Baby · Kesehatan · Review Produk

Review Produk Buds Organics : Paket Cream Ajaib untuk Eczema

Pada kesempatan hari ini mommy akan review Buds Organic untuk kulit sensitif baby sampai anak-anak. Sebelumnya kalau kita membicarakan tentang kulit sensitif kita akan ingat dengan yang namanya Eczema atau Eksim. Eksim ini banyak jenisnya ya moms, yang sering kita dengar adalah dermatitis atopik. Anak mommy, Loewy Axell memiliki gangguan kulit sensitif yaitu dermatitis atopik yang cukup parah. Kalau mommy flashback lagi pas Uwi baru newborn, 3 hari baru pulang dari rumah sakit mommy sudah melihat ini wajah Uwi mukanya itu merah-merah. Mommy kan enggak pernah pengalaman punya eksim ya moms di anak pertama jadi mommy don’t care, mommy pikir itu normal.

Di hari selanjutnya Uwi sering banget tangannya mulai suka main ke daerah pipinya yang merah itu. Lama kelamaan yang terjadi, wajah Uwi yang tadinya merah-merah itu kulitnya mulai terkelupas. Jadi kulitnya kering, terkelupas. Dia terus garuk-garuk sampai akhirnya itu lecet karena sudah saking keringnya dan tipisnya dan digosok-gosok terus bagian mukanya. Lecet, luka, bernanah dan yang parahnya dari yang bagian pipi aja jadi nyebar sampai ke tangan. Dan yang bikin mommy takut lagi itu sampai eksimnya Uwi berubah kayak luka knalpot.

Jadi sebenarnya namanya eksim, pertama jangan digaruk karena kalau digaruk makin parah dan nyebar. Tapi masalahnya siapa sih yang bisa tahan sama gatal, kita yang dewasa aja yang sudah ngerti untuk enggak boleh garuk tetap aja masih garuk, apalagi baby atau anak kita yang belum ngerti sama sekali. Mommy pada saat kulit Uwi sudah terluka gitu sudah cari krim tapi enggak ada yang ampuh, malah mommy merasa kayaknya Uwi makin kegatalan, bukannya berkurang.

After perjalanan yang cukup panjang memilih krim, mommy ketemu sama Buds Organic. Mommy pakai Buds Super Soothing Rescue Lotion. Ini yang pertama kali mommy pakai.

Jadi pas pertama kali pakai, beda sama krim yang lain ya moms. Krim yang lain mommy pakai itu makin parah, Uwi garuk-garuk terus. Tapi habis pakai Super Soothing Rescue Lotion dari Buds Organic ke Uwi itu bagian merahnya, Uwi makin tenang kulitnya. Jadi dia minimal tangannya sudah enggak ke bagian yang gatal-gatal terus. Tidurnya nyenyak. Karena biasa anak kita yang memiliki gangguan kulit sensitif apalagi yang eksimnya lagi parah banget itu tidurnya enggak pernah nyenyak moms, risih, dikit-dikit garuk. Kita orang dewasa aja kalau gatal, kebangun kan untuk garuk-garuk apalagi baby kita.

Pakai Buds Organic Rescue Lotion ini Uwi tenang banget. Setelah 1-2 jam eksim dia yang tadinya merah banget mulai agak reda merahnya, membaiknya cepat. Lalu mommy komitmen untuk olesin sehari 3x dan trust me 2-3 hari kemudian eksimnya Uwi berangsur membaik. Sampai 1 minggu ke depan mommy terus komitmen olesin, itu eksimnya hilang total moms, enggak berbekas. Itu yang membuat mommy pikir ini krim ajaib, mesti stok, setiap hari harus ada di diaper bag.

Bahkan enggak cuma eksim ya moms, karena kulit Uwi sensitif kalau Uwi digigit sama serangga langsung bengkak banget. Setiap kali digigit gitu aja mommy langsung pakaikan Super Rescue Lotion dan 1-2 jam mulai kempes, beberapa hari kemudian hilang bahkan enggak berbekas sama sekali. Habis mommy ketemu sama Super Rescue Lotion ini mommy percaya dong, berarti Buds Organic itu benar-benar terbuat dari bahan organik, tidak memiliki bahan kimia seperti pewarna dan pewangi karena kalau anak kita eksim atau kulit sensitif itu pewarna dan pewangi itu enggak boleh ada di dalam body lotion dia, sabun dia atau shampo dia moms nanti yang ada makin parah. Makanya mommy langsung buru-buru beli sabun dan shampo 2 in 1 khusus untuk kulit sensitif. Super Soothing Hydrating Cleanser.

Yang mommy suka bahannya organik jadi untuk anak-anak yang memiliki kulit sensitif cocok banget. Jujur ya moms kalau untuk sabunnya sendiri mommy enggak tahu perubahannya seperti apa tapi yang mommy rasakan kulit babynya jadi lebih halus, lembut, dan lembab karena memang kalau anak kita memiliki kulit yang sensitif kita enggak boleh sembarangan pakai sabun dan shamponya apalagi kalau sabun dan shamponya memiliki pewarna, pewangi atau bahan kimia berbahaya itu bisa memicu eksim dia kambuh atau makin parah. Jadi itu penting juga buat kita sebagai moms untuk memilih sabun dan shampo yang tidak ada bahan kimia berbahaya atau minimal tidak memicu eksim itu kembali atau kambuh atau membuat eksim makin parah.

Sabun 2 in 1 dari Buds ini mommy cukup rekomen karena ini sudah 1 paket gitu loh moms untuk sabun dan shampo. Jadi waktu Uwi newborn dia pakai 1 paket ini dan ini yang membantu eksim Uwi perlahan-lahan membaik moms.

Nah ada yang baru nih moms dari Buds Organic jadi ini ada Super Soothing Deep Moisturising Cream ini kegunaannya untuk meningkatkan daya tahan tubuh anak dan mencegah peradangan kulit pada baby kita.

Jadi ini biasanya baby Uwi mommy pakai untuk lotion harian moms. Jadi minimal kulit dia bisa lembab terus, enggak kering karena eksim itu berawal dari kulit kering. Sempat itu mommy kan cuek karena Uwi kan sudah hampir enggak pernah eksim lagi, jadi mommy enggak pakain Uwi body lotion lagi. Mommy biasa pakain body lotion yang lain selain dari Buds Organic tapi sempat berhenti, yang terjadi kemaren kelenjar getah bening Uwi di belakang telinga bengkak (moms bisa baca ceritanya di sini : Benjolan di telinga Uwi). Karena kulit kering di bagian pantat dia kering lalu digaruk menjadi luka. Dari sana dokter bilang kalau anak yang kulitnya sensitif usahakan untuk selalu lembab dan usahakan daily lotion itu tetap ada. Jadi daily lotion untuk anak-anak kita yang memiliki kulit sensitif itu penting banget dan mommy cukup merekomen Buds Organic Super Soothing Deep Moisturising Cream ini untuk lotion hariannya.

Dan yang terakhir untuk varian barunya ini adalah yang Soothing Intensive Cream.

Ini yang kemaren pas Uwi kelenjar getah beningnya bengkak sama mata penuh dengan luka mommy pakai ini. Jadi Soothing Intensive Cream ini apa sih bedanya sama Super Soothing Rescue Lotion? Kalau Super Soothing Rescue Lotion ini biasanya untuk mengobati eksim yang ruamnya ringan, sedangkan kalau Soothing Intensive Cream ini untuk mengobati eksim yang kategorinya lebih parah lagi, jadi penyembuhannya itu dia lebih intensif lagi, lebih dalam dan lebih cepat lagi pemulihannya. Dan mommy sendiri sudah mencoba yang Soothing Intensive Cream itu oke banget. 1-2 hari itu eksim yang di pantat yang luka berat banget itu hilang total moms. Sudah enggak berbekas juga sekarang.

Pengalaman mommy, mommy percaya banget sama produk dari Buds Organic ini. Produk ini membantu eksimnya Uwi lama kelamaan teratasi, lebih terhandle bahkan eksimnya enggak separah dulu. Thank You Buds Organic!

Baby · Growth · Motherhood

5 Stimulasi Utama Agar Anak Cepat Berbicara dan Percaya Diri untuk Berbicara

Hai moms kembali lagi di sesi #CurcolYukMoms. Moms happy enggak sih moms kalau sampai si Kecil sudah mulai mengucapkan beberapa kata apalagi sudah bisa mulai manggil mama dan papa? Rasanya bahagia banget kan moms? Jadi mommy sendiri walaupun sudah ada anak pertama, ketika anak kedua sudah mulai bisa manggil mommy pertama kalinya, mommy langsung happy banget. Apalagi kalau anak pertama ya moms, itu adalah momen yang paling ditunggu oleh para moms dan dads.

Nah jadi pada kesempatan kali ini, karena banyak banget moms dan dads yang suka lihat videonya Louisse Scarlett dan banyak komentar bahwa Louisse itu cukup pintar berbicara dan percaya diri dalam berbicara, mommy mau sharing tentang 5 stimulasi utama untuk membuat anak kita biar cepat bisa berbicara dan percaya diri untuk berbicara.

5 Stimulasi Utama agar Anak Cepat Berbicara dan Percaya Diri saat Berbicara

1. Sering Mengajak Anak untuk Berbicara

Jadi moms stimulasi pertama ini adalah kunci utama untuk menstimulasi anak kita agar bisa cepat berbicara. Kita harus sering mengajak si Kecil untuk mengobrol, berbicara terus-terusan. Dimulai pada saat baby kita baru aja lahir ke dunia yaitu usia 0 bulan. Pada saat itu tugas kita sebagai moms dan dads harus sering-sering mengajak si Kecil untuk berbicara. Mungkin banyak moms dan dads yang merasa percuma mengajak si Kecil berbicara karena si Kecil belum bisa merespon di usia 0 bulan tersebut.

Tapi sebenarnya tidak ada kata percuma, tidak ada sesuatu yang sia-sia. Jadi moms, ketika dia baru lahir pada saat itu baby kita ada di masa golden age nya. Golden age merupakan periode perkembangan otak manusia. Di masa ini, keempat bagian otak berkembang secara keseluruhan, termasuk pada belahan otak kanan dan kiri. Golden age ini dari usia 0-5 tahun. Di masa ini otak si Kecil super pintar moms. Sel otaknya terus berkembang pesat dalam menangkap informasi di sekitaran dan menyimpannya di dalam memori.

Walaupun mungkin awalnya baby kita belum merespon ketika kita ajak berbicara tapi trust me akan ada perubahan sedikit demi sedikit, dan perubahan ini akan membawa perubahan yang sangat besar ketika anak kita sudah besar moms. Jadi kita bisa melihat mulai di usia 2 atau 3 bulan dia sudah mulai bisa senyum, jadi sudah mulai bisa merespon, tangan dan kakinya bergerak karena happy diajak ngomong sama moms dan dads. Lalu lama kelamaan sampai dia sudah bisa bubbling (mengoceh) sampai hari ini Louisse 3 tahun itu sudah kayak teman curhat mommy. Kalau mommy curhat sesuatu ke Louisse, dia bisa kasih nasihat ke mommy loh.

Kalau Loewy di umur 19 bulan, walaupun Loewy dan Louisse agak sedikit beda untuk tahap perkembangan berbicaranya, kecepatan dalam berbicaranya tapi Loewy di 19 bulan sekarang sudah bisa ajak mommy ngomong. Kalau mommy lagi ngomong sama cecenya dia ikutan ngomong walaupun pengucapannya belum terlalu jelas dia sudah berusaha untuk mengeluarkan semua kosakata yang dia miliki, yang menunjukkan bahwa dia bersimpati dan dia ikut mau merasakan yang kita bicarakan pada saat itu.

Pada saat happy ikut happy, saat sedih ikut sedih. Jadi jangan pernah menyepelekan perubahan kecil si anak. Perubahan dari bulan ke bulan akan memberikan efek perubahan yang besar ketika anak kita sudah besar. Jadi jangan pernah lelah untuk berbicara dengan anak kita karena pada saat itu waktu yang tepat untuk menstimualsi anak kita agar anak kita cepat berbicara dan percaya diri dalam mengutarakan sesuatu dan ingat untuk tetap harus memberikan kata-kata yang positif, yang baik terhadap anak kita biar anak kita tumbuh besar dengan kata-kata yang positif dan kata-kata yang baik.

2. Bernyanyi

Stimulasi kedua ini adalah yang paling mudah dan menyenangkan karena dapat menghidupkan suasana bahagia, atmosfer yang bahagia antara ibu, bapak dan anak. Jadi moms jangan pernah menyepelekan menyanyi. Menyanyi itu dapat merangsang dan menstimulasi otak anak kita lebih cepat untuk menyerap kosakata dari lirik lagu tersebut dan nada moms. Mommy sendiri mulai merangsang dan menstimulasi bernyanyi ini dari usia anak mommy 0 bulan sampai saat ini.

Dari usia baby 0 bulan mau Louisse dan Loewy mommy itu paling sering nyanyi Twinkle Twinkle Little Star. Bahkan pada saat mau tidy up mommy bisa bikin lagu sendiri sambil tidy up. Dari yang awalnya anaknya enggak ngerti cuma diem aja, enggak merespon, lama kelamaan dia sekarang sudah bisa mengikuti kalau mommy nyanyi untuk tidy up dia bakal ikutan tidy up. Lalu lama kelamaan anaknya nyanyi sendiri sambil tidy up sampai hari ini. Louisse di umur 2 tahun lagu Twinkle Twinkle Little Star sudah hafal liriknya. Dari yang bahasa Inggris sampai Mandarin itu dari umur 2 tahun. Loewy itu dia sampai di umur 19 bulan sudah bisa mengikuti lagu Twinkle Twinkle Little Star walaupun cuma kata belakangnya.

Bahkan sampai hari ini mommy terus menambah koleksi lagu anak yang menarik untuk dinyanyikan ke anak-anak. Jadi bukan dari Youtube kita buka, tapi komunikasi antara orangtua dan anak harus terbentuk dengan cara mommy bernyanyi bersama dengan anak, mengikuti gerakan. Dan dengan kita terus menerus melakukan stimulasi bernyanyi ini, trust me anak kita akan cepat berbicara dan percaya diri dalam berbicara.

3. Membaca Dongeng

Jadi moms stimulasi membaca dongeng jangan pernah disepelekan karena membaca dongeng dengan memberikan gadget ke anak kita untuk lihat Youtube itu beda jauh moms manfaatnya. Dengan kita terus menerus memberikan gadget untuk anak kita agar dia diem dan enggak ganggu kita kerja, kita enggak capek, agar kita punya me time justru itu akan membuat anak kita memiliki dunianya sendiri dan terus diam. Jadi bukannya kita menstimulasi anak kita agar cepat berbicara malah membuat anak kita lebih pendiem dan murung, karena punya dunianya sendiri dengan gadget di depan dia yang menyajikan Youtube ini moms. Sedangkan membaca dongeng itu adalah bentuk komunikasi antara orangtua dengan anak. Ingat moms, komunikasi itu penting untuk merangsang dan menstimulasi anak kita. Apalagi dalam tahap agar anak kita bisa cepat berbicara dan percaya diri dalam berbicara.

Jadi mommy pribadi selalu melakukan komunikasi dengan membaca dongeng ke Louisse dan Loewy dari mereka umur 2 -3 bulan. Walaupun awalnya anak kita enggak ngerti apa-apa tapi yang mommy lihat Loewy dan Louisse sudah mulai suka merespon gambar warna warni yang cukup menarik di buku itu. Pada saat kita membaca dongeng adalah saat yang penting, karena anak kita akan menyimpan kosakata yang kita ulang terus menerus setiap hari dan ekspresi kita ketika kita membaca dongeng. Dari awalnya cuma bisa mainin kaki tangannya aja, Louisse dan Loewy di umur sebelum 1 tahun kalau ditanya doggy yang mana dia bisa nunjuk gambar doggy dan lain sebagainya.

Jadi dia sudah tahu, kosakata yang dulu kita stimulasi lama kelamaan akan membawa perubahan yang sangat besar terhadap baby kita. Sampai hari ini, anak mommy dua-duanya kalau disuruh milih Youtube atau baca dongeng mereka akan pilih baca dongeng karena baca dongeng adalah saat yang menyenangkan untuk mereka dan untuk mommy tentunya dapat terus menstimulasi kosakata lebih banyak lagi ke anak kita.

4. Puji Anak Kita

Jangan pernah kita sebagai orangtua mengkritik gaya bahasa, artikulasi, logat dan kosakata anak kita, karena anak kita sudah memenuhi perkembangan bahasanya sesuai dengan usianya. Jangan bandingkan anak kita dengan anak orang lain yang sudah lebih dahulu lancar berbicara. Anak yang 1 dengan anak yang lain itu berbeda tahap perkembangannya enggak pernah ada yang sama.

Jangan pernah kita membandingkan anak kita dengan anak lain karena tahap perkembangan setiap anak di setiap usianya itu berbeda, nanti yang ada anak kita jadi takut kalau mau ngomong, karena kalau dia sudah berbicara nanti dimarahin orangtua ujungnya anak kita enggak mau ngomong, enggak berani ngomong dan enggak percaya diri.

Jadi moms puji anak kita apapun yang anak kita lakukan, lontarkan, bicarakan itu penting. Biasakan kita sebagai orangtua kalau anak kita sudah berbicara walaupun enggak jelas, kita juga harus memuji anak kita. Sembari kita memperbaiki kata-katanya. Pujian itu penting walaupun itu hanya pujian yang sedikit tapi itu bisa memberikan efek perubahan yang besar untuk anak kita, dan anak kita akan memiliki semangat untuk terus menerus memperbanyak kosakata yang baru agar mommy dan daddy happy.

Kalau kita bicara soal perkembangan anak dengan anak lain itu berbeda. Kedua anak mommy sendiri, Louisse dengan Loewy itu beda. Louisse di umur 15 bulan kosakatanya sudah jelas banget. Sedangkan Loewy di umur 19 bulan belum sejelas Louisse. Apakah dengan begini kita sebagai orangtua ngejudge? Enggak juga moms.

Setiap anak tahap perkembangannya ada yang cepat dan lambat. Louisse cepat ngomong tapi untuk berjalan dia lambat daripada Loewy. Loewy lebih cepat jalan tapi berbicaranya lebih lambat dari Louisse. Tapi dalam mommy menstimulasi kedua anak mommy, mommy enggak pernah membandingkan, enggak pernah ngejudge Loewy jelek kalau ngomong, itu enggak pernah. Mommy selalu memberikan pujian apapun yang Loewy katakan walaupun kata-katanya belum terlalu jelas.

5. Penuhi Nutrisi

Penuhi nutrisi baby itu juga sangat penting untuk menstimulasi agar anak kita bisa cepat berbicara dan percaya diri dalam berbicara. Penuhi nutrisi anak kita secara seimbang karena nutrisi yang seimbang akan mempengaruhi sistem sensorik dan motorik anak kita seperti susu, buah, sayur, daging, telur dan lain sebagainya. Makanan sehat harus dipenuhi nutrisinya. Hindari makanan zat adiktif dan makanan yang berbahaya.

Nah itu tadi adalah 5 stimulasi utama agar anak kita cepat berbicara dan percaya diri. Dan mommy sudah membuktikannya makanya mommy berani share pengalaman mommy sendiri. Moms jangan pernah lelah untuk menstimulasi anak kita. Jangan sia-siakan hari untuk menstimulasi anak kita, karena stimulasi kecil akan memberikan perubahan yang besar untuk anak kita. Buat moms yang mungkin sekarang merasa telat karena sejak masih newborn tidak distimulasi babynya, moms ingat, enggak ada kata terlambat, stimulasi bisa dimulai dari hari ini dan stimulasi itu bisa terus dilakukan sampai anak kita besar. Setiap hari kita memberikan stimulasi anak kita akan terus ada perubahan besar yang akan membuat anak kita menjadi lebih baik lagi.

Baby · Growth

Tahap Perkembangan Bayi 20 Bulan. Bayi Sudah Bisa Menirukan 3 Bahasa

Hai moms, ketemu lagi di sesi #CurcolYukMoms. Jadi hari ini mommy akan update tahap perkembangan baby Uwi di usia ke 20 bulan. Seperti apa perkembangannya?

  1. Berat Badan
    Berat badan baby Uwi sekarang sudah mencapai 13.70kg. Makin berat ya moms kalau mau gendong-gendong lagi.
  2. Gigi
    Gigi baby Uwi sudah 16 buah yang tumbuh
  3. Kosakata Bahasa
    Jadi kalau yang kalian lihat di tahap perkembangan Uwi yang ke 19 bulan kemarin Uwi sudah bisa mengikuti huruf abjad, tapi kalau sekarang baby Uwi di 20 bulan sudah bisa mengikuti kata per kata. Bahkan Uwi sekarang sudah bisa mengikuti 3 bahasa loh moms yaitu : Indonesia, Inggris dan Mandarin.
  4. Hobi Menyanyi
    Jadi Uwi itu lagu favoritnya adalah Cicak Cicak di Dinding. Tapi enggak cuma itu, ada banyak banget yang Uwi hafal lagunya.
  5. Hobi Jalan-jalan
    Makin enggak bisa diam ya moms baby Uwi sekarang.
  6. Mau Makan Sendiri
    Uwi sekarang kalau mommy bawa ke restoran atau hanya makan di rumah maunya makan sendiri enggak mau disuapin dan lahap banget.
  7. Sudah Bisa Menolak dan Menyetujui
    Kalau dia mau dia pasti akan bilang mau tapi kalau enggak mau, sudah enggak bisa dipaksa moms, susah banget.
  8. Tahu “Kenyang”
    Uwi sekarang tahu “kenyang”. Tahu kenyangnya itu darimana? Dia itu tahu porsi dia dan kalau dia kenyang dia akan bilang kenyang.
  9. Uwi Sayang Cece
    Uwi sama cece Louisse itu saling sayang, akur, walaupun kadang juga sering jambak-jambakan. Maklum ya moms namanya masih anak-anak, berantem itu hal yang wajar.

That’s all untuk perkembangan Uwi usia 20 bulan, see you di next perkembangan Uwi 21 bulan!

Baby · Kesehatan · Review Produk

Skincare untuk Anak dengan Kulit Sensitif, Alergi Dermatitis Atopik

Hai moms pernah enggak sih terlintas di pikiran kalian ketika kulit baby kita lagi eksim, gatal-gatal, alergi, badan dia semua merah-merah, belum lagi kalau ada luka, kenapa sih kulit baby saya bisa kayak gini? Itu terjadi sama mommy, setiap lihat kulit baby Loewy terluka, semua merah, sudah kayak sisik ikan, kering banget terus luka-luka kayak luka gosong gitu, mommy cuma mikir kenapa harus baby Loewy kenapa kulit baby Loewy enggak kayak kulit baby Louisse, enggak kayak kulit baby tetangga?

Setelah mommy galau begitu lama untuk masalah kulit baby Loewy terutama yang parah banget, akhirnya mommy mendapatkan jawaban. Jadi memang semua bayi enggak cuma baby Loewy, mereka kan biasanya di dalam rahim kita dalam keadaan steril ya moms. Nah setelah 9 bulan dikandung akhirnya dia dilahirkan ke dunia dia harus beradaptasi dengan lingkungan di dunia baru yang cenderung lebih kering, belum lagi kaya akan mikrobakteri sedangkan untuk semua organ tubuhnya itu belum bisa berfungsi dengan sempurna termasuk kelenjar keringat, otomatis kulit baby kita kebanyakan cenderung lebih kering. Nah kulit baby kita kering lalu kita enggak maintance dan kita biarkan begitu aja, yang ada makin kering, kegesek lalu luka. Jadinya lama kelamaan 1 badan dia luka-luka, bersisik, kering dan mungkin kalau misal sampai lebih parah kayak baby Loewy itu eksim, dermatitis atopik.

Oleh karena itu untuk memaintance kulitnya baby Loewy atau baby yang lain yang tipenya cenderung kering sangat perlu moms. Enggak usah mengobati deh minimal kita membuat kulit baby kita keringnya enggak makin parah, yang dimana bisa menimbulkan gesekan luka dan sebagainya dan bikin dia jadi enggak nyaman maka dari itu kita butuh skincare.

Memang skincare itu diperlukan untuk memaintance kulit baby kita, yang dimana penggunaan skincare dapat membuat kulit lebih lembab. Semakin banyaknya permintaan soal skincare otomatis pabrik di pasaran banyak mengeluarkan merek, tipe skincare baby dan selalu menjual yang hypoallergenic, non alcohol, bahan alami dan lain sebagainya. Apakah itu baik? Yes, baik kalau memang skincare yang dikeluarkan pabrik tersebut efeknya sesuai dengan iklannya ya moms.

Jadi skincare baby kita ini, enggak cuma baby sebenarnya, orang dewasa juga cuma kita bahas ke baby aja ya, itu dibagi menjadi 3, yaitu :

1. Body Lotion

Jadi body lotion tipenya itu biasanya langsung meresap ke kulit kita dengan cepat, untuk kandungan airnya lebih banyak, dan untuk kandungan minyaknya lebih sedikit dan bisa dipakai di seluruh tubuh.

2. Cream

Dia sama dengan body lotion cuma bedanya adalah dia ini bentuknya lebih kental kalau tadi body lotion itu lebih encer. Jadi kalau untuk kekentalannya lebih kental yang cream. Dari warnanya aja juga cream itu lebih pekat kemudian untuk kandungan airnya lebih sedikit untuk cream jadi ketika kita oleskan ke badan biasanya lebih susah meresap. Kalau cream ini enggak mengandung minyak, airnya juga lebih sedikit dan fungsinya bisa untuk menghambat kulit kita lebih kering lagi sampai ke arah eksim atau yang lebih parahnya lagi.

3. Baby Oil

Kandungannya itu minyaknya lebih banyak, memang lebih ke minyak dan mineral sebenarnya dan biasanya kalau baby kita habis dipakaikan baby oil lalu pakai baju yang ada biasanya baby itu akan gelisah ya, enggak usah baby, kita aja orang dewasa pakai baby oil seluruh badan, rasanya gerah enggak sih, lengket dan enggak nyaman karena baby oil itu fungsinya untuk dioleskan di kulit luar kita dan dia enggak menyerap langsung. Yang punya kategori eksim atau yang kering itu yang ada kayak mommy nih eksim dioleskan baby oil malah makin gatal. Soalnya kan dia lengket terus kegesek-gesek sama baju jadi makin gatal jadi kita garuk dan malah makin banyak eksimnya dan makin kering yang ada kan. Belum lagi di Jakarta itu kan terkenal dengan panasnya yang luar biasa, pakai baby oil lagi baby kita makin gerah.

Nah setelah kita sudah mengenal lebih lanjut tentang skincare untuk baby yaitu baby oil, cream dan body lotion. Sebenarnya kalau misalnya baby kita itu lebih ke tipe kulit kering bahkan ke arah eksim paling cocok pakai apa sih? Nah yang paling cocok adalah kita mencari lotion yang memang hypoallergenic, terbuat dari bahan alami, pakai cream baby. Biasanya kalau anak kita lebih ke kering itu dibutuhkan yang bentuknya cream entah itu body lotionnya, entah itu body washnya, entah itu diaper creamnya pokoknya semuanya lebih ke arah cream yang dimana cream itu tujuannya bisa menghambat kekeringan lebih lanjut pada kulit kita, bahkan kalau bisa menyembuhkan kekeringan itu dan menjadikannya lebih lembab bahkan mengobati alergi yang ada pada si baby.

Setelah kita memilih jenis cream, kita juga harus memilih yang Ph nya sesuai dengan baby kita. Jadi si Kecil ini lahir ke dunia memiliki PH normal kurang lebih 6.5 – 7.5 Ph. Tapi itu yang tipe kulit normal, kalau babynya prematur, kalau babynya punya tipe kulit kering dan alergi biasanya Phnya makin menurun, otomatis kita harus cari lotion yang bukan untuk tipe normal, yang memang tipenya itu untuk kulit baby yang alergi atau yang kering dan Ph yang cocok itu biasanya Ph 5.5 untuk baby kering.

Setelah mommy sudah cari tahu skincare apa saja yang cocok dengan baby Loewy, jadi ini bukan endorse tapi ini pengalaman mommy setelah pakai banyak banget lotion yang selalu dikirim ke baby Loewy dan baby Louisse. Kalau untuk sabun dan shamponya mommy pilih Sebamed. Ini Phnya 5.5 kemudian mommy juga memilih Aveeno ini bisa untuk body wash dan juga untuk shampo. Yang mommy suka dari keduanya adalah:

Sebamed

Untuk Sebamed sendiri menurut mommy dia punya wangi-wangian itu enggak menyengat, memang masih ada wangi sedikit. Karena mommy pernah punya pengalaman, ada skincare sabun atau shampo itu bau banget, karena moms inget ya yang baunya menyengat itu biasanya ke arah parfum dan bau yang menyengat itu biasanya enggak bagus buat baby kita. Usahakan untuk mencari skincare baby yang tipe kulitnya alergi jangan yang menyengat, cari yang aman aja kalau enggak ada bau juga enggak papa.

Phnya normal untuk Sebamed 5.5, kemudian dia juga khusus untuk anak yang tipe kulitnya eksim, alergi dan lain sebagainya. Buat mommy, after cobain ke baby Loewy yang lagi eksim aman banget. Memang eksimnya enggak hilang, masih ada tapi eksimnya begitu aja karena mommy pernah punya pengalaman pakai sabun lain yang menurut mommy itu terjual hypoallergenic tapi pas mommy pakai eksimnya malah makin banyak sedangkan Sebamed ini eksimnya baby Loewy bertahan begitu aja dan enggak nambah. Dan menurut mommy cukup oke karena scalp nya baby Loewy banyak banget, jadi hilang pas pakai shampo yang Sebamed.

Aveeno

Yang paling mommy suka sabunnya itu bentuknya cream. Jadi kalau yang biasa nih kayak Sebamed nih kayak lebih ke air gitu lebih bening, sedangkan kalau Aveeno kayak body lotion gitu, nah ini yang mommy suka. Jadi pas dipakai ke baby Loewy halus, namanya juga kulit baby Loewy kering ya moms, kalau mommy pakaikan yang bentuk cream gitu jadinya lembut enggak bikin gesekan yang bisa bikin kulit keringnya itu jadi luka atau bikin lukanya itu makin parah lagi. Lalu dia juga hypoallergenic, non alcohol kemudian dia juga enggak ada bau apa-apa.

After baby Loewy mandi, mommy memaintance lagi setelah sabun shamponya sudah oke nih yang cocok sama dia, mommy memaintance untuk soal lotionnya. Lotion yang mommy pilih juga yang bentuknya cream. Mommy pilih dari Aveeno yang memang setiap hari dipakai, dia bentuknya beda sama body lotionnya, cuma dia lembut banget dan kandungan airnya lebih sedikit seperti yang sudah mommy bahas tadi.

Kalau untuk pengalaman mommy pakai lotion creamnya Aveeno mommy cukup suka karena baby Loewy yang tadinya eksimnya parah dia makin lama itu makin berkurang dan pas yang baby Loewy sudah normal kulitnya dimaintance sama Aveeno cream ini boleh dibilang sekarang itu jarang banget eksim, pas yang dulu mommy masih bingung kan kaget baby Loewy eksimnya parah banget jadi mommy masih ganti-ganti body lotionnya, hampir setiap hari eksim.

Nah setelah mommy sudah memaintance untuk body lotionnya boleh langsung pakaikan creamnya. Creamnya kalau mommya ada 2 ya moms, dari Sebamed dan Sanosan. Kalau Sebamed bentuknya kayak cream, yang mommy suka adalah Sebamed ini creamnya kental jadi pas sama yang dibutuhkan oleh kulit kering baby Loewy. Ini bisa membantu banget, jadi baby Loewy itu yang biasanya bagian pantatnya merah banget pakai ini sudah enggak pernah merah. Jadi cukup oke.

Kalau buat mommy sebenarnya skincare apa saja yang mau kalian pilih itu sama aja, yang penting jangan termakan dengan iklan tapi buktikan sendiri dengan pengalaman kalian ini benar enggak bisa memaintance kulit baby kita kalau bisa mengobati. Kalau sampai kita sudah pakai skincare itu tapi malah bikin kulit baby kita makin parah, stop, buang jangan lagi dipakai. Kalau skincare itu bau menyengat jangan dipakai karena itu sudah pasti enggak bagus, dan jangan lupa untuk cari skincare yang hypoallergenic yang memang gunanya untuk tipe kulit baby yang kering.

Baby · MPASI

Bayi Mukbang Kiwi + Apel Asem Banget, Menu MPASI

Hai moms, nah hari ini baby Loewy akan mommy kasih dia cemilan sore. Cemilan sore baby Loewy adalah kiwi dan apel. Kedua buah ini sudah mommy potong-potong dan akan langsung aja mommy blender pakai Babymoov dengan campuran sedikit air ya moms. Walaupun kiwinya asem baby Loewy tetap suka loh moms, berkali-kali disuapin dia enggak nolak.

Ketika awal dikasih makan, ekspresi dia menunjukkan enak-enak aja ya moms. Tapi lama kelamaan ekspresi muka baby Loewy kayak keaseman moms. Setelah makan beberapa suap akhirnya mukbang kiwi + apelnya baby Loewy sudah selesai. Tapi sisa MPASInya masih ada nih moms.

Karena sisa MPASI baby Loewy masih ada, akhirnya cece Louisse deh yang makan. Setelah dimakan cece Louisse ternyata enak loh moms, cece Louisse doyan banget. Dihabisin semua sama cece Louisse, hebat ya. Mau lihat baby Loewy dan cece Louisse mukbang? Klik video berikut ini ya.

Baby · Growth

Rahasia Sukses Bayi Belajar Merangkak

Siapa yang anaknya sedang giat-giatnya mulai belajar merangkak? Siapa yang sedang mencari tips bagaimana cara agar si Kecil cepat merangkak? Kalau kalian sedang mencari bagaimana agar si Kecil cepat bisa merangkak, yuk ikuti tips simple dari mommy berikut ini.

Jadi kalau si Kecil sudah mulai waktunya untuk belajar merangkak kita sebagai orangtua harus memberikan stimulasi agar dia mau merangkak moms. Kalau mommy, mommy akan berikan benda-benda yang menarik perhatian baby Loewy agar dia mau belajar merangkak ke depan. Berhubung baby Loewy tertarik dengan handphone, jadi mommy jadikan handphone sebagai alat untuk menarik perhatian baby Loewy moms.

Barang yang menarik perhatiannya ini kita taruh di depan dia, ketika dia sudah mulai mendekati barangnya dan sudah bisa untuk menggapai barang tersebut secara perlahan moms jauhkan barang tersebut dari si Kecil. Lakukan begitu terus ya moms sambil si Kecil diberikan semangat terus.

Walaupun anak kita nangis-nangis karena seolah-olah kita kerjain ya moms untuk ambil barang yang menarik perhatian dia, moms jangan langsung luluh dan berikan mainan tersebut ya. Usahakan untuk terus memberikan stimulasi tersebut walau si Kecil nangis-nangis moms, karena dengan begitu dia mulai terangsang untuk merangkak ke depan dan dia jadi mau berusaha serta enggak manja deh.

Lakukan itu secara rutin ya moms, setiap hari lakukan begitu jangan bosan-bosan. Maka enggak lama si Kecil sudah bisa deh merangkak dengan benar dan cepat. Mudah kan tips si Kecil cepat merangkak dari mommy?

Baby

Bayi Makan Lemon Pertama Kali

Ini adalah pertama kalinya buat baby Uwi makan lemon moms. Saat pertama kali dikasih dia excited buat nerimanya. Setelah dia coba masukin mulut dan hisap-hisap dia keaseman. Percobaan pertama berhasil, baby Uwi mau cobain lemon yang mommy kasih. Tapi karena kebesaran di tangan akhirnya lemonnya jatuh.

Oke, percobaan kedua memberikan lemon kepada baby Uwi. Di percobaan kedua ini mommy kasih lemon dengan potongan yang lebih kecil dari sebelumnya. Awalnya dia hanya diam aja moms lihat lemon tapi lama kelamaan dia ambil juga lemon yang mommy kasih. Setelah dia terima lemon dari mommy, dia coba masukkan lagi lemonnya ke dalam mulut.

Akibat merasakan keasaman lemon 2x, akhirnya lemon kedua dilempar sama baby Uwi moms. Mommy kasih lagi dia enggak mau. Pintar ya baby Uwi. Nah di percobaan ketiga mommy coba kasih lagi, dan kali ini bahkan dia sudah enggak mau menerima lemon dari mommy moms.

Selain lemon, mommy coba kasih baby Uwi jeruk nipis moms, dia menerimanya dan memakan jeruk nipis tersebut. Walaupun keaseman dia tetap hisap-hisap terus moms. Lucu banget lihat ekspresi baby Uwi.

Mau lihat kelucuan baby Uwi makan jeruk lemon dan nipis? Klik video di bawah ini ya moms.

Baby

Cara Membersihkan dan Mensterilkan Botol Susu Anak

Kali ini mommy mau bahas tentang bagaimana pentingnya kita untuk membersihkan botol susu baby kita terhadap bakteri-bakteri terutama yang bisa menyebabkan infeksi pencernaan seperti diare. Nah di sesi kali ini mommy akan membahas cara bagaimana untuk mensterilkan botol susu baby kita agar terbebas dari bakteri dan mommy akan mulai dari cara yang paling mudah, paling gampang dan tidak perlu mengeluarkan biaya yaitu :

1. Merebus Botol

Cara mensterilkan botol susu baby kita yang pertama adalah dengan merebus botol susu. Yang perlu kita siapkan adalah panci yang berukuran cukup untuk dimasukkan botol, lalu botol susu yang mau direbus, pencapit kemudian handuk. Sebelum itu kita cuci dulu botol susu yang baru aja digunakan baby kita untuk minum susu. Jadi sebelum kita mensterilkan botol susu baby kita, kita harus cuci dulu sampai bersih. Dan yang perlu kita ingat moms usahakan botol susu yang digunakan baby kita, 2 jam setelah minum sufor harus sudah dicuci dan 4 jam setelah minum ASIP harus sudah dicuci. Kalau lebih dari itu sebelum dicuci itu disterilkan dahulu dengan air panas agar bakteri yang tertinggal dari susu basi itu enggak tertinggal di botol yang mana dapat menyebabkan infeksi pada anak kita.

Nah biasanya mommy akan menggunakan sikat botol yang dari karet dan sabun khusus untuk mencuci peralatan baby. Biasanya untuk bagian dot, mommy akan copot dulu dotnya dan dotnya juga disikat menggunakan sikat yang kecil ya moms.

sikat dot

Setelah botol susunya sudah bersih biasanya mommy akan masukkan ke panci lalu tambahkan air. Kita isi dengan air sampai botol susunya tertutup dengan air, lalu rebus botol susu selama 10-15 menit sampai airnya sudah mendidih. Setelah air mendidih, sebelum mengangkat botol susunya pencapit botol tadi ujungnya dimasukkan ke air mendidih gunanya untuk mensterilkan capitannya, lalu angkat deh botol susunya.

Handuk yang telah disiapkan tadi dibuka lebar lalu letakkan botol susu yang sudah diangkat tadi ke atas handuk yang sudah dibentangkan. Dan biarkan sampai kering total baru kita simpan atau gunakan kembali untuk memberikan susu ke baby kita. Cara konvensional ini memang tidak mengeluarkan biaya mahal ya moms, cuma air dan gas kan tetap harus bayar belum lagi harus wasting time.

2. Menggunakan UV Sterilizer

Nah setelah kita sudah coba cara konvensional, kali ini mommy akan bahas cara modern untuk mensterilkan botol susu bayi.

Cara mensterilkan botol susu secara modern ini akan mommy lakukan dengan menggunakan UV Sterilizer. Jadi ini adalah UV Sterilizer Spectra yang waktu itu mommy beli kurang lebih 3.5 juta. Nah apa sih bedanya dengan menggunakan cara modern ini?

Sama dengan tadi cara konvensional, kita harus bersihkan dulu botol susu yang sudah digunakan. Setelah botol susunya bersih, kita masukkan botol susu ke dalam UV Sterilizer. Pisahkan antara botol dengan dotnya lalu tutup UV Sterilizer dan klik tombol Auto.

Jadi tombol Auto ini mencakup dry, setelah dia kering dia akan langsung mensterilisasi dengan sinar UV. Sinar UV ini gunanya untuk mensterilkan botol susu yang ada di dalam dari bakteri dan 99.9% bakteri akan mati. Dan ini enggak perlu kita tunggu ya moms, kalau sudah steril dia akan otomatis mati sendiri. Bahkan dia akan langsung pindah ke mode storage, storage ini gunanya agar menjaga udara-udara di dalam UV Sterilizer ini tetap steril.

Nah ini adalah 2 cara mensterilkan peralatan baby dengan cara konvensional dan modern agar steril, terbebas dari infeksi kuman dan bakteri yang dapat menyebabkan infeksi pencernaan bahkan diare versi mommy. Kalau kalian lebih pilih yang mana? Kalau mommy, memang lebih mahal cara modern harus beli alatnya mahal, tapi kita cukup beli mesin ini aja dan kita masih tetap bisa pakai untuk baby-baby kita selanjutnya. Selain untuk baby kita, bisa juga untuk mensterilkan barang-barang kita loh moms misalnya handphone. Selain itu ini juga praktis ya moms, apalagi untuk mommy itu adalah workaholic jadi mommy itu mau sterilkan peralatan anak mommy maunya mudah dan enggak ribet dan menurut mommy ini jawabannya. Kalau misalnya enggak mau mengeluarkan biaya banyak ya cara konvensional juga bisa cuma ya repot banget ya moms.

Baby · Fakta-Fakta

Umur Berapa Anak Wajib Stop Susu Formula

Hai moms kembali lagi bersama mommy di sesi #CurcolYukMom. Hari ini mommy mau bahas tentang sebenarnya di umur berapa sih anak kita harus stop sufor? Sebelum kita membahas lebih lanjut tentang di umur berapa anak kita harus berhenti sufor, kita harus tahu dulu bahwa anak kita dari newborn sampai usia 1 tahun itu direkomendasikan untuk diberikan ASI. Kenapa? Karena ASI adalah yang paling cocok dengan pencernaan anak kita, yang mana anak kita bisa mencerna ASI itu dengan sangat baik dibandingkan sufor. Tapi memang tidak jarang kita temui orangtua yang mungkin ASInya kurang, ASInya enggak ada, payudaranya masuk ke dalam jadi enggak bisa mengASIhi, jadi mau enggak mau mereka memilih alternatif sufor dibandingkan anaknya mesti kelaparan nantinya.

Sama dengan kasus mommy, mommy memberi ASI kepada baby Louisse sampai usia 8 bulan kalau Loewy rencana di 6 bulan stop. Kenapa mommy milih stop ASI di umur sebelum 1 tahun? Karena ASI mommy sempat kurang, jadi baby Loewy minumnya cukup banyak, jadi mommy mikir daripada mommy maksa untuk ASI terus, baby Loewy minum ASI yang sangat sedikit tapi yang dia butuhkan lebih banyak, jadi sufor aja. Dengan kata lain sufor itu sangat diperbolehkan dari baby newborn kalau memang dalam keadaan yang terpaksa, tinggal anak kita yang harus menyesuaikan minum sufor. Karena ada beberapa kasus anak yang gampang alergi karena sufor sehingga diharuskan ASI, jadi itu tergantung dari anaknya lagi.

Nah kembali lagi ke topik awal, sebaiknya di umur berata kita stop tuntas berikan sufor ini pada si Kecil?

Sebelum menjawab pertanyaan di atas, ini adalah susu Meiji yang mommy beli dari Jepang dan sudah dikonsumsi baby Louisse dari usia dia 8 bulan. Kenapa mommy memilih susu ini? Karena kandungan gulanya enggak terlalu banyak, jadi enggak terlalu manis jika dibandingkan dengan merek yang beredar di Indonesia. Soalnya takut diabetes atau apa kan, jadi mommy sedari kecil sudah membiasakan baby Louisse untuk makan dan minum enggak terlalu manis.

Jadi susu Meiji ini untuk usia 1-3 tahun bukan sampai yang 5 tahun. Dan susu ini untuk umur 3 tahun udah yang paling tinggi. Standar yang bisa kita lihat di Jepang adalah mereka menstandarkan anak stop minum sufor di umur 3 tahun karena sebenarnya menurut Women’s and Children’s Health itu anak umur 1 tahun ke atas, susu itu cuma sebagai pendamping. Jadi susu ini bukan sebagai makanan utama untuk anak lagi beda ketika dia newborn hingga 6 bulan pertama.

Seperti baby Louisse setelah sudah mulai MPASI di umur 6 bulan, dia sudah mulai start minum susu 2x sehari jadi pagi dia makan bubur gitu yang sudah dihaluskan sesuai umur dia, lalu siang masih makan bubur nasi, sorenya minum susu, malam sebelum tidur minum susu. Setelah sudah mulai MPASI baby Louisse mommy biasakan untuk lebih banyak makan makanan padat. Jadi nutrisi, protein, karbohidrat, semua vitamin yang dibutuhkan anak kita makin lebih banyak dan itu semua kita dapatkan dari makanan padat bukan dari susu, susu cuma pendamping dari usia anak 6 bulan.

Nah mommy pernah punya pengalaman, sempat baby Louisse malas makan makanan padat karena mungkin seiring berjalannya waktu dia merasa malas ngunyah terus dia mikir untuk minum susu aja biar langsung kenyang tanpa ngunyah. Jadi ada seharian baby Louisse dalam seminggu full maunya susu enggak mau makan nasi. Yang mommy lakukan adalah mommy sengaja untuk bikin baby Louisse lapar. Setiap mommy kasih dia nasi dia enggak mau, ya sudah mommy enggak kasih dia susu. Siang enggak mau juga, begitupun sore dan malam. Akhirnya Karena lapar dan enggak data susu dia makan sedikit walaupun enggak terlalu banyak. Jadi mommy dan daddy komitmen untuk membiasakan baby Louisse jadi kelaparan, terus nanti dikasih nasi nanti mau enggak mau dia akan makan. Dan akhirnya di hari ketiga dia makan nasi mulai banyak.

Jadi baby Louisse di umur dia 1 tahun sampai sekarang minum susu cuma malam aja. Sempat bahkan pas dia umur 2 tahun enggak minum susu sama sekali, cuma karena persediaan sufor masih banyak jadi mommy berlanjut lagi sampai habis.

Kenapa mommy strict banget untuk stop susu ke baby Louisse, kan anaknya masih kecil wajar minum susu. Banyak kok anak lain minum susu sampai umur 5 tahun?

1. Nutrisi dalam Susu Tidak dapat Mencukupi Kebutuhan Anak Lagi

Jadi yang mommy lihat efek samping dari susu adalah ini tentang makanan, nutrisi, vitamin, AHA, DHA yang sebenarnya dia butuhkan start di umur 6 bulan itu sudah lebih banyak dan dia enggak bisa dapatkan semua itu di susu moms.

2. Malas Makan

Seiring berjalannya waktu dia cuma minum susu dia jadi malas makan, ini yang sering ditemukan kasus kenapa anak kita malah malas makan. Karena mereka merasa daripada dia ngunyah capek mending dia minum susu aja sudah kenyang.

3. Vitamin dan nutrisi tidak cukup hanya melalui susu

Terlalu sering minum susu terus menerus tanpa ada makanan padat sama sekali yang ada nanti anak kita kurang gizi.

Dan mommy sempat baca artikel, karena terlalu banyak anak kita minum susu dari umur 6 bulan, sempat ada 1 anak kena infeksi bagian paru-paru dan kena radang otak sampai koma. Karena susu mau sebagus dan semahal apapun tetap enggak bagus karena ini adalah fermentasi dan ada kandungan bakterinya beda kalau ASI.

Lalu sebenarnya di umur berapa sih anak kita boleh stop sufor?

Anak kita boleh stop sufor di umur 2 tahun. Di umur 2 tahun dia itu sudah makan makanan padatnya sudah cukup, dia sudah dapat protein, karbohidrat, vitamin, lemak, nutrisi dan lain-lain dari makanan padat maka sudah boleh stop karena susu kan sebenarnya cuma pendamping.

Kalau 2 tahun sudah bisa stop sudah baik, sampai maksimal umur 3 tahun sudah stop sufor kalau dari standar di Jepang. Jadi mau enggak mau kita harus biasakan moms. Intinya adalah biasakan anak kita untuk mendapatkan kandungan nutrisi, energi semua dari makanan padat bukan bergantung pada supor.

Baby · MPASI

Makanan Pertama untuk Bayi 6 Bulan

Hai moms penasaran seperti apa MPASI baby Loewy ketika pertama kali memulai MPASI? Ini mommy mau buat bubur untuk baby Loewy, jadi mommy sudah siapin dan rebus agak lama bahan-bahan untuk membuat MPASInya. Nah bahan makanan tersebut adalah bubur, ikan, ubi dan sayur.

Setelah mommy sudah kukus, mommy blender menggunakan Babymoov, karena yang perlu kita ketahui MPASI untuk anak kita yang baru saja berumur 6 bulan atau yang baru pertama kali MPASI kita harus menyesuaikan teksturnya, teksturnya harus cair agar mudah dicerna oleh baby kita.

Nah sudah selesai dan siap untuk disajikan. Dan mommy sudah menyiapkan mangkok dari Monee, ini mangkok silicone yang super bagus banget dari Korea dan cocok untuk mommy pakai untuk MPASI baby Loewy. Mangkok silicone Monee ini sangat rekomen soalnya enggak mudah berpindah dan silikon aman untuk bayi.

Dikarenakan ini baru pertama kali, jadi mungkin baby Loewy kaget jadi makanannya dilepeh-lepeh dan ekspresinya tidak menunjukkan kalau dia suka makan jadi mommy stop dulu deh. Kurang lebih di MPASI yang pertama ini baby Loewy sudah makan 3-4 sendok, lumayan ya moms untuk percobaan pertama.

Mau lihat bagaimana serunya baby Loewy waktu MPASI pertama kalinya? Yuk klik video di bawah ini!