorial

Anzac Memorial di Hyde Park Sydney adalah penghormatan utama NSW untuk semua warga Australia yang telah bertugas di Angkatan Pertahanan. Ini adalah monumen dari semangat dan legenda Anzac dan tempat untuk mengenang jasa – jasa pahlawan serta untuk mereka yang kehilangan orang yang dicintai.

Anzac Memorial dirancang oleh Bruce Dellit, seorang arsitek kelahiran Sydney berusia 32 tahun yang telah berlatih di Sydney Technical College dan Sydney University. Dia memenangkan kompetisi desain pada Agustus 1930. Dellit adalah pendukung utama gaya Art Deco berumur pendek yang populer pada 1930 an. Desain uniknya tidak hanya mencakup ruang peringatan kontemplatif tetapi juga kantor dan kamar untuk membantu mereka yang telah kembali dari Perang Dunia Pertama.

3. St. Marys Cathedral

Menurut mommy untuk cathedral di sini masih so so lah ya moms, karena mommy kan pernah ke Roma, Italia dan di sana banyak banget cathedral yang ukurannya lebih besar dari sini tapi masih oke lah ya moms. Untuk masuk ke sini juga gratis ya moms

Nah itu dia perjalanan mommy di Hyde Park dan St. Marys Cathedral. Penasaran seperti apa serunya mommy jalan – jalan? Yuk simak di video berikut ini.

Food · Review Produk

Review KOI Dessert Bar Karya Chef Asal Indonesia

Melanjutkan cerita flashback saat liburan ke Australia tahun lalu, mommy juga akan review salah satu minuman yang pastinya sudah enggak asing lagi buat kalian semua, yaitu KOI. Pada waktu itu mommy berkesempatan untuk pergi ke KOI Dessert Bar yang lokasinya bersebelahan dengan Mall Central Park persis di 46 Kensington St, Chippendale NSW 2008, Australia. Tapi dikarenakan KOI Dessert Bar itu padat orangnya, banyak peminatnya jadi kita enggak dapat tempat duduk akhirnya kita takeaway aja pesanan kita.

Menu yang mommy pesan adalah Black Forest yang mana di dalamnya ada dark cherries, chocolate crumb, dark chocolate brownies, cherry creme diplomat dan berry consome jelly. Dan untuk harganya, 1 porsi dibandrol seharga Rp. 130.000, lumayan mahal ya moms tapi bagi orang Sydney itu biasa saja, normal.

Untuk rasanya crunchy bagian atasnya, terus ada perpaduan cherrynya di bawah, browniesnya juga berasa. Kalau kalian suka Black Forest banget makan ini mungkin akan kecewa ya, soalnya agak eneg dan seriously makan 3 sendok aja sudah bikin mommy eneg. Kurang rekomen ya kalau dari mommy.

Selanjutnya mommy juga beli Strawberry Pillow, yang di dalamnya ada strawberry lychee mousse, strawberry jam, lychee pieces, strawberry jelly dan almond dengan harga Rp. 105.000.

Untuk penampilannya, setelah mommy perhatikan di KOI Dessert Bar ini keunikannya adalah semua dessert dia, cake dia mengkilat dan cantik. Untuk rasanya segar, ada crunchynya juga dari biskuit yang ada di bawahnya. Buat kalian pecinta dessert tapi enggak suka yang bikin eneg, Strawberry Pillow ini sangat mommy rekomendasikan, karena segar, enak dan enggak bikin eneg.

Lanjut ke dessert selanjutnya yaitu Nomtella, di dalamnya adal dark choco brownies, espresso mousse, salted caramel dan hazelnut. Harga dessert ini adalah Rp. 105.000.

Dari penampilannya seperti yang mommy sudah katakan tadi, coklatnya mengkilat dan pastinya cantik. Rasa kopi, brownies dan caramelnya berasa banget. Kalau mommy bukan tipe yang suka kopi, tapi buat kalian suka kopi dan mau coba yang manis – manis enggak coklat doang, dessert yang satu ini cukup oke untuk dicoba. Tapi kalau untuk mommy kurang gitu suka.

Dessert selanjutnya adalah Mango Yuzu. Di dalam Mango Yuzu terdapat almond sable, manggo mousse, jelly dan yuzu curd dengan harga Rp. 120.000.

Untuk penampilannya seperti dessert – dessert yang lain ya moms, cantik. Untuk rasanya segar dan mommy suka.

Selain pesan dessert mommy juga pesan minuman, dan mommy pesan milk tea shake yang rasa Sesame Black dan White Chocolate. Harga AUD 6 atau Rp. 60.000/350 ml.

Untuk yang rasa Sesame Black pas diminum rasanya seperti masih ada gumpalan – gumpalan dari sesame blacknya tapi tetap enak. Kalau yang White Chocolate juga sama masih ada gumpalan – gumpalan white chocolate, rasanya segar dan manisnya pas enggak over.

Ini semua adalah review mommy tentang KOI Dessert Bar. Untuk semua yang mommy review ini mommy menghabiskan total Rp. 600.000 an lebih. Kalau untuk harga orang Sydney segitu murah, tapi bagi kita orang Indonesia lumayan ya moms hanya untuk dessert. Untuk kalian yang memang pecinta dessert, must try banget. Kalau untuk keunikan makanannya itu unik – unik banget, cantik banget, kalau rasanya ada beberapa yang mommy suka ada juga yang enggak suka. Yang paling mommy suka adalah yang Strawberry Pillow dan Mango Yuzu.

Semoga bermanfaat ya moms.

Uncategorized

Jalan – jalan ke Opera House Sydney Australia

Nah hari ini mommy mau flashback untuk sharing cerita hari pertama mommy di Sydney. Mau tahu kegiatan apa yang mommy lakukan? Yuk simak cerita mommy berikut ini.

Mommy pergi di bulan Juli tahun 2019 dimana saat bulan tersebut Australia masih musim dingin dan bahkan sedang dingin-dinginnya. Di hari pertama ini mommy dan keluarga main ke Sydney Opera House. Di daerah Sydney Opera House ini ada Sydney Harbour Bridge, Opera House, ada banyak penjual makanan dan masih banyak lagi yang harus kalian coba moms ketika berkunjung ke daerah Opera House.

Cara kita pergi ke Sydney Opera House atau Sydney Harbour Bridge itu gampang banget. Kalian tinggal tulis di Google Maps, maka Google Maps ini akan langsung muncul pilihan cara untuk sampai ke Opera House, bisa naik kereta, bus atau jalan kaki beserta durasi waktu yang harus ditempuh. Dan biasanya kalau mommy lebih memilih menggunakan naik bus.

Mommy naik bus langsung turun di Philips St, jadi dari Philips St itu kita masih harus jalan lagi lurus aja sekitar 5 menit, dan di sepanjang jalan itu kanan kirinya adalah gedung perkantoran. Tapi kalau kalian yang enggak mau jalan kaki lagi, kalian bisa menggunakan kereta atau naik bus yang arah tujuan ke Circular Quay. Nah turun di Circular Quay langsung kelihatan Harbour Bridge, tapi Opera Housenya belum kelihatan kalian masih harus jalan masuk lagi untuk bisa lihat Opera Housenya.

Di Sydney, Harbour Bridge dan Opera House ini merupakan salah satu tempat wisata di Australia yang wajib kalian kunjungi jika datang ke Australia ya moms. Di sana ramai sekali, banyak wisatawan datang ke sana, salah satunya wisatawan asal Indonesia. Kalau kalian ke Australia tapi belum mengunjungi salah satu icon Australia ini, berarti kalian belum ke Australia.

Kalau mommy dan keluarga kemarin sampai di sekitaran Opera House kurang lebih jam 1 siang, lalu kita keliling – keliling di sana sampai jam 7 malam. Jadi kita 6 jam di sana non stop, kita main, jalan – jalan, duduk – duduk menikmati suasana di sekitar Harbour Bridge, seru banget moms pokoknya!

Saat kita di sana kita juga berkesempatan untuk masuk ke dalam Sydney Opera House. Di dalam Sydney Opera House ini kita bisa menikmati beberapa pertunjukan. Setelah selesai menonton pertunjukan di dalam Sydney Opera House, kita keluar dan disambut oleh Sydney Harbour Bridge dan hembusan angin yang sejuk banget moms.

Setelah hampir malam, kita menyebrang ke sebrang Harbour Bridge untuk melanjutkan perjalanan kita untuk mengisi perut moms. Nah di seberang Harbour Bridge ini banyak banget restoran yang menjual berbagai macam makanan. Dan mommy sempat mencoba makan di salah satu restoran terbaik di sana yaitu Quay Restaurant.

Buat mommy sendiri datang ke Sydney Opera House dan Sydney Harbour Bridge ini benar – benar bagus banget untuk family time dan bagus juga untuk membawa anak – anak. Karena terbukti Louisse dan Loewy happynya luar biasa selama di sana.

Mau lihat bagaimana keseruan mommy dan keluarga jalan – jalan di Sydney Opera House dan Sydney Harbour Bridge? Klik video di bawah ini ya!

Review Tempat

Jalan-jalan dan Lihat Berbagai Macam Ikan di Sea Life Sydney Aquarium

Di hari kedua mommy dan keluarga liburan di Sydney, mommy jalan-jalan ke Sea Life Sydney Aquarium. Sea Life Sydney Aquarium ini cukup famous di Sydney dan ramai banget. Lokasinya di Darling Harbour, yang mana kita tahu sendiri Darling Harbour ini sudah famous banget dan tempatnya juga enak, enjoy banget. Jadi kalau kalian di Australia dan ingin jalan – jalan ke Sea Life Sydney Aquarium gampang banget tinggal naik bus, kereta atau bisa juga jalan kaki. Kalau mommy sendiri ke Sea Life Sydney Aquarium naik bus.

Setelah sampai di Sea Life Sydney Aquarium, kita beli tiket dulu dan kebetulan sebelumnya mommy sudah searching di Google kalau tiketnya seharga AUD 50/person. Tapi untungnya pas mommy sampai di sana ada pilihan Merlin Annual Pass. Cuma kalau sampai mommy beli Merlin Annual Pass itu untuk semua tempat wisata di sana dan itu bisa menghabiskan AUD 80, jadi mommy enggak beli Merlin Annual Pass karena mommy planningnya hanya pergi ke Sea Life Sydney Aquarium dan Madame Tussauds. Lalu kita beli yang duo auto pass seharga AUD 60 dan itu tetap murah hitungannya.

Setelah membeli tiket, kita langsung menuju ke tujuan utama kita yaitu Sea Life Sydney Aquarium untuk jalan – jalan. Di sana seru banget, menurut mommy dengan harga tiket yang mommy beli itu worth it banget karena kita di sana bisa lihat berbagai macam jenis binatang yang enggak bisa kalian temukan di Indonesia. Bahkan untuk aquarium di Jepang aja kalah. Selain ada fish dengan berbagai macam corak dan warna, ada juga terumbu karang, shark, lalu ada permainan juga untuk anak – anak.

Di Sea Life Sydney Aquarium, mommy juga ambil foto yang ada di sana ya moms. Kita dapat 10 lembar foto dengan harga AUD 20. Untuk pengambilan fotonya kita hanya perlu memasukkan kode yang telah diberikan atau scan barcode dari kertas yang telah diberikan, selanjutnya kita download deh foto – foto kita tersebut.

Segitu aja perjalanan yang bisa mommy share selama di Sea Life Sydney Aquarium. See you di next episode moms.

Food · Review Tempat

Review Resto Hurricane’s Grill Darling Harbour Sydney Full Pork Ribs

Melanjutkan episode flashback jalan – jalan ke Australian, kali ini mommy mau review restoran tempat mommy makan lagi. Kali ini mommy sedang berada di restoran Hurricane’s Sydney Darling Harbour. Di sini mommy mau review salah satu makanannya yaitu Full Pork Ribs dengan harga 1 porsi AUD 59 atau setara dengan Rp. 590.000 pada saat itu. Dan mommy pesan potato chips sebagai makanan pendampingnya.

Di 1 porsi Full Pork Ribs ini ada 10 iga daging babi ya moms. Menurut mommy enak ya moms dan wangi juga masakannya. Untuk potatonya juga enggak mengecewakan, untuk ribsnya lembut banget walaupun cara memasaknya dipanggang. Kalau untuk bumbunya, rasanya manis – manis tapi enggak bikin eneg. Sedangkan untuk daging porknya sendiri, enggak ada bau – bau daging porknya ya moms. Padahal kan biasanya kalau untuk orang yang enggak terlalu pintar masak pork walau bagaimanapun cara memasaknya misal sudah disteam selama 8 jam pun masih ada bau khas porknya, tapi kalau ini walaupun hanya dipanggang enggak ada bau khas daging porknya sama sekali.

Selain Full Pork Ribs, mommy juga pesan Fish & Chips seharga AUD 21 atau setara dengan Rp. 210.000. Untuk Fish & Chipsnya, sausnya enggak enak menurut mommy. Kalau ikannya juga biasa aja ya moms, cuma memang dagingnya lebih lembut dan rasanya ikannya beda enggak kayak yang di Indonesia.

Kalau ke Hurricane’s Grill Darling Harbour Sydney, mommy paling merekomendasikan untuk mencoba Full Pork Ribs itu tadi ya moms. Jadi bagaimana? Tertarik untuk mencoba menu Full Pork Ribs dari Hurricane’s Grill Darling Harbour Sydney?

Review Produk

Naik Pesawat Garuda Indonesia Jakarta – Sydney Bawa Anak Nyaman Enggak Ya?

Hai moms, kali ini mommy mau flashback saat mommy mau liburan ke Australia. Ini adalah kunjungan ke-4 mommy ke Australia tapi ini adalah pertama kalinya untuk mommy bawa Louisse dan Loewy, mama mertua dan juga mama sendiri ke Australia ya moms. Pada saat perjalanan ke Australia kemarin mommy naik Garuda Indonesia ke Australia.

Jadi pas mommy beli tiket untuk Jakarta ke Sydney harga PP nya Garuda Indonesia saat itu adalah Rp. 10.000.000/orang. Untuk ukuran tiket Garuda Indonesia Rp. 10.000.000 ini menurut mommy masih worth it ya karena biasanya Qantas Airlines bisa sampai Rp. 11.000.000++. Jadi mommy dapat Rp. 10.000.000 karena promo itu sudah termasuk murah. Dan itu adalah tiket direct/langsung dari Jakarta ke Sydney jadi kita enggak perlu transit – transit lagi moms dengan lama perjalanan adalah 6,5 jam.

Kalau kita bandingkan dengan tiket AirAsia dan lain – lain beda ya moms pasti mereka lebih murah karena transit sedangkan Garuda Indonesia ini direct, dan untuk direct ini lumayan murah. Selain tiketnya lumayan bersahabat, bagaimana dengan fasilitas di Garuda Indonesia sendiri khususnya untuk yang bawa baby?

Bagaimana soal ketepatan waktu? On time ya moms, paling hanya telat kurang lebih 30 menit untuk terbang, cuma memang pas sampai di Sydney agak crowded di bandaranya jadi pesawat kita diharuskan untuk putar-putar di airportnya selama 1 jam. Yang bikin mommy suka dengan Garuda Indonesia itu juga karena sebentar – sebentar memberi makan dan minum. Jadi pas awal kita dapat minum dan cemilan – cemilan dahulu, lalu kita tidur dan besok paginya kita dapat makanan. Untuk makanannya juga enak. Kalau di maskapai lain yang kemarin sempat mommy review juga, air minum aja enggak dikasih harus kita minta dulu.

Pesawat yang mommy naiki ini adalah pesawat besar, dengan tempat duduk di dalam pesawatnya adalah 2-6-2 dan ada 3 ruang, paling depan business class, tengah dan belakang adalah economy class. Selain itu untuk tempat duduknya sendiri mommy merasa itu lebar banget karena enggak kepentok sama sekali walaupun mommy sambil gendong baby.

Memang kalau Garuda Indonesia ini biasanya sistem booking online lewat handphone kebetulan mommy lupa untuk booking online lewat handphone untuk tempat duduknya. Cuma pas mommy sampai, mommy langsung diprioritaskan karena mommy bawa 2 baby. Pas mommy masuk untuk check in tanpa mommy bilang bahwa mommy bawa baby dan mommy minta di depan, pihak Garuda Indonesia langsung memberi tahu bahwa mereka sudah menyiapkan tempat duduk di depan untuk babynya. Jadi Garuda Indonesia ini memang sengaja menyiapkan area bagian depannya khusus untuk orang tua dan orang yang membawa anak – anak.

Saat lepas landas, pramugarinya juga langsung memasangkan tempat tidur untuk baby Loewy. Selimut juga dapat, enak banget. Jadi mommy sama daddy walaupun bawa 2 anak juga enak, santai. Kalau Louisse kan memang sudah punya tempat duduknya sendiri jadi lebih enak lagi. Kalau selama penerbangan itu juga nyaman. Jadi mommy sendiri merekomendasikan maskapai Garuda Indonesia apalagi untuk para mommy dan daddy yang mau membawa anak traveling untuk perjalanan yang cukup panjang, itu penting banget cari maskapai yang nyaman.

Sekian review dari mommy mengenai maskapai Garuda Indonesia yang telah mengantarkan kami ke Australia dengan nyaman dan aman. Thank you Garuda and see you di next #CurcolYukMom

Food · Review Tempat

Review Taste Legend Restoran Masakan China di Sydney Australia

Hai moms, hari ini mommy mau flashback sekalian review makanan di restoran tempat mommy makan ketika mommy sedang di Australia. Yang akan mommy review adalah restoran chinese food bernama Taste Legend yang berada di 74 Mountain St, Ultimo NSW 2007, Australia dan tepatnya berada persis di sebelah apartemen tempat mommy tinggal.

Review pertama dari mommy dibuka dengan roti. Di sana mommy pesan roti yang dalamnya ada beberapa isian di antaranya daging babi, seledri, cabe, kecap. Menu roti isi ini dibandrol dengan harga Rp. 80.000.

Lalu mommy beli makanan semacam sayur yang isinya adalah tahu dan daging babi dengan harga Rp. 150.000.

Mommy juga membeli semacam ayam dibumbu kecap gitu ya moms dengan harga Rp. 150.000.

Dan yang terakhir mommy pesan adalah sayur kailan dengan harga Rp. 150.000.

Semua harga yang mommy cantumkan adalah harga yang mommy keluarkan ketika pergi tahun lalu ya moms dan sudah mommy setarakan dalam rupiah. Jadi kalau saat ini moms pergi ke sana mungkin harga makanan per porsinya sudah berubah.

Kalau untuk ayamnya menurut mommy biasa ya, enggak pedas, manis gitu karena ada kecapnya, tapi mommy sendiri enggak rekomen buat ayam ini. Kalau untuk tumis tahu dan daging babinya ada kecapnya juga, tapi tetap sepertinya enakan yang di Indonesia deh moms. Mommy juga pesan sayur kailan dan rasanya agak-agak aneh. Buat 3 makanan ini mommy kurang rekomen dengan harga yang dijual. Yang masih mending dan masih bisa mommy makan adalah yang roti itu tadi ya moms.

Namanya chinese food di berbagai negara kan berbeda – beda cara masaknya, jadi orang China di sini cara masaknya seperti ini, cita rasanya sudah enak menurut mereka. Tapi kalau menurut mommy yang biasa makan chinese food dan penggemar chinese food banget ini kurang rekomen ya moms.

Nah segitu aja review mommy kali ini di restoran Taste Legend Australia. Semoga bermanfaat buat kalian yang ingin pergi ke sana dan mencoba beberapa makanan yang ada di restoran Taste Legend. See you di next episode!

Uncategorized

SIM Card Buat Akses Internet di Malaysia

Hai moms, kali ini mommy mau membagikan tips mengakses internet di Malaysia. Jadi yang ingin menggunakan internet di Malaysia tidak perlu pusing ya moms, karena bisa langsung beli sim card yang dijual di supermarketnya.

Sim card yang mommy beli adalah merek SUPERRR dengan harga 10 Ringgit setara dengan 10 ringgit, dan harus membeli pulsa lagi 10 ringgit untuk data 1,5GB dan mendapatkan akses Youtube sebesar 10GB.

Buat kalian yang ingin ke Malaysia tidak perlu pusing, karena sim card ini sangat simple jadi kita cukup masukin sim card ini ke HP kita dan langsung konek intenetnya tidak perlu registrasi dan mengisi password nya, dibandingkan membeli wifi ini lebih simple. Semoga bermanfaat ya!